Resmi Kukuhkan Pengurus, MUI Jatim Komitmen Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur resmi mengukuhkan kepengurusan masa khidmat 2025–2030 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/7/2026).

Pengukuhan itu mencakup seluruh unsur organisasi. Mulai dari pengurus harian, komisi, lembaga hingga badan yang akan menjalankan berbagai program strategis MUI Jawa Timur selama lima tahun ke depan.

Momentum tersebut juga menjadi penegasan pentingnya peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjawab tantangan baru masyarakat, terutama derasnya arus informasi digital, persoalan kesehatan mental, hingga penguatan hubungan ulama dan umara.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang juga menjabat Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jawa Timur, menyoroti besarnya kebutuhan masyarakat terhadap konten keislaman di ruang digital.

Menurut Khofifah, berdasarkan berbagai data, sekitar 60 persen pengguna media sosial mencari konten yang berkaitan dengan nilai-nilai keislaman. 

Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tanggung jawab besar bagi MUI untuk menghadirkan dakwah yang moderat, menyejukkan, serta berbasis ilmu dan sanad.

"Ruang digital hari ini menjadi arena baru dakwah. MUI harus hadir mengisi ruang itu dengan konten-konten keislaman yang mencerahkan, karena masyarakat memang membutuhkannya," ujar Khofifah.

Ia menambahkan, perkembangan media sosial juga membawa berbagai persoalan sosial baru. Tidak sedikit Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang membutuhkan pendampingan spiritual maupun psikologis.

Karena itu, menurut Khofifah, peran MUI tidak lagi hanya berkutat pada persoalan fatwa dan pembinaan umat secara konvensional, tetapi juga harus mampu hadir menjawab persoalan kesehatan mental yang kini menjadi tantangan serius di tengah masyarakat.

"Kita menghadapi berbagai persoalan mental health, kesepian, kecemasan hingga disorientasi sosial. Di sinilah dakwah yang menenangkan dan memberi harapan menjadi sangat penting," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Pusat KH Anwar Iskandar menegaskan bahwa MUI harus terus memperkuat sinergi antara ulama dan umara sebagai fondasi membangun bangsa.

Menurutnya, hubungan harmonis antara pemerintah dan ulama seperti yang selama ini terbangun di Jawa Timur perlu terus dipelihara sebagai contoh bagi daerah lain.

"Hubungan ulama dan umara harus semakin diperkuat. MUI hadir sebagai mitra pemerintah sekaligus pelayan umat. Tanggung jawab kita bukan hanya menjaga kehidupan keagamaan, tetapi juga menjaga persatuan bangsa," tegasnya.

Ketua Umum MUI Jawa Timur periode 2025–2030 Prof. Abd. Halim Soebahar mengatakan penguatan dakwah digital dan respons terhadap persoalan sosial menjadi agenda utama kepengurusan baru.

Ia menyebut seluruh pengurus telah menjalani konsolidasi untuk memperkuat wawasan ke-MUI-an, keulamaan, serta pemahaman tentang Wasathiyatul Islam.

Pengurus MUI harus memiliki wawasan ke-MUI-an yang mantap. Ada wawasan keulamaan, Taujihat Surabaya tentang Wasathiyatul Islam, dan berbagai pedoman yang harus dipahami agar MUI mampu menjalankan perannya secara optimal," ujar Prof. Halim.

Prof. Halim juga mengingatkan ancaman penyalahgunaan narkoba melalui rokok elektronik yang kini berkembang dengan berbagai modus baru.

Menurutnya, fenomena tersebut menjadi persoalan serius karena dapat menyasar semua kalangan.

"Semua kalangan bisa terkena jika tidak memahami modus-modus yang berkembang saat ini. Fatwa MUI tidak hanya berbasis kajian teks keagamaan, tetapi juga didukung penelitian lapangan, data ilmiah, dan klarifikasi dari para ahli," pungkas Prof. Halim.

Pada kesempatan itu, MUI Jawa Timur juga memperkenalkan struktur kepengurusan baru yang memadukan unsur ulama, akademisi, profesional, tenaga kesehatan, hingga birokrat.

Di jajaran Dewan Pertimbangan, Khofifah Indar Parawansa dipercaya sebagai ketua, didampingi Wakil Ketua Dr. H. Emil Elestianto Dardak (Wagub Jatim) dan dr. K.H. Muhammad Haris, M.Kes (Bupati Probolinggo). Sekretaris Dewan Pertimbangan dijabat Dr. H. Abdul Aziz Wahab, M.Ag, didampingi H. Adhy Karyono, A.KS., M.AP serta Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I.

Sejumlah ulama turut menjadi anggota Dewan Pertimbangan. Di antaranya KH Hasan Mutawakkil Alallah, KH Miftachul Akhyar, KH Anwar Manshur, KH Agoes Ali Masyhuri, KH Zuhri Zaini, KH Fuad Noerhasan, KH Ubaidillah Faqih, K.H. Ahmad Azaim Ibrahimy, K.H. Atho'illah Sholahuddin, K.H. Kikin A. Hakim, Prof. Dr. H. Sukadiono, Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA, K.H. Abdurrahman Navis, K.H. Ahmad Hisyam Syafaat, K.H. Syafiuddin Abd. Wahid, dan Ir. H. Tamhid Masyhudi.

Adapun kepemimpinan harian MUI Jawa Timur dijabat Prof. Dr. K.H. Abd. Halim Shoebahar, M.A, yang menggantikan K.H. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, S.H., M.M. yang mengundurkan diri sebagai ketua umum.

Ia didampingi tiga Wakil Ketua Umum, yakni Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., M.Phil., Ph.D; Prof. Dr. K.H. Thohir Luth, M.A.; dan KH Abdullah Arifin (Gus Aab)

Jabatan sekretaris umum diemban Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, S.H.I., M.Si., didukung para ketua bidang dan sekretaris bidang yang berasal dari kalangan akademisi, profesional, dan tokoh masyarakat. Sedang bendahara umum dijabat H Rasidi.

Pengukuhan kepengurusan baru ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran MUI Jawa Timur dalam menjawab tantangan zaman.

Selain memperkuat dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, dan industri halal, MUI juga diharapkan mampu menjadi penggerak literasi digital, penguatan ketahanan keluarga, hingga solusi atas berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara ulama, umara, akademisi, dan masyarakat, MUI Jawa Timur diharapkan mampu menjalankan perannya sebagai khadimul ummah sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Jawa Timur yang religius, harmonis, dan berdaya saing. 

Berita Terbaru

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Perangkat RT/RW seluruh Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto diimbau untuk mendukung pengaktifan sistem keamanan lingkungan …

Agung Mulyono Absen Paripurna, 2 Raperda Jawaban Fraksi Tak Ada yang Baca

Agung Mulyono Absen Paripurna, 2 Raperda Jawaban Fraksi Tak Ada yang Baca

Jumat, 11 Sep 2026 10:12 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 10:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), menyisakan tanda tanya setelah seluruh 11 anggota Fraksi Partai Demokrat tidak …