Reni Astuti Dorong Pemkot Surabaya Support Bank Sampah dan Beri Insentif Kader Lingkungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Surabaya Reni Astuti. SP/ Al Qomaruddin
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Surabaya Reni Astuti. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya mengurangi sampah di kota Pahlawan, Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk lebih memperhatikan kader lingkungan.

Menurut Reni Astuti, kader sampah perlu diberikan kesamaan perlakukan layaknya Kader Surabaya Hebat (KSH). 

“Berilah kader lingkungan insentif tiap bulan. Misalnya, sebanyak Rp 500 ribu per bulan sudah sangat layak. Atau, kader lingkungan di tingkat RT atau RW bisa dinaikkan menjadi KSH yang bertugas menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya. 

“Di Perda pengelolaan sampah, Pemkot boleh memberikan support ke bank sampah. Mulