Siswi SMP Pamit Kerja Kelompok, Ditemukan Tak Bernyawa Tanpa Celana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lokasi ditemukannya jenazah siswi SMP 31 Surabaya yang sempat hilang tiga pekan.
Lokasi ditemukannya jenazah siswi SMP 31 Surabaya yang sempat hilang tiga pekan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sesosok mayat remaja perempuan yang ditemukan di gudang peluru Kedung Cowek Surabaya pada Minggu (7/5/2023) diduga kuat adalah Nurdiyana (14) siswi SMP 31 Surabaya yang sudah tiga pekan telah hilang.

Kakak korban Adi (18) didampingi ibu korban (Marlayem) memaparkan kejadian sebelum korban meninggalkan rumah. Menurut Adi, jenazah yang ditemukan di gudang peluru ciri-cirinya sesuai dengan adik kandungnya (Nurdiyana), korban sudah meninggalkan rumah sejak Minggu 16 April 2023 silam.

“Korban Nurdiyana (14) sekitar jam 8 pagi pamitan kerja kelompok, karena tidak pulang hingga siang hari sekitar pukul 14.00 wib, saya mencobanya mencari informasi dari teman-teman korban,” kata Adi, Senin (8/5/2023).

Tak mendapati keberadaan korban, pihak keluarga akhirnya melapor ke Polsek Kenjeran pada Senin (17/4/2023).

Adi juga menambahkan bahwasanya, sebelum menghilang korban diduga keluar dengan seorang remaja pria yang dikenalnya dari sosial media.

“Kami berharap kepolisian untuk bisa segera mengusut tuntas kasus meninggalnya korban. Keluarga besar saya juga meminta agar hukum ditegakkan seadil-adilnya yakni hukuman mati karena diduga kuat ini pembunuhan berencana,” kata Adi.

Menurut keluarga, korban Nurdiyana dikenal sebagai sosok yang pendiam dan baik. Bahkan tidak ada gelagat yang aneh.

 

Ditemukan Kejanggalan

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Herlina melalui Kasatreskrim Polres Tanjung Perak AKP Arief Risky Wicaksana mengatakan bahwa ada beberapa hal tak wajar yang ditemukan dalam jenazah korban.

“Saat ini hanya diketahui ada beberapa hal tak wajar ditemukan di jenazah korban, seperti adanya bekas lakban di kaki korban. Namun untuk memastikan penyebab kematian korban kita tunggu hasil otopsinya,” pungkas Arief.

 

Sebar Foto di Medsos

Terpisah Waluyo (56) ayah korban pada Minggu (7/5) didatangi seorang tamu yang mengatakan mengetahui seorang mirip dengan anaknya. Pasalnya 2 hari sebelumnya pihak keluarga telah menyebarkan foto korban di media sosial.

Di media sosial itu, ia meminta tolong siapa saja yang melihat Nurdiyana untuk segera menghubunginya. Pasalnya, sudah 3 minggu Nurdiyana tidak pulang.

Nurdiyana pergi meninggalkan rumah pada tanggal 16 April lalu sekira pukul 8 pagi. Nurdiyana saat itu pamit pergi ke rumah teman untuk mengerjakan tugas sekolah.

Sejak saat itu lah Nurdiyana tak pulang, nomor teleponnya dihubungi tak pernah aktif.

Tamu itu belum pulang, tiba-tiba telepon Waluyo berdering. Ada panggilan dari Iptu Suryadi Kanit Reskrim Polsek Kenjeran.

Waluyo diminta segera pergi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo untuk melihat jenazah yang baru saja ditemukan di Gudang Peluru Kedung Cowek.

Hatinya saat itu berdebar setelah menjawab telepon itu. Ia meyakini anaknya masih baik-baik saja karena beberapa minggu sebelumnya Waluyo pernah menanyakan keberadaan putrinya ke seorang paranormal.

 

Ketemu Sudah di Kamar Mayat

Di situ disebutkan kalau putrinya ada di sebuah kota wilayah selatan dalam kondisi selamat.

Namun, untuk membuktikan kerisauan itu Waluyo kemudian memutuskan pergi ke kamar mayat, sedangkan anak bungsunya diutus pergi ke terminal Purabaya. Sebelum pergi Waluyo mengajak anak bungsunya untuk salat berjamaah.

Dua puluh lima menit perjalanan, Waluyo sampai di kamar mayat.

Sebelum menginjakkan kaki masuk ke kamar mayat Waluyo berdoa berharap jasad perempuan yang ditemukan di gudang peluru itu bukan anaknya.

Pelan-pelan Waluyo mendekati jenazah itu. Setelah diamati, hatinya hancur. Ia menangis. Bagiamana tidak, ciri-ciri jasad perempuan itu seperti putrinya. Keyakinan itu muncul lantaran tak asing dengan cincin dan baju yang menempel di badan jenazah. "Di situ saya yakin itu anak saya," kata Waluyo.

 

Ditemukan Tanpa Celana

Dari informasi polisi jasad perempuan itu ditemukan salah seorang warga yang tengah berburu burung.

Titik lokasi penemuan berada di pojokan bangunan dekat salah satu pintu gudang peluru. Kaki kiri jenazah saat ditemukan terlentang tanpa celana.

Handphone Nurdiyana hilang. Disinyalir kuat Nurdiyana tewas karena dibunuh, lalu si pembunuh membawa kabur handphone. Sosok pembunuhan belia usia 14 tahun itu masih diselidiki polisi. Jasad Nurdiyana hingga sekarang belum dikebumikan karena masih dilakukan autopsi. ari/ham/rmc

Berita Terbaru

Gerindra Cup 2026 U 17 Resmi Dibuka, Mbak Wali Dorong Lahirnya Atlet Sepak Bola Berprestasi

Gerindra Cup 2026 U 17 Resmi Dibuka, Mbak Wali Dorong Lahirnya Atlet Sepak Bola Berprestasi

Sabtu, 06 Jun 2026 19:57 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri pembukaan turnamen sepak bola Gerindra Cup 2026 U 17. Acara berlangsung di Stadion…

KAI Dukung Program Diskon Transportasi dari Pemerintah untuk Kereta Ekonomi Komersial di Wilayah Daop 7 Madiun

KAI Dukung Program Diskon Transportasi dari Pemerintah untuk Kereta Ekonomi Komersial di Wilayah Daop 7 Madiun

Sabtu, 06 Jun 2026 18:28 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Liburan Sekolah lebih hemat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyatakan dukungan penuh terhadap program…

Kuasa Hukum 2 Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp1,4 M Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

Kuasa Hukum 2 Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp1,4 M Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

Sabtu, 06 Jun 2026 18:24 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kasus penolakan pembayaran proyek pengadaan pipa di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo kembali mencuat.…

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi  ‎

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC Madiun meraih kemenangan setelah menundukkan Bank Jatim dengan skor 3-2 dalam lanjutan Mini Soccer Grup D Kapolres Cu…

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Thariq Siapkan Eksepsi   ‎

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Thariq Siapkan Eksepsi  ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 13:39 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Thariq Megah, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, dijadwalkan menjalani sidang perdana kasus d…