Home / Peristiwa : Aksi Hari Buruh se Dunia, 1 Mei

Buruh Jatim Soroti THR, Buruh Jakarta "Ditinggal" Capres

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 01 Mei 2023 21:30 WIB

Buruh Jatim Soroti THR, Buruh Jakarta "Ditinggal" Capres

Jokowi Ajak Stakeholder Lindungi Hak Buruh

 

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Gelar Jalan Sehat Diikuti Ribuan Pekerja

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Demo buruh 1 Mei 2023 berlokasi di sejumlah titik di Indonesia, salah satunya DKI Jakarta, Senin (1/5/2023). Aksi di Istana Negara, Jakarta Pusat dan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat dilarang. Aksi Hari Buruh atau May Day juga dilakukan secara serempak di 38 provinsi. Bahkan, ribuan buruh Jawa Timur (Jatim) menggelar aksi demonstrasi, di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Senin (1/5/2023).

Wakil Sekertaris FSPMI Jatim, Nuruddin Hidayat mengatakan, ada sekitar 20.000 buruh yang turun ke jalan. Mereka merupakan para pekerja yang tersebar di wilayah Jatim.

"Dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Lamongan, Tuban, Probolinggo, Jember, Lumajang, Banyuwangi, Malang dan Jombang," kata Nuruddin.

Ribuan buruh itu, lebih dahulu berkumpul di City of Tomorrow (Cito) Mall, kemudian bergerak secara perlahan melewati Jalan A Yani, Jalan Tunjungan, dan berakhir di Jalan Pahlawan.

"Tuntutan aksi May Day 1 Mei, cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja, sahkan UU PPRT (Perlindungan Pekerja Rumah Tangga), reforma agraria dan kedaulautan pangan," ucapnya.

Selain itu, para buruh juga akan menagih hasil laporan pelanggaran perusahaan terkait Tunjangan Hari Raya (THR), kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim.

"Kami mendesak Pemprov Jatim memberikan sanksi administratif hingga pembekuan kegiatan produksi bagi perusahaan yang tidak membayar THR Karyawannya," ujar dia.

 

Aksi di Jakarta

Untuk aksi di Jakarta, Presiden Partai Buruh yang juga Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan aksi buruh 1 Mei 2023 di Jakarta dimulai pukul 09.30 WIB dan dihadiri 50 ribu orang.

Sekitar pukul 09.15 WIB, ribuan buruh telah berkumpul di depan IRTI Monas, Jakarta Pusat. Lalu, sekitar pukul 09.20 terlihat ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) tengah melakukan long march ke arah Patung Kuda.

"Batalkan Undang-Undang Cipta Kerja yang Menyengsarakan Buruh Indonesia," tulis spanduk yang dibawa para buruh di Jakarta Pusat, Senin (1/5/2023).

Tak lama, para buruh yang tergabung dalam Partai Buruh, FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia), KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) ikut berbaris untuk melakukan long march sembari menyanyikan lagu mars buruh.

 

Presiden Serukan Hak Buruh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan Selamat Hari Buruh Internasional atau May Day yang diperingati hari ini. Jokowi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan momentum Hari Buruh dengan melindungi hak buruh.

"Kepada buruh dan pekerja di seluruh Tanah Air Indonesia saya mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional 2023. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk terus memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kesejahteraan buruh dan pekerja, melindungi hak buruh dan pekerja, serta meningkatkan produktifitas dan daya saing nasional," kata Jokowi melalui video yang ditayangkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (1/5/2023).

 

Ciri Capres Pilihan Buruh

Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI Said Iqbal memberikan ciri-ciri calon presiden yang menjadi bakal calon presiden yang akan dipilih oleh partai buruh. Hal itu disampaikannya di tengah aksi May Day perayaan Hari Buruh Internasional di Jakarta.

Pertama, calon presiden (capres) yang akan dipilih yaitu yang pro terhadap buruh. Kedua, menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja.

"Dan yang peduli terhadap kelas pekerja," ujarnya di Patung Kuda, Senin (1/5/2023).

 

Capres "Tinggalkan" Aksi Buruh

Terkait siapa bakal calon presiden yang akan hadir di May Day Fiesta, Said Iqbal enggan menyebutkan namanya. Kata dia, masih tentatif calon presiden yang akan hadir. Ada kesan capres itu "tinggalkan" janji ke buruh. Kabarnya ada dua capres yang menjanjikan hadir yaitu Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Baca Juga: Buruh Jawa Timur Tolak Pasal Pengamanan Zat Adiktif di RUU Kesehatan

"Sampai hari ini masih belum ada kepastian (capres yang akan hadir), tentatif. Sampai kemarin pagi masih ada 2 capres yang alternatif dan yang sudah beredar saat ini mau hadir. Tapi entah kenapa tiba-tiba kok hilang suaranya," tuturnya.

