Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tio Ferdian saat mengikuti ajang Cak dan Ning Surabaya. SP/SBY
Tio Ferdian saat mengikuti ajang Cak dan Ning Surabaya. SP/SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti Tio Ferdian Rahmana, runner up Raka Raki Jawa Timur 2026 yang menjadi sorotan setelah muncul dugaan dirinya meminta sang pacar melakukan aborsi di Singapura, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas dengan memberhentikan Tio sebagai tenaga kontrak non-ASN di lingkungan Pemkot Surabaya. Menyusul ramainya informasi tersebut di media sosial.

Sehingga, Pemkot Surabaya langsung melakukan klarifikasi dan memutus hubungan kerja dengan Tio. Diketahui, Tio bukan berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN). Ia direkrut sebagai tenaga kontrak non-ASN pada Bagian Umum Prokopim Pemkot Surabaya setelah sebelumnya bergabung dalam Paguyuban Cak dan Ning Surabaya.

Menurut dia, pihaknya terlebih dahulu memanggil Tio untuk meminta klarifikasi.  “Kami langsung undang yang bersangkutan melakukan klarifikasi. Kalau hasil investigasi klarifikasi masuk hal internal,” ujar Ario.

Sekitar 2024 atau awal 2025, Bagian Protokol Pemkot Surabaya membutuhkan pembawa acara (MC) laki-laki. Tio kemudian direkrut untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, pada akhir 2025, Tio tidak lagi bertugas sebagai bagian dari protokol. Ia selanjutnya ditempatkan sebagai staf administrasi umum di bawah Prokopim.

Ario mengatakan Pemkot Surabaya mengetahui kabar mengenai Tio dari media sosial pada Minggu (9/8/2026). Setelah memperoleh informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan konsolidasi sebelum mengambil keputusan untuk mengakhiri kontrak kerja Tio. Dan dengan berakhirnya hubungan kerja tersebut, Ario menyebut Pemkot Surabaya tidak lagi memiliki kewenangan untuk menangani persoalan yang berkaitan dengan Tio. 

“Kami mendapatkan informasi di medsos itu langsung gerak cepat konsolidasi dengan teman-teman terkait dan tadi pagi kami lakukan pemutusan hubungan kerja. Kalau di kami selesai. Bukan lagi kewenangan kami terkait urusan beliau. Kami lakukan pemutusan hubungan kerja karena melanggar kontrak kinerja,” ucap Ario. sb-02/dsy

Berita Terbaru

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto mengingatkan jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan…

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk…

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau panjang, Polres Blitar Polda Jatim tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.…

Pemkab Madiun Sosialisasikan Aturan Pengangkatan Anak, Cegah Adopsi Anak Ilegal

Pemkab Madiun Sosialisasikan Aturan Pengangkatan Anak, Cegah Adopsi Anak Ilegal

Selasa, 01 Sep 2026 15:35 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:35 WIB

SURABABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti problem sosial sekaligus sebagai upaya mengantisipasi terjadinya praktik ilegal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat Program ‘Kelurahan Bersinar’, Pemkot Madiun Perkuat Pencegahan Narkoba

Lewat Program ‘Kelurahan Bersinar’, Pemkot Madiun Perkuat Pencegahan Narkoba

Selasa, 01 Sep 2026 15:28 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti peredaran narkotika dinilai telah merambah hingga ke wilayah pinggiran, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memperkuat…

Darurat Kekeringan, BPBD Malang Mulai Distribusikan 824 Ribu Liter Air Bersih

Darurat Kekeringan, BPBD Malang Mulai Distribusikan 824 Ribu Liter Air Bersih

Selasa, 01 Sep 2026 15:19 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama masa tanggap darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah…