Selama 3 Hari Di Kota Malang Menggunakan Pemakaman Protokol Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim pemakaman PSC 119 Kota Malang memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19 di TPU Nasrani Sukun. SP/ SBY
Tim pemakaman PSC 119 Kota Malang memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19 di TPU Nasrani Sukun. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang lebaran Idul Fitri tahun ini, muncul lagi kasus Covid-19 di Kota malang. Proses pemakaman juga menggunakan protokol Covid-19. Setidaknya pada April 2023 ini pemakaman protokol Covid-19 dilakukan selama 3 hari berturut-turut.

Kepala UPT Pemakaman Kota Malang Subaedi membenarkan peristiwa tersebut, selama 3 hari berturut-turut terdapat pemakaman menggunakan protokol Covid-19. Bahkan pemakaman Protokol Covid-19 ini kembali muncul setelah beberapa bulan tidak ada permintaan. 

"Kemarin selama 3 hari berturut-turut ada pemakaman protokol Covid-19. Per hari ada satu pemakaman protokol Covid-19. Hari ini nihil," ujarnya.

Menurut Subaedi, pada Februari dan Maret lalu tidak ada permintaan pemakaman Protokol Covid-19.

Sebelumnya, pemakaman Protokol Covid-19 terakhir kali ditangani pada Januari 2023. Tercatat selama 1 bulan ada 9 pemakaman protokol Covid-19 yang tercatat di UPT Pemakaman Kota Malang.

"Bulan Januari itu ada 9 pemakaman protokol Covid-19 dan April ada 3 pemakaman. Kalau bulan Februari sama Maret 2023 nihil, tidak ada pemakaman (protokol Covid-19)," katanya lagi, Rabu (12/04/2023).

Namun, Subaedi tidak bisa memastikan bahwa jenazah yang dimakamkan menggunakan protokol Covid-19 itu merupakan pasien Covid-19 atau tidak. Sebab, pemakaman tersebut hanya berdasarkan permintaan.

"Kita gak bisa memastikan, karena pemakaman Covid-19 ini berdasarkan permintaan dari Rumah Sakit. Yang pasti total jumlah pemakaman protokol Covid-19 ada 12," terangnya.

Sementara itu, mengenai pemakaman dengan protokol Covid-19 itu detikJatim telah menghubungi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif. Sayangnya hingga siang ini yang bersangkutan belum memberikan respons. 

Di samping itu, tidak semua pemakaman dengan protokol Covid-19 dinyatakan positif. Bisa saja probable Covid-19 atau terindikasi bergejala seperti terserang korona.

Pada akhir tahun lalu, ada sejumlah kasus pemakaman dengan protokol Covid-19. Terdiri dari kasus terkonfirmasi positif. Sisanya adalah kasus probable, yakni terindikasi dengan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) berat, dan ARDS (sindrom distress pernapasan akut).

Untuk itu, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan. Meski kasus Covid-19 sudah melandai, masyarakat diminta melengkapi status vaksinasi. dsy/dc/rm

Berita Terbaru

Kode “Kopi” Rp100 Juta Dibongkar di Sidang Maidi, Uang Disebut Dibungkus Kopi Cap Gajah

Kode “Kopi” Rp100 Juta Dibongkar di Sidang Maidi, Uang Disebut Dibungkus Kopi Cap Gajah

Senin, 14 Sep 2026 12:30 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Istilah “kopi” dalam percakapan WhatsApp menyeruak dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiu…

Fraksi PDIP Jatim Soroti Rendahnya Realisasi Deviden BUMD

Fraksi PDIP Jatim Soroti Rendahnya Realisasi Deviden BUMD

Senin, 14 Sep 2026 12:28 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur dinilai masih timpang. Fraksi PDI …

Target PAD R-APBD 2027 Tidak Hanya Dari Pajak, BUMD Bisa Jadi Andalan

Target PAD R-APBD 2027 Tidak Hanya Dari Pajak, BUMD Bisa Jadi Andalan

Senin, 14 Sep 2026 12:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai membuka ruang fiskal APBD 2027 dengan tantangan tidak ringan. Pendapatan daerah diproyeksikan…

Sidang Maidi: Perwali 53/2021 Dipersoalkan, Hakim Singgung Dugaan Oligarki di Balik Aturan Tender

Sidang Maidi: Perwali 53/2021 Dipersoalkan, Hakim Singgung Dugaan Oligarki di Balik Aturan Tender

Senin, 14 Sep 2026 12:24 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Peraturan Wali Kota (Perwali) Madiun Nomor 53 Tahun 2021 tentang tambahan persyaratan dokumen pemilihan pekerjaan jasa konstruksi m…

Bupati Gus Fawait Terus Pantau Pasokan dan Distribusi BBM seluruh SPBU

Bupati Gus Fawait Terus Pantau Pasokan dan Distribusi BBM seluruh SPBU

Senin, 14 Sep 2026 12:22 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember mengambil serangkaian langkah terukur guna mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu…

5 Kafilah Jember Tembus MTQ Tingkat Nasional, Gus Fawait Siapkan Beasiswa Kuliah

5 Kafilah Jember Tembus MTQ Tingkat Nasional, Gus Fawait Siapkan Beasiswa Kuliah

Senin, 14 Sep 2026 12:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait secara resmi melepas keberangkatan kontingen Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional di…