Jumlah Pelanggan Jargas di Kota Probolinggo Berkurang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengecek meteran jargas sambungan rumah tangga. Foto: PGN.
Petugas saat mengecek meteran jargas sambungan rumah tangga. Foto: PGN.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Jumlah pelanggan jaringan gas (jargas) milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Kota Probolinggo berkurang signifikan. Bahkan, tercatat berkurang hingga 1.476 dari kuota yang diperoleh.

Pelanggan jargas di Kota Probolinggo pada tahun ini sebanyak 12.845 orang. Padahal, tahun lalu Kota Probolinggo mendapatkan kuota 14.321 sambungan.

Kepala bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemerintah Kota Probolinggo Ratri Dian Sulistyawati mengatakan bahwa tahun ini tidak ada tambahan kuota jargas.

Ratri menjelaskan, hingga saat ini baru 13 kelurahan dari total 29 kelurahan yang mendapatkan sambungan. Belasan kelurahan ini tersebar di tiga kecamatan di antaranya Kecamatan Mayangan, Kademangan, dan Kanigaran.

Ia merinci, jumlah pelanggan jargas terbanyak berada di Kecamatan Mayangan yakni sebanyak 5.088 pelanggan. Diikuti Kecamatan Kademangan sebanyak 5.080 pelanggan dan di Kecamatan Kanigaran ada 4.153 pelanggan. Sedangkan untuk Kecamatan Wonoasih dan Kedopok masih diusulkan.

“Kecamatan yang belum dapat sudah kami usulkan. Cuma tahun ini belum ada kuota tambahan. Insyaallah tahun depan,” kata Ratri, Selasa (2/5/2023).

Ratri mengklaim memang ada penurunan pelanggan dari kuota awal. Penurunan paling banyak terjadi di Kecamatan Mayangan yang hanya tersisa 3.718 pelanggan. Disusul Kecamatan Kademangan menjadi 4.976 pelanggan dan Kecamatan Kanigaran tersisa 4.151 pelanggan.

Ia menilai, penggunaan jargas lebih hemat jika dibandingkan dengan gas elpiji 12 kilogram dari segi harga. Sehingga, pemasangan jargas sangat membantu masyarakat. Adapun hal yang membedakan yakni pelanggan tetap dikenakan tarif terendah meski tidak pernah menggunakannya.

Ratri menuturkan, faktor turunnya jumlah pelanggan jargas paling banyak disebabkan karena pelanggan pindah domisili.

“Memang ada laporan yang diputus karena telat bayar. Tapi, cuma 10 orang. Sisanya pindah domisili. Ada yang keluar kota, ada yang pindah kecamatan,” tutupnya. prb

Berita Terbaru

Timnas Lawan Vietnam Irjen Aswin Sipayung mengayang Baru Terpeleset

Timnas Lawan Vietnam Irjen Aswin Sipayung mengayang Baru Terpeleset

Senin, 03 Agu 2026 08:28 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Indonesia vs Vietnam akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Laga itu akan berlangsung Senin (3/8/2026)…

Berharap Mempersatukan Masyarakat Indonesia

Berharap Mempersatukan Masyarakat Indonesia

Senin, 03 Agu 2026 08:25 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seluruh rangkaian kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat (Jakpus) telah selesai, Minggu…

BNN Bongkar Penyelundupan Vape Etomidate Berkedok Bungkus Snack

BNN Bongkar Penyelundupan Vape Etomidate Berkedok Bungkus Snack

Senin, 03 Agu 2026 08:22 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar jaringan penyelundupan cartridge vape berisi…

IMBAS KONTEN BIGMO VIRAL, KOMDIGI RESMI TEGUR YOUTUBE!

IMBAS KONTEN BIGMO VIRAL, KOMDIGI RESMI TEGUR YOUTUBE!

Senin, 03 Agu 2026 08:19 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kontroversi yang dipicu konten YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo kini berbuntut panjang. Kementerian Komunikasi dan Digital…

Pembangunan Proyek di Kawasan Yudikatif IKN, Baru Rampung 11,8%

Pembangunan Proyek di Kawasan Yudikatif IKN, Baru Rampung 11,8%

Senin, 03 Agu 2026 03:19 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono menyampaikan progres pembangunan kawasan Nusantara, khususnya proyek k…

Menteri Pertanian Alami Kerugian Rp 98 triliun

Menteri Pertanian Alami Kerugian Rp 98 triliun

Senin, 03 Agu 2026 03:15 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan hasil analisis mendalam terhadap tata niaga beras nasional. Hasil analisis me…