"Partai Buruh nggak akan berkoalisi dengan partai yang ada, yang pro Omnibus Law. Partai Buruh cuma berkoalisi dengan capresnya, pribadi. Partai Buruh tidak akan tunduk pada partai-partai politik yang pro omnibus law," tegas Said.

Sebagai informasi, sebelumnya sempat disebutkan bahwa salah satu capres, Ganjar Pranowo akan hadir di May Day Fiesta. Akan tetapi, Ganjar Pranowo menepis bakal datang ikut merayakan peringatan hari buruh di Senayan hari ini. Ganjar sendiri merupakan salah satu capres yang saat ini telah diumumkan oleh partai politik dan saat ini memang tengah berada di Jakarta. "Buruh nggak," kata Ganjar di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/4/2023).

 

Tujuh Tuntutan

Dalam aksi Hari Buruh 2023, ada tujuh tuntutan yang diserukan buruh. Ini tuntutan buruh saat May Day:

1. Cabut Omnibus Law UU No 6 Tahun 2023 tentang Ciptaker.

2. Cabut parliamentary threshold 4 persen dan Presidential threshold 20 persen karena membahayakan demokrasi yang kita kenal.

3. Sahkan RUU DPR dan perlindungan pekerja rumah tangga.

4. Tolak RUU kesehatan

5. Reforma agraria dan kedaulatan pangan. Tolak bank tanah, tolak impor beras kedelai dan lain-lain.

6. Pilih capres yang pro buruh dan kelas pekerja. Partai buruh haram hukumnya berkoalisi dengan parpol yang mengesahkan UU Ciptakerja.

7. HOSTUM, hapus out sourcing, tolak upah murah.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Sepakati Seluruh Tuntutan Buruh

 

Turunkan Polri dan TNI

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto memimpin langsung apel kegiatan patroli keamanan dan ketertiban lingkungan di wilayah hukum DKI Jakarta dalam rangka Hari Buruh. Apel patroli perintis presisi tersebut digelar di Tugu Monas, Jakarta Pusat, dengan dihadiri oleh polisi dan TNI.

Pantauan di silang Monas, Jakarta Pusat pada Senin (1/5/2023) pukul 08.30 WIB, Irjen Karyoto bersama jajarannya melaksanakan apel. Karyoto meminta agar anggotanya melakukan pelayanan dan pengamanan kepada para buruh yang akan beraksi hari ini.

aksi hari buruh atau May Day hari ini di Jakarta. Polda Metro menyiapkan rekayasa lalu lintas terkait aksi unjuk rasa tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut disiapkan di dua titik yang menjadi pusat aksi unjuk rasa. Yakni di sekitaran Patung Kuda hingga di depan Gedung DPR/MPR RI. "Pengalihan arus situasional," kata Trunoyudo saat dihubungi, Senin (1/5/2023).

 

Berdampak Pada PT KAI dan TransJakarta

PT KAI Daop 1 Jakarta mengantisipasi kemacetan di wilayah Gambir pada periode arus balik mudik hari ini. Terkait itu, sebanyak 16 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan Stasiun Gambir kini berhenti juga di Stasiun Jatinegara.

"Pada saat normal KA yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen tidak berhenti di Stasiun Jatinegara, namun khusus hari ini terdapat 16 KA keberangkatan yang akan berhenti juga di Stasiun Jatinegara untuk melayani naik penumpang," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa dalam keterangan tertulis, Senin (1/5/2023).

Eva mengatakan pengaturan pola ini diterapkan agar dapat memecah penumpukan penumpang menuju Stasiun Gambir. Selain itu, hal ini guna mengantisipasi keterlambatan penumpang jika terdampak kemacetan di ruas-ruas jalan menuju Stasiun Gambir.

"Hal ini dilakukan untuk memudahkan calon penumpang KA Jarak Jauh agar memiliki alternatif jika terdampak kemacetan lalu lintas saat akan menuju Stasiun Gambir serta menghindari keterlambatan," ucapnya.

Imbasnya, TransJakarta pun melakukan penyesuaian terhadap sejumlah rute. "Sejumlah penyesuaian layanan TransJakarta dilaksanakan," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transportasi Jakarta(Transjakarta), Apriastini Bakti Bugiansri, kepada wartawan, Senin (1/5/2023). dev/arf/jk/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU