Pansus LKPj Dorong BRIDA Jatim Cari Inovasi Atasi Kelangkaan Pupuk

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 09 Apr 2023 15:15 WIB

Pansus LKPj Dorong BRIDA Jatim Cari Inovasi Atasi Kelangkaan Pupuk

i

Istu Hari Subagio.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Panitia Khusus DPRD Jatim tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Gubernur (Pansus LKPj) Gubernur tahun 2022 memberikan masukan atas pelayanan publik agar berjalan dengan baik. Agar efektifitas Organisasi Perangkat Daerah berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Salah satunya tentang keberadaan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Timur. Sebagai lembaga kepanjangan instansi BRIN (Badan Riset Inovasi Nasional), BRIDA Jatim belum menunjukkan kinerja yang maksimal. Khususnya menghadapi situasi terkini. Baik itu tentang iklim, sosial, kesehatan, ekonomi hingga politik.

Baca Juga: Pansus LKPJ Gubernur Tuntas, Begini Masukan dan Saran Fraksi-Fraksi

Mayjend TNI Purn Istu Hari Subagio anggota Pansus LKPj Gubernur 2022 mengatakan, OPD tersebut dinilai masih belum maksimal dalam menciptakan sebuah inovasi. Belum ada terobosan untuk mensejahterakan rakyat dalam menghadapi situasi ekonomi akhir-akhir ini. Mulai dari naiknya harga-harga hingga kelangkaan pupuk di kalangan petani Jawa Timur. Seharusnya keberadaan BRIDA harus bisa menciptakan sebuah inovasi untuk penyelesaian yang menjadi permasalahan di masyarakat.

"Saya mengambil contoh saat ini adalah soal kelangkaan pupuk di Jawa Timur. Saat turun ke lapangan atau melakukan penyapaan kepada masyarakat, selalu dikeluhkan kelangkaan pupuk. Harusnya BRIDA hadir disana untuk memberikan solusi bagaimana masalah tersebut terselesaikan. Misalnya menciptakan inovasi pupuk pengganti yang bisa dimanfaatkan petani,” jelas Ketua Komisi A DPRD Jatim ini, Kamis (6/4/2023).

Baca Juga: Resmikan Brida, Khofifah Minta Perkuat Inovasi dan Riset Sektor Pangan

Pria kelahiran Kertosono Nganjuk ini mengatakan pihaknya berharap ke depan BRIDA lebih tanggap dalam menghadapi masalah kebutuhan masyarakat.

"Tolonglah buat riset jika dijumpai di masyarakat dan mencari solusinya agar masalah itu terpecahkan. Itu adalah tugas utama yang harus dipikirkan oleh BRIDA Jawa Timur. Bisa saja menjalin kerjasama dengan pihak-pihak lain yang tentunya bisa mensejahterakan rakyat,” jelasnya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Ponorogo Tahun 2022 Capai 3,24 Persen

Mantan Pangdam Bukit Barisan ini menambahkan jika ke depan BRIDA Jawa Timur memiliki inovasi secara maksimal dan pandai menangkap permasalahan masyarakat, diharapkan hasil inovasinya bisa menghasilkan pundi-pundi bagi APBD Jawa Timur.

"Banyak kok permasalahan di masyarakat yang membutuhkan riset dan inovasi yang bisa menguntungkan. Ini yang harus ditangkap BRIDA Jawa Timur,” cetus mantan Gubernur Akmil ini. rko

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU