Konsolidasi di Jatim, Ganjar Bakal Gunakan Strategi Mikro Target
SURABAYA - Ribuan kader PDI Perjuangan dari seluruh Jawa Timur berkumpul mendengarkan pidato Bakal Calon Presiden Republik Indonesia Ganjar Pranowo. Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah mengingatkan kembali pentingnya kemenangan partai berlambang banteng moncong putih ini di pemilu 2024.
Ganjar menegaskan lagi, bahwa PDI-P harus menang ketiga kalinya, alias hattrick. Bahkan targetnya adalah menang 4 periode. Mulai pemilu periode pertama 2014 menang lalu 2019 kemudian 2024 dan nanti 2029. “Empat periode menang, siapkan dengan lebih baik, sehingga siapa yang ingin jadi Gubernur, bupati, kursi DPR tidak sulit untuk kita wujudkan,” terang Ganjar di Shangi La Hotel Surabaya, Sabtu 6/5/2023.
Ganjar juga menyampaikan untuk Jawa Timur, dirinya telah mempelajari peta kekuatan di tiap wilayah. Dengan belajar banyak dari hasil pemilu presiden tahun 2014 dan 2019. “Kita akan melakukan pemenangan Pilpres 2024 ini dengan konsep mikro target. Maka dengan cara ini Ketua PAC jadi panglimanya,” jelas Ganjar.
Strategi mikro target ini makanya adalah menggarap suara dan pemenangan di tingkat kecamatan. Dengan demikian, kampanye bisa lebih fokus dan terukur untuk menambah suara. Berdasarkan data pilpres 2019 lalu di Jawa Timur, Capres Jokowi unggul di 554 Kecamatan dan kalah di 112 Kecamatan. “Waktu kita tinggal sedikit, ayo mulai sekarang kita bekerja,” ajak Ganjar.
Untuk diketahui, dalam konsolidasi tersebut, Lebih dari 1.700 pengurus PDI Perjuangan se-Jatim berkonsolidasi, mulai dari tingkat DPD Provinsi Jatim, DPC (kabupaten/kota), PAC (kecamatan), hingga organisasi sayap partai se-Jatim. Hadir pula sedikitnya 25 wali kota, bupati, wakil wali kota, dan wakil bupati se-Jatim yang merupakan kader PDIP.
Kehadiran Ganjar disambut gegap gempita oleh ribuan pengurus PDIP se-Jatim yang hadir. Teriakan “Ganjar Presiden” menggema. Ganjar sempat berkeliling ke beberapa sudut ruangan untuk menyalami para pengurus PDIP. “Matur nuwun, matur nuwun, terima kasih,” kata Ganjar.
Ganjar menyebut Jawa Timur sebagai provinsi pertama yang secara resmi melakukan konsolidasi. “Sebenarnya ada 4 provinsi, tapi Jawa Timur yang pertama. Terima kasih untuk semua. Pak Said Abdullah (Plt Ketua PDIP Jatim), terima kasih, kita bergerak bareng,” ujar Ganjar.
Ganjar mengatakan dirinya “merinding” melihat antusiasme gerak PDIP di Jatim. “Pertemuan ini bikin saya merinding. Saya beberapa waktu ngobrol sama Bu Megawati, pada saat itu Bu Mega memberikan catatan-catatan terkait fungsi kepartaian yang harus dijalankan oleh semua kader. Melihat gerak nyata itu saya merinding," kata Ganjar.
Plt Ketua DPD PDIP Jatim MH Said Abdullah mengajak semua kader PDIP untuk terus bergerak membantu masyarakat, membersamai rakyat dalam suka dan duka. Dengan terus memperkuat kehadiran di tengah-tengah rakyat, PDIP bisa meraih kemenangan tiga kali berturut-turut, baik untuk pemilihan legislatif maupun pemilihan Presiden.
DPD PDIP Jatim menargetkan kemenangan sebesar 37 persen untuk pemilihan legislatif, dan minimal 60 persen untuk pemilihan presiden.
“Ayo terus turun ke masyarakat, bareng-bareng kita ke lapangan berpeluh keringat bersama rakyat,” ujar Said.
Tokoh asal Madura itu mengatakan, kemenangan PDIP dan Ganjar Pranowo bukan semata-mata untuk gagah-gagahan. “Hanya dengan kemenangan PDI Perjuangan dan Mas Ganjar, kita bisa memastikan Indonesia terus tumbuh, terus maju, semakin sejahtera dari waktu ke waktu, dan terus diperhitungkan dalam konstelasi global,” ujar Said. rko
Editor : Redaksi