Wali Kota Kediri Perjuangkan Non ASN Dapat THR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Tenaga non ASN di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri bisa tersenyum lega. Pasalnya Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar terus perjuangkan tunjangan hari raya (THR) bagi tenaga non ASN. Di Kota Kediri ada 2.149 tenaga non ASN, sedangkan jumlah ASN sebanyak 4.097.

"Kami memperjuangkan teman-teman non ASN untuk mendapat THR. Ini keberpihakan kami karena kami melihat teman-teman non ASN dan ASN ini sama. Kinerja dan kontribusi teman-teman non ASN ini juga besar di Pemerintah Kota Kediri," ujarnya di ruang kerja Wali Kota Kediri Kamis (6/4).

Abdullah Abu Bakar mengatakan THR ini sudah dua tahun berturut-turut diberikan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kediri. Tenaga non ASN akan menerima THR sebesar satu kali gaji.Untuk pencairan THR non ASN ini akan dilakukan bersamaan dengan pencairan THR ASN. Dimana THR dapat dicairkan h-10 Hari Raya Idul Fitri.

"Saya menginstruksikan kepada teman-teman di OPD untuk memberikan THR kepada teman-teman non ASN. Bahkan sudah dianggarkan dua tahun berturut-turut," jelasnya.

Wali Kota Kediri juga menitipkan pesan kepada seluruh ASN dan non ASN di Pemerintah Kota Kediri. Dimana setelah menerima THR, agar dipergunakan secara bijak. THR yang dibelanjakan diharapkan dapat menggerakkan perekonomian di Kota Kediri. "Nanti manfaatkan THR secara bijak. Gunakan sesuai kebutuhan. Belanjakan pada UMKM Kota Kediri," pesannya.

Sementara itu, salah satu tenaga non ASN di lingkungan Pemerintah Kota Kediri Lilin menyambut bahagia pemberian THR bagi tenaga non ASN. Menurutnya, THR yang diberikan merupakan bentuk apresiasi Wali Kota Kediri terhadap kinerja tenaga non ASN. THR ini juga bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Alhamdulillah kami akan mendapat THR. Kami benar-benar dianggap sama dengan ASN. Tentunya kami bersyukur atas perjuangan Bapak Wali Kota beserta jajaran. THR ini tentu sangat amat bermanfaat bagi kami," ujarnya. kominfo

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …