Pemprov Jatim Ajak Belanda Jajaki Kerjasama Pengelolaan Air dan Pariwisata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Ardi Stoios-Braken, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (4/4/2023). Foto: Timotius Devan.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Ardi Stoios-Braken, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (4/4/2023). Foto: Timotius Devan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merencanakan peluang-peluang kolaborasi bersama Wakil Duta Besar Pemerintah Kerajaan Belanda untuk Indonesia Ardi Stoios-Braken. Beberapa peluang kerja sama tersebut diantaranya pengelolaan air dan pariwisata, serta gereja katolik peninggalan Belanda yang ada di Jawa Timur.

Hal tersebut ia sampaikan saat menerima kunjungan Wakil Duta Besar Belanda itu di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (4/4/2023). Dalam pertemuan selama satu setengah jam itu, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa Jawa Timur memiliki banyak destinasi yang memiliki sejarah kental dengan Belanda. Beberapa di antaranya adalah Benteng Van den Bosch di Ngawi, serta beberapa gereja katolik peninggalan Belanda di Surabaya.

“Beberapa hal yang memang sudah mendapat support dari pemerintah kerajaan belanda adalah terkait dengan pengelolaan air. Seperti yang sudah berjalan saat ini yaitu di sungai Welang di pasuruan dan sungai Kalimas di Surabaya. Maka tadi saya menyampaikan bahwa Kalimas ini bersambung dengan Sungai Brantas. Kalau bisa dibangun wisata air, maka akan mengarungi Sidoarjo dan Mojokerto,” jelasnya.

Selanjutnya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa sebenarnya sudah banyak wisatawan asal Belanda yang berkunjung ke Surabaya, tujuan dari para turis itu adalah gereja-gereja katolik peninggalan belanda yang ada di Surabaya. Mereka datang untuk mencari tahu mengenai data pembaptisan leluhur mereka yang dulu dibaptis di gereja di Surabaya pada masa itu.

“Ternyata ditemukan. Karena gereja-gereja katolik tersebut masih memiliki buku catatan pembaptisan yang tersimpan dengan baik.” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menyampaikan kepada Wakil Duta Besar Pemerintah Kerajaan Belanda Ardi, bahwa ada destinasi baru di Ngawi yang yang rencananya diresmikan Presiden RI bulan Oktober lalu, tapi belum dapat dilakukan karena menunggu proses serah terima dari kementerian PUPR ke Kabupaten Ngawi.

Destinasi wisata tersebut adalah Benteng Van den Bosch yang merupakan destinasi baru dengan arsitektur luar biasa, yang dulunya terkoneksi dengan pelabuhan besar. Titik itu menjadi bersejarah, sebab rempah-rempah dari Indonesia Timur dan Jawa Timur dulunya diberangkatkan dari belakang Benteng Van den Bosch. Gubernur Khofifah berharap, destinasi wisata air di belakang Benteng Van den Bosch ini setidaknya bisa menandakan dulu pernah ada pelabuhan yang sangat besar di sana.

“Kemudian nanti kalau berwisata di Ngawi, maka bisa sambung ke Gunung Lawu. Bisa ketemu Mantili dan Brama Kumbara. Di sana ada area yang sangat langka di dunia, yaitu perkebunan Edelweis. Ada juga kebun teh. Saya rasa itu akan jadi tempat wisata yang sangat indah,” terangnya.

Sementara itu, Deputy Chief of Mission and Head of Economic Department Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia Ardi Stoios-Braken mengatakan akan terus mengomunikasikan hasil diskusi dengan pihak terkait. Ia juga mengharapkan kerjasama Belanda-Jawa Timur tidak berhenti di manajemen air. Tapi akan banyak peluang-peluang kolaborasi antara Belanda dan Jawa Timur dalam sektor lain.

“Kami juga berdiskusi tentang peluang-peluang baru seperti pengelolaan limbah, energi terbarukan, agro food, dan maritim. Ada banyak area yang bisa dijadikan wadah kolaborasi, tapi tentunya kami ingin mendengar dari otoritas langsung mengenai peluang-peluang ini,” ucapnya.

Ardi juga mengatakan, dalam diskusi bersama Gubernur Jawa Timur ini mereka juga membahas kolaborasi pada sektor pendidikan, yang mana dia mengatakan ini tidak kalah penting, mengingat pendidikan memegang peranan vital dalam pengembangan kualitas SDM.

“Sedemikian pentingnya area edukasi dan riset ini, ada posisi tersendiri di kedutaan kami yang membawahi sektor ini. Dan tentu saja kami akan terus memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di Belanda,” tutup Ardi. dev

Berita Terbaru

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar satu tahun pra sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo…

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan Sekolah Rakyat Jawa Timur…

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menyikapi keberhasilan komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang semakin mengukuhkan…

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mulai menyoroti…