Disnak dan Keswan Kabupaten Miliki Inovasi NGUSAP ARIT

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim dinas peternakan dan kesehatan hewan bersama peternak kabupaten Pasuruan.
Tim dinas peternakan dan kesehatan hewan bersama peternak kabupaten Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan sukses mengolah limbah bunga sedap malam yang ada di Kecamatan Rembang menjadi pakan ternak alternatif yang berkualitas.

Kesuksesan ini berkat inovasi NGUSAP ARIT, sebuah akronim yang merupakan singkatan dari ngrumat sapi tanpo ngarit. Kalau dibahasa Indonesia khan berarti merawat sapi tanpa harus mencari rumput.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu mengatakan, dicetuskannya inovasi ini berawal dari keresahan para peternak yang mengeluhkan harga bahan pakan dan pakan ternak yang terus mengalami kenaikan sekitar 20% di setiap tahunnya.

Plus ditambah pasokan pakan hijauan yang tidak stabil lantaran tergantung cuaca, mau tak mau harus ada cara agar ternak tetap diberi pakan berkualitas namun tak harus dengan merogoh kocek dalam-dalam.

"Sampai sekarang juga masih ada peternak yang kurang memahami tentang pemanfaatan limbah pertanian dan pabrik untuk dijadikan pakan ternak alternatif. Sehingga berdampak pada produksi dan perkembangan ternak," kata Diana saat ditemui di ruangannya, senin (10/4/2023).

Diungkapkannya, inovasi ini sudah dimulai sejak tahun 2021 lalu. Dimana pihaknya melihat hampir 60 ton sampah bunga sedap malam di Kecamatan Rembang terbuang percuma. Baik itu limbah daun, batang maupun akar.

Dari situlah, pihaknya mengajak para petani atau peternak untuk dilatih membuat pakan ternak dengan metode silase. Yakni, makanan ternak yang memiliki kadar air tinggi yang diolah melalui proses fermentasi dengan bantuan jasad renik.

"Silase itu hijauan ternak yang diawetkan kemudian disimpan dalam kantong plastik yang kedap udara atau silo, drum. Proses tersebut dilakukan dalam kondisi anaerob atau tanpa oksigen, baik dengan penambahan atau tanpa penambahan pengawet," jelasnya.

Lebih lanjut, Diana menegaskan bahwa limbah bunga sedap malam yang dirubah menjadi pakan ternak dengan metode silase terbukti efektif dalam mencukupi hijauan pakan ternak.

Selain itu, juga hemat tenaga, dan metode nya mudah dibuat serta direplikasi, sehingga menekan biaya pakan menjadi lebih murah dengan penambahan berat badan yang jauh lebih bagus.

"Dengan inovasi Ngusap arit ini, gak perlu lagi harus merumput tiap hari tapi cukup 2 minggu sekali. Pakan juga melimpah, tahan lama, berat badan sapi juga naiknya lebih banyak, biaya pakan juga lebih murah dan penumpukan limbahnya bisa semakin menurun," tegasnya. ris

Berita Terbaru

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – SMA Negeri 1 Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengundang seluruh para wali murid kelas X-1 sampai X-12 dalam acara Sosialisasi Program S…

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa batas, ruang-ruang diskusi tentang nilai kebangsaan menjadi semakin…

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan garis kemiskinan pada bulan Maret 2026. Garis kemiskinan merupakan batas pengeluaran yang d…