Anggota DPRD Sumut, Anwar Sani Tarigan Terekam CCTV Curi Jam Tangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Anwar Sani Tarigan, terekam kamera CCTV tengah mencuri jam tangan. SP/ SBY
Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Anwar Sani Tarigan, terekam kamera CCTV tengah mencuri jam tangan. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Sumatera Utara - Salah satu anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Anwar Sani Tarigan, terekam kamera CCTV tengah mencuri jam tangan milik pegawai toko gawai di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Sumut.

Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat jelas Anwar memasukkan jam ke saku celananya. 

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Medan Baru AKP Ginanjar membenarkan bahwa DPRD Fraksi PDIP Anwar Sani Tarigan dilaporkan karena diduga mencuri jam tangan.

"Benar, sudah kami periksa para pihak dan tadi sore mereka dipertemukan," kata Ginanjar.

Dalam video tampak seorang pria berkemeja putih dan celana hitam yang disebut merupakan Anwar Sani Tarigan datang ke toko Samsung Service Center sambil memegang tas kecil. Dia datang untuk memperbaiki televisinya.

Pria itu sempat berbincang dengan salah satu pegawai. Kemudian ia berjalan menuju meja counter di dekat pintu. Salah seorang karyawan toko Samsung Service Center bernama Novi meletakkan jam tangan Samsung Galaxy Watch 5 40mm miliknya di meja tersebut.

Dari video yang beredar, pria tadi diduga mengambil jam tangan tersebut. Lalu memasukkannya ke dalam kantong celana. Setelah itu ia berjalan ke meja lainnya sambil menunggu televisinya diperbaiki.

Novi kemudian melaporkan Anwar Sani ke Polsek Medan Baru atas dugaan pencurian, dengan nomor laporan LP/323/IV/2023/SU/POLRESTABES MEDAN/SPKT/SEK MEDAN BARU. "Saya sudah meminta maaf kepada Novi, pemilik jam tangan tersebut. 

Ini murni kekhilafan, terbawa tanpa sengaja karena pegawai toko menyatakan jam tangan itu milik saya, tanpa saya cek di dalam tas apakah memang jam saya atau bukan jam tersebut langsung saya bawa saja," kata Anwar Sani dalam keterangannya, Selasa (04/04/2023).

"Saya telah meminta maaf langsung kepada pemilik jam tangan di hadapan keluarganya. Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pemilik dan keluarga serta masyarakat atas kejadian ini. Tidak ada niat untuk menguasai. Ini murni kekhilafan" kata Anwar Sani. 

Anwar lalu berharap agar peristiwa ini tidak dibesar-besarkan, karena terjadi secara spontan dan di luar kontrol kesadarannya. Proses perdamaian pun sudah dilakukan dengan korban. "Proses perdamaian sudah mencapai titik temu antara kedua belah pihak dan laporan juga sudah ditarik oleh pelapor," tutup Anwar. 

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir membenarkan laporan tersebut. Namun, kedua pihak telah sepakat damai. dsy/kmp/cnn

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…