Bayaran Gak Sebanding, Bunda Corla Ogah Jadi Artis Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bunda Corla. SP/ SBY
Bunda Corla. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Nama cetar bunda Corla kian viral dan menarik perhatian masyarakat Indonesia. Bunda Corla selalu bisa membuat para penggemarnya tertarik dengan sifatnya yang ceplas-ceplos, ia pun disukai oleh banyak orang.

Sebelum ke Jerman, bunda Corla pernah berkarir sebagai artis pada tahun 2000-an. Dulu pernah menjadi aktris dan model ketika masih muda.

Ia juga dikenal memiliki hubungan dengan beberapa artis Indonesia, termasuk mendiang Olga Syahputra. Namun, setelah namanya kembali viral, Bunda Corla mengaku tidak berminat untuk kembali menjadi seorang artis seperti dulu.

"Ya ada lah semua orang jiwanya talent pengen jadi artis. Tapi kan Bunda tepis aja nggak usah terlalu mengejar lah," kata Bunda Corla, Minggu (16/04/2023).

Kemudian, perempuan yang kini tinggal di Jerman itu mengungkapkan suka duka pada saat dirinya mencoba meniti karir sebagai artis pada zaman dulu. Terlebih saat menjadi seorang figuran, dirinya merasa tersiksa.

"Ya kalau kita ke lokasi pas lagi syuting kita belum diambil (giliran) kita nungguin lama di lokasi. Bahkan kadang kita datang jam 12 siang mau ambil videonya nanti jam 12 malam," terang Bunda Corla.

"Apalagi kita main figuran, masih jadi budak-budak keknya kita disiksa dulu," jelasnya.

Dengan bayaran yang tak sebanding dengan effort yang diberikan membuat Bunda Corla ogah menjadi artis lagi.

"3 sampai 5 jam kita tungguin kencing berak kita tunggu. Pasti kesel lah bayaran nggak seberapa," pungkasnya.

Sementara itu,  pakar media sosial Tri Wahyudi sebagai salah satu alasan mengapa Bunda Corla masih bisa bertahan meskipun terlahir dari fenomena viral yang biasanya cepat meredup.

"Saya memperhatikan beliau memiliki schedule yang upload di sosial media yang konsisten, ditambah lagi circle dan banyak bersinggungan para artis dan para pejabat itu membuat netizen semakin hari semakin concern," ungkapnya.

Namun, Tri Wahyudi tidak bisa menjamin bahwa popularitas Bunda Corla akan bisa bertahan lama.

Hal itu kembali kepada bagaimana sikap Bunda Corla dan orang-orang di belakangnya.

Apakah mereka bisa mempertahankan eksistensi Bunda Corla atau tidak.

"Mengenai fenomena apakah akan terus berlanjut atau hanya sesaat, menurut saya itu sangat tergantung kepada manajemen Bunda Corla mengelola status sosial medianya," imbuhnya.

"Tapi kalau yang ditampilkan tidak berhubungan dengan sisi emosional netizen tentu akan ditutupi fenomena lain yang lebih viral. Sesuatu yang viral itu tentu akan mencapai puncak dan pada masanya akan menurun," pungkas Tri Wahyudi.

Sementara itu, bunda Corla diketahui baru membeli membeli rumah di Jerman pada Maret lalu. Perempuan kelahiran Medan itu begitu bahagia mendapatkan rumah tersebut, apalagi perlu perjuangan panjang guna mendapatkannya. Rencananya, rumah tersebut bakal menjadi rumah masa tua untuk menikmati masa-masa pensiunnya.

"Rumah di masa tua mungkin ya," kata Bunda Corla saat ditemui di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan. dsy/dc/ins

 

Berita Terbaru

Bupati Sumenep: Kades Harus Lebih Responsif Sampaikan Laporan Untuk Penanganan Kekeringan Air di Wilayahnya

Bupati Sumenep: Kades Harus Lebih Responsif Sampaikan Laporan Untuk Penanganan Kekeringan Air di Wilayahnya

Minggu, 05 Jul 2026 16:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 16:44 WIB

    SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep, H. Ahmad Fauzi Wongsojudo berharap seluruh kepala desa untuk lebih responsif dalam menyampaikan wilayah yang m…

Sasar Gen Z, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan dan Matangkan Desain Rusunami

Sasar Gen Z, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan dan Matangkan Desain Rusunami

Minggu, 05 Jul 2026 14:41 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami), saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah memfokuskan…

Turnamen Basket Internasional CLS 2026 Tuntas, Indonesia Mampu Bersaing di Level ASEAN

Turnamen Basket Internasional CLS 2026 Tuntas, Indonesia Mampu Bersaing di Level ASEAN

Minggu, 05 Jul 2026 14:40 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Yayasan Cahaya Lestari Surabaya (CLS) resmi menutup turnamen basket internasional Salonpas Let’s Move-CLS International Cup 2026 di GOR…

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengurangi genangan yang kerap terjadi di kawasan Margomulyo, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mewujudkan sebuah sport center modern, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah wajah Lapangan Potro Agung yang…

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Demi meningkatkan kualitas infrastruktur, diantaranya menjaga kondisi jalan di daerah setempat mulus dan nyaman dilalui masyarakat,…