Pemilihan BPD Desa Ragung Sampang Memakan Korban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Setelah banyak pihak menyoroti pelaksanaan pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ragung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang yang diduga kurang transparan, akhirnya kasus tersebut memakan korban. Ketua panitia Abd Azis mengundurkan diri dari jabatannya.

Hal tersebut ramai diperbincangkan oleh warga setempat. Abd Azis resmi mundur sebagai ketua panitia pemilihan BPD Desa Ragung per Selasa 2 Mei 2023.

Sekretaris Panitia Pemilihan BPD Desa Ragung Mohammad Hekmat membenarkan informasi terkait mundurnya Abd Azis sebagai ketua panitia. Meski begitu, saat ini yang bersangkutan tetap menjadi anggota panitia pemilihan BPD.

"Ia benar, saudara Abd Azis mundur dari jabatan ketua panitia. Posisinya digantikan oleh saudara Faris yang merupakan Sekdes Ragung," kata Hekmat, Rabu (3/5/2023).

Ia mengatakan, alasan mundurnya Abd Azis sebagai ketua panitia disebabkan karena banyak pihak yang menanyakan soal polemik yang terjadi dalam tahapan pelaksanaan pemilihan BPD.

"Katanya gara-gara banyak orang yang telpon dan menanyakan soal pemilihan BPD sampai gak bisa jawab, makanya dia mundur jadi ketua dan memilih jadi anggota biasa," terang Hekmat.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat Desa Ragung mempermasalahkan terkait tahapan pelaksanaan pemilihan anggota BPD. Pasalnya, pelaksanaan pemilihan anggota BPD di desa tersebut dinilai tidak transparan dan diduga sarat kepentingan.

Banyak pelanggaran yang dilakukan pihak panitia dalam pelaksanaan pemilihan tersebut. Pelanggaran yang sangat mencolok, yaitu terkait dengan sosialisasi dan penjaringan dalam pembentukan panitia pemilihan. Bahkan, kabarnya pemilihan anggota BPD di Ragung akan dilakukan secara aklamasi. gan

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…