Gegara Moge dan Anak, Aset Pamen Polri Diusut KPK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto AKBP Achiruddiin yang pamer menunggangi moge dan mobil mewahnya di media sosial.
Foto AKBP Achiruddiin yang pamer menunggangi moge dan mobil mewahnya di media sosial.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Moge yang kerap dipamerkan AKBP Achiruddin Hasibuan, tidak tercatat di LHKP yang dilaporkannya ke KPK. Ini atensi KPK usut asal usul harta mantan Kabag Binops Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) .

Saat ini, AKBP Achiruddin Hasibuan dinyatakan bersalah dalam kasus penganiayaan yang dilakukan oleh putranya, Aditya Hasibuan. AKBP Achiruddin dianggap telah melanggar etik dan melakukan kesalahan karena membiarkan anaknya melakukan tindakan kriminal.

Bukan hanya itu, ayah dari Aditya Hasibuan ini juga disorot, karena punya ketertarikan di dunia motorcross. Ia pernah mengikuti ajang Xtrim Enduro Competition Tanjung Morawa pada 27-28 Februari 2016 silam.

 

Aksi Kekerasan oleh Anaknya

Aksi penganiayaan tersebut diketahui sudah terjadi pada 21 Desember 2022 lalu. Namun, kasusnya mencuat dan viral di media sosial setelah video kekerasan oleh Aditya diunggah oleh akun Twitter @mazzini_gsp pada Selasa (25/4/2023).

Dalam video tersebut, terlihat Aditya yang berada di atas tubuh Ken. Ia membenturkan kepala Ken berkali-kali hingga berdarah ke lantai di depan gerbang rumah.

Yang menjadi sorotan bukan hanya aksi Aditya, tetapi juga sang ayah. AKBP Achiruddin terlihat berada di TKP. Bahkan, ia hanya berjarak berkisar 1 meter dari Aditya dan Ken. Anehnya, ia hanya diam dan sama sekali tidak menghentikan perbuatan putranya itu.

Karena bergeming di saat anaknya menganiaya orang lain, AKBP Achiruddin akhirnya dievaluasi dan dianggap telah melanggar kode etik.

"AKBP Achiruddin terbukti melanggar kode etik sesuai dengan Pasal 13 huruf M Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri yang berbunyi setiap pejabat Polri di dalam etika berkepribadian dilarang melakukan tindakan kekerasan, berlaku kasar, dan tidak patut," jelas Kombes Dudung Adijono, Selasa (25/4/2023).

 

Suka Pamer Moge

Ia sering memamerkan motor gede (Moge) asal Amerika Serikat itu dalam kegiatan touring bersama rekannya. Ia juga terlihat piawai mengendarai Harley-Davidson, meski belakangan menuai kritik.

Kritik tersebut karena Achiruddin terlihat berbuat arogan di jalan raya saat mengendarai moge tersebut. Salah satunya dia tampak sempat melakukan aksi akrobat berdiri di atas jok moge itu saat berkendara di jalan raya.

Pada postingan lain Achiruddin kerap memakai atribut HDCI, yaitu rompi bertuliskan HDCI Bandung. Namun perwakilan komunitas moge tertua di Indonesia ini memberi bantahan soal keanggotaan Achiruddin.

"Saudara Achiruddin Hasibuan bukan merupakan anggota dari HDCI khususnya Bandung. Berdasarkan penelusuran database HDCI untuk data anggota nama Achiruddin Hasibuan tidak pernah terdaftar di HDCI mana pun," kata Ketua HDCI Bandung Glenarto.

Ternyata, sororannya, bukan karena sering pamer atraksi saat naik moge Harley-Davidson yang berbahaya karena dilakukan di jalan umum.

Ternyata moge yang sering dikendarainya itu bodong alias tanpa STNK dan BPKB.

 

Gratifikasi Usaha Solar Ilegal

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan penggeledahan dilakukan guna mendalami dugaan penerimaan gratifikasi yang dilakukan AKBP Achiruddin lantaran menerima imbalan sebagai pengawas gudang solar ilegal.

Tak hanya menggeledah PT Almira, Polda Sumut juga menggeledah rumah mewah AKBP Achiruddin yang terletak di Jalan Karya Dalam/Sinumba Raya, Medan Helvetia. n med/jk/cr3/rmc

Berita Terbaru

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Semangat hidup sehat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-108 Kota Mojokerto melalui kegiatan Senam Bersama yang digelar K…

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Acara pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Sidoarjo kelas IX angkatan ke-41 tahun 2026 depan halaman sekolah oleh Kepala SMP Negeri 1…

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…