Wali Kota Ning Ita Jadi Juri Lomba Desain Batik Seragam Pemkot Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakikota Ning Ita dan para dewan juri saat menilai desain batik peserta lomba.
Wakikota Ning Ita dan para dewan juri saat menilai desain batik peserta lomba.

i

SURABAYA PAGI COM, Mojokerto - Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menghadiri acara penilaian lomba desain batik khas Kota Mojokerto, di Gedung Command Center, Kantor Pemkot Mojokerto, Selasa (4/4).

Salah satu desain terbaik dalam lomba kali ini akan dijadikan seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN setiap hari Jumat.

Upaya ini selain sebagai bentuk penghargaan atas maha karya, juga untuk menjaga warisan budaya leluhur serta memperkuat city branding Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata berbasis sejarah dan budaya.

Dalam arahan dan bimbingannya, Walikota yang akrab disapa Ning Ita ini mengaku bersyukur karena diberi kesempatan untuk melihat dan menilai secara langsung hasil karya UMKM pengrajin batik Kota Mojokerto.

"Panjenengan semua adalah aset berharga Kota Mojokerto karena sudah melestarikan budaya leluhur. Selain itu juga mampu menggali warisan budaya majapahit untuk dituliskan dalam selembar kain yang berciri khas," ujarnya.

Ning Ita menyebut, lomba desain batik ini sebagai salah satu sarana menjembatani kreativitas para pengrajin batik Kota Mojokerto agar terus berkarya melahirkan dan mengembangkan motif batik yang ada di Kota Mojokerto.

"Saya berharap lomba ini mampu melahirkan pembatik-pembatik baru di Kota Mojokerto. Dan juga mampu menambah khasanah perbendaharaan motif batik khas Kota Mojokerto yang didaftarkan di HAKI," harapnya.

Sementara itu, Ani Wijaya, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto mengatakan Pemkot Mojokerto memberikan kesempatan berharga untuk para pengrajin batik di Kota Mojokerto melalui lomba desain batik.

"Sekaligus sebagai upaya pelestarian dan menggambarkan besarnya nama Majapahit melalui kearifan lokal batik. Sehingga dapat tercipta suatu desain motif baru tanpa menghilangkan identitas Kota Mojokerto didalamnya," jelasnya.

Ani menambahkan, lomba ini di ikuti oleh 8 pengrajin dengan 11 karya  dan memperebutkan hadiah uang tunai senilai total Rp 11 juta.

Adapun dewan juri utama adalah Wali Kota Mojokerto beserta Sekdakot Mojokerto Gaguk Tri Prasetya, Ketua Dekopinda Kota Mojokerto Supriyadi KS serta Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kota Mojokerto Ayyuhannafi.

"Khusus untuk DKD akan memberi penilaian terkait makna dan filosofi sejarahnya. Sedangkan Ibu Walikota, Sekda dan Ketua Dekopinda akan memberikan penilaian dari segi estetika, komposisi, kreativitas serta orisionalitasnya," terangnya.

Ani menegaskan, juara satu dalam lomba desain batik kali ini belum tentu akan digunakan sebagai seragam batik hari Jumat pegawai Pemkot Mojokerto. Sebab desain tersebut akan dikaji ulang terkait tingkat kesulitannya.

"Selain itu akan kita lihat lagi sejauh mana desain itu bisa di aplikasikan pada pencantingan atau pembuatan batiknya. Karena yang kita cari untuk motif seragam nantinya yakni selain desain yang bagus, harganya juga harus terjangkau serta kualitasnya pun memadai," pungkasnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…