Jumlah Konsumsi Rokok Masyarakat Trenggalek Duduki Tiga Besar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BPS Trenggalek.
BPS Trenggalek.

i

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek - Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) menunjukkan bahwa tingkat konsumtivisme rokok dan tembakau penduduk Trenggalek pada 2022 menduduki urutan ketiga setelah makanan-minuman (mamin) jadi dan padi-padian.

Secara rinci, komoditas mamin berkontribusi sebesar 30,06 persen. Kemudian, diikutidengan komoditas padi-padian (beras) sebesar 13,12 persen. Lalu diikuti oleh komoditas rokok dan tembakau sebesar 10,66 persen.

“Jadi dari kelompok komoditas makanan. Memang konsumsi rokok dan tembakau itu nomor tiga paling banyak,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Trenggalek, Emil Wahyudiono.

Sementara dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan menurut kelompok komoditas dan kelompok pengeluaran kelompok pengeluaran terbagi menjadi tiga. Antara lain, 40 persen bawah, 40 persen tengah, dan 20 persen teratas.

Masing-masing kelompok itu mengindikasikan kondisi sosial ekonomi. Pada kelompok pengeluaran 40 persen bawah, rata-rata pengeluaran konsumsi makanan per kapita sebulan Rp 285.625 ribu. Di antaranya, Rp 74.192 pengeluaran konsumsi mamin jadi, Rp 59.249 konsumsi padi-padian, dan Rp 20.722 untuk konsumsi rokok dan tembakau.

Berikutnya, pada kelompok 40 persen tengah, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk konsumsi makanan Rp 468.179. Pengeluaran untuk membeli komoditas mamin jadi Rp 144.504, padi-padian Rp 57.461, dan rata-rata pengeluaran untuk membeli rokok dan tembakau Rp 47.087.

Sedangkan untuk kelompok 20 persen teratas, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk konsumsi makanan Rp 790.783. Pengeluaran pada komoditas mamin jadi Rp 253.518, padi-padian Rp 68.244, dan Rp 109.161 pengeluaran rokok dan tembakau.

Berdasarkan data dari tiga kelompok masyarakat itu, total rata-rata pengeluaran penduduk Trenggalek diketahui sebesar Rp 459.764 per kapita sebulan.

Emil menjelaskan, rata-rata pengeluaran untuk konsumsi rokok dan tembakau berada di peringkat tiga. Rata-rata pengeluaran penduduk masih didominasi mamin jadi dan padi-padian. Kelompok sosial ekonomi akan berimplikasi terhadap kualitas konsumsi makanan.

Ia memberi contoh seperti masyarakat yang berada pada kelompok 20 persen teratas, maka ekonominya bagus dan kecenderungan konsumsi makanan yang berkualitas lebih tinggi. Yakni, menambah konsumsi buah-buahan menjadi semakin banyak dan sebagainya.

Menurutnya, hal itu akan berbeda ketika berada pada kelompok 40 persen ke bawah. Kecenderungan konsumsi makanannya lebih mengarah pada asal perut kenyang (lebih banyak nasi).

“Semakin dia ekonominya makin baik, maka konsumsi makanan yang berkualitas itu semakin tinggi,” tutupnya. trg

Berita Terbaru

Walau Tak Nikmati Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Dipidana 4 Tahun

Walau Tak Nikmati Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Dipidana 4 Tahun

Jumat, 14 Agu 2026 19:54 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 19:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya menyatakan para terdakwa dalam perkara dugaan korupsi proyek…

30 Paket Sabu Disita di Menganti, Polisi Tangkap Kurir Jaringan DPO

30 Paket Sabu Disita di Menganti, Polisi Tangkap Kurir Jaringan DPO

Jumat, 14 Agu 2026 18:42 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Gresik bagian selatan kembali dibongkar Satresnarkoba Polres Gresik. Seorang pria b…

Silaturahmi ke Bupati, PPP Lamongan Tegaskan Komitmennya Terus Menjadi Mitra Solutif Untuk Kemajuan Pembangunan

Silaturahmi ke Bupati, PPP Lamongan Tegaskan Komitmennya Terus Menjadi Mitra Solutif Untuk Kemajuan Pembangunan

Jumat, 14 Agu 2026 18:07 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 18:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya, untuk terus menjadi…

Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD Lewat Bedah Buku BPD Resilient, Competitive and Contributive

Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD Lewat Bedah Buku BPD Resilient, Competitive and Contributive

Jumat, 14 Agu 2026 16:32 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 16:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Bank Pembangunan Daerah (BPD) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan hal tersebut, Bank Jatim…

PLN Dukung Ekspansi Agroindustri Jombang melalui Penambahan Daya

PLN Dukung Ekspansi Agroindustri Jombang melalui Penambahan Daya

Jumat, 14 Agu 2026 16:26 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 16:26 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam m…

Pemesanan Rental Mobil via Kanal Digital Tembus 70 Persen, Bluebird Perluas Akses Goldenbird

Pemesanan Rental Mobil via Kanal Digital Tembus 70 Persen, Bluebird Perluas Akses Goldenbird

Jumat, 14 Agu 2026 16:23 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Perubahan perilaku konsumen mendorong bisnis penyewaan kendaraan semakin bergeser ke kanal digital. Di Indonesia, hampir 70 persen p…