Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Surabaya, Rabu (29/4/2026) pagi.

Hingga kini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M Prasetyo, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“Polisi sudah meminta keterangan dari keluarga korban dan saksi di lokasi, serta mengamankan CCTV di kawasan tersebut. Saat ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Terkait motif pembunuhan, polisi belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena masih dalam pendalaman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan warga Omben, Sampang, Madura, yang tinggal di rumah kontrakan bersama keluarganya di kawasan Wonokusumo.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Korban diduga diserang secara tiba-tiba menggunakan senjata tajam. Meski mengalami luka serius, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan mencari pertolongan warga.

Namun, korban akhirnya terjatuh sekitar 10 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi terluka parah dan meninggal dunia di tempat.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit yang diduga digunakan pelaku. Barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga lebih dari satu orang. Beberapa orang disebut datang menggunakan sepeda motor, dengan satu orang turun dan melakukan penyerangan terhadap korban.

Saat ini, polisi masih menganalisis rekaman CCTV serta mendalami keterangan saksi untuk mengidentifikasi pelaku. Aparat juga terus melakukan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.

Berita Terbaru

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Penyidikan kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo…

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jember memberikan tanggapan terkait implementasi program pelayanan Homecare bagi masyarakat. O…

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta pemerintah pusat dan Pemprov Jatim memberikan layanan trauma healing sebagai bagian p…

Polrestabes Surabaya Amankan Tiga Pelaku Penyerobotan Ruko di Ngagel

Polrestabes Surabaya Amankan Tiga Pelaku Penyerobotan Ruko di Ngagel

Selasa, 04 Agu 2026 20:30 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Buntut dugaan aksi premanisme yang viral di media sosial terkait penyerobotan Ruko di Jalan Krukah Utara Ngagelrejo Kec. Wonokromo…

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Pedagang Pasar Adukan Kabag Hukum ke Sekda

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Pedagang Pasar Adukan Kabag Hukum ke Sekda

Selasa, 04 Agu 2026 19:57 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 19:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dinilai melanggar kode etik aparatur sipil negara (ASN), Paguyuban Pedagang Pasar se-Kota Madiun mengadukan Kepala Bagian Hukum P…

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo, Kerugian Negara Capai Rp 3,6 Miliar, Tersangka Diduga Terima Fee 30 Persen

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo, Kerugian Negara Capai Rp 3,6 Miliar, Tersangka Diduga Terima Fee 30 Persen

Selasa, 04 Agu 2026 18:26 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pengusutan kasus dugaan korupsi penyimpangan tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2023–2026 t…