Divonis Sirosis Hati, Masa Hidup Tamara Geraldine Tinggal 8 Bulan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tamara Geraldine divonis memiliki sisa hidup 8 bulan lagi karena menderita pengerasan hati. SP/ SBY
Tamara Geraldine divonis memiliki sisa hidup 8 bulan lagi karena menderita pengerasan hati. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tamara Geraldine divonis menderita pengerasan hati atau sirosis hati pada 2005. Bahkan dirinya juga menderita beragam penyakit lain yang tak disebutkan pada 2010 hingga sisa hidupnya dinyatakan tinggal 8 bulan.

Penyakit tersebut muncul bersamaan dengan niatnya mendalami agama. Adapun hal ini disampaikan Tamara Geraldine kepada Melaney Ricardo di channel YouTube-nya.

"Eh divonis 2005, sudah menguning aku, pengerasan hati aku. Ya hatiku memang keras rohani jasmani," ujar Tamara Geraldine, Rabu (05/04/2023).

"2010 divonis lagi. (Pengerasan hati) jasmani dan rohani kala itu. Saya cuma punya waktu delapan bulan. Saya bilang 'Wow mau gimana lagi ngomongnya ya, mana ada orang dikasih mukjizat dua kali,'" tutur Tamara Geraldine.

Ketika mendengar hal itu, ia mengaku langsung menghabiskan uangnya untuk mulai memikirkan prosesi pemakamannya. Ia juga meminta sang suami, Tien Thinh Pham untuk menikah lagi dan merawat semua anaknya karena dirinya juga divonis mandul.

"Habis itu saya bilang sama suami 'kamu tinggalin saya'. Karena kan saya mandul waktu itu. 'Kamu tinggalin saya, kamu cari perempuan lain, kamu balik ke sini ambil anak kita langsung bawa ke Jerman' gitu," ujarnya.

Namun, lagi-lagi vonis itu tidak terbukti. Tamara Geraldine tetap hidup hingga saat ini. Sang mantan suami pun juga sudah akan menikah lagi.

Tamara Geraldine kemudian menyadari bahwa dirinya terlalu ikut campur dengan kehendak Tuhan.

"Saya bukan perempuan yang menyerah pada pernikahan. Saya hanya orang yang sangat berdosa dan sotoy (sok tahu) mencoba masuk ke konsep dan perencanaan Ilahi, jadinya keos," tutur Tamara Geraldine.

Sementara itu, menurut ahli gastroenterologi Vishal Garg mengatakan gejala sirosis hati menguningnya kulit dan putih mata. Kondisi itu tersebab menumpuknya bilirubin. "Limbah penghancuran sel darah merah dan perubahan warna kekuningan saat hati tidak bisa memprosesnya,” kata Garg.

Saat fungsi hati memburuk, tubuh mengalami kesulitan untuk melakukan metabolisme yang menyebabkan mudah lelah dan rasa tidak enak badan.

Sirosis tersebut menyebabkan cairan menumpuk di perut, mengakibatkan kembung dan nyeri di perut. Kondisi asites bisa menekan organ lain dan mengakibatkan rasa sakit.  Perut makin besar secara tak biasa kemungkinan menandakan gejala asites. Asites biasanya terjadi ketika hati berhenti bekerja secara tepat menyebabkan penumpukan cairan di perut. 

Dokter bisa mendiagnosis kondisi asites ketika lebih dari 25 mililiter cairan menumpuk di dalam perut. Ketika hati tak berfungsi, cairan mengisi ruang antara lapisan perut dan organ.

Tak hanya iut, sirosis juga dapat menyebabkan perubahan mental. “Ketika hati tidak berfungsi dengan baik, racun yang biasanya disaring keluar dari tubuh menumpuk di aliran darah. Itu menyebabkan perubahan mental, kebingungan, disorientasi, dan masalah ingatan,” kata Garg. dsy/cnn/dc/isn/tmp

Berita Terbaru

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mejeng di Pameran Internasional Jepang

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mejeng di Pameran Internasional Jepang

Sabtu, 09 Mei 2026 17:05 WIB

Sabtu, 09 Mei 2026 17:05 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional.   Produk alas kaki unggulan UMKM asal Kota M…

Lemahnya Keberpihakan Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Madiun 

Lemahnya Keberpihakan Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Madiun 

Sabtu, 09 Mei 2026 11:56 WIB

Sabtu, 09 Mei 2026 11:56 WIB

SURABAYA PAGI, Kota Madiun-Awal Bulan ini kita disuguhi kebijakan pengelolaan sampah sebagai sarana untuk mengatasi persoalan sampah yang melilit di kota …

Motorola Luncurkan Perangkat Baru di Indonesia, Usung Fitur Kamera dan Audio Terbaru

Motorola Luncurkan Perangkat Baru di Indonesia, Usung Fitur Kamera dan Audio Terbaru

Jumat, 08 Mei 2026 19:58 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 19:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Motorola Indonesia meluncurkan sejumlah perangkat baru yang menyasar pasar smartphone dan aksesori di Tanah Air. Produk yang d…

Polrestabes Surabaya Bongkar Joki UTBK-SNBT 2026, Libatkan Dokter hingga ASN

Polrestabes Surabaya Bongkar Joki UTBK-SNBT 2026, Libatkan Dokter hingga ASN

Jumat, 08 Mei 2026 18:58 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 18:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Polrestabes Surabaya membongkar praktik perjokian dan pemalsuan dokumen dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi N…

Gelar Dialog Stakeholder dengan Pelanggan Industri, Wujud Nyata PLN UIT JBM Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Gelar Dialog Stakeholder dengan Pelanggan Industri, Wujud Nyata PLN UIT JBM Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 08 Mei 2026 18:52 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 18:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Sebagai wujud dukungan terhadap pelanggan pada segmen industri, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM),…

Reses di Rungkut Tengah, Bambang Haryo Paparkan Program MBG dan Serap Aspirasi Warga

Reses di Rungkut Tengah, Bambang Haryo Paparkan Program MBG dan Serap Aspirasi Warga

Jumat, 08 Mei 2026 18:43 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 18:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi RW 5, Kelurahan Rungkut Tengah, Surabaya, dalam rangka kegiatan reses pada …