Pengamat Politik Ingatkan Jokowi Agar Jangan Lupa Sejarah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bambang Budiono, saat bersama Ganjar Pranowo.
Bambang Budiono, saat bersama Ganjar Pranowo.

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Manuver politik Presiden Jokowi dan sikap politik anak Presiden, Gibran Rakabuming beberapa hari terakhir mendapat sorotan dari para pengamat politik di Indonesia. Salah satunya adalah Bambang Budiono, MS, dosen Luar Biasa, pengajar Antropologi Politik di FISIP Unair.

Menurut Bambang, dengan mengambil sikap yang seolah-olah moderat, Presiden Jokowi justru sedang menunjukkan sikap mendua.

"Meski sudah Musra, tapi sikap Jokowi dan Gibran masih belum jelas mau mendukung siapa. Peluang terbesarnya sih ke Ganjar Pranowo, tapi itu kan belum secara terbuka disampaikan. Ini bentuk politik dua kaki. Di satu sisi memberi sinyal positif kepada Ganjar Pranowo, pada sisi yang lain memberi angin segar kepada Prabowo Subianto"

Bambang menyampaikan bahwa selain "main prapatan" ( bermain di perempatan) sikap politik Jokowi jadi terkesan seperti kacang lupa kulitnya.

"PDI Perjuangan sebagai partai pengusungnya kan sudah berkali-kali membantu Jokowi dan anak-anaknya untuk menang pemilu. Beliau 2 kali jadi Walikota Solo, 1 kali jadi Gubernur DKI Jakarta, dan 2 kali jadi Presiden. Selama itu, Jokowi selalu diusung oleh PDI Perjuangan." Ujar Bambang Budiono.

Menurut Bambang, selain itu, PDI Perjuangan juga telah membantu Anak dan Menantu Jokowi di kancah pemilukada.

"Belum lagi bagaimana peran PDI Perjuangan saat membantu Gibran dan Bobby Nasution untuk bisa jadi Kepala Daerah. Makanya manuver anak dan menantu Pak Presiden ini menurut saya ya bagian dari sikap politik main prapatan.  Pemain Prapatan, kata orang Surabaya kalah menang nyirik, 'kalau Prabowo kalah Jokowi menang dari terpilihnya Ganjar. Kalau Ganjar kalah, Jokowi menang dari kemenangannya Prabowo'. Jangan-jangan presiden kita yang akan datang adalah Ganjar Prabowo," selorohnya.

"Tapi saya tetap yakin sikap Jokowi itu didasari niat baik untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia' ujar Bambang Budiono. 'Karena baik Ganjar maupun Prabowo sama-sama berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan Indonesia yang fondasinya sudah diletakkan dan ditata oleh Jokowi," lanjut Bambang Budiono. (ham/rmc)

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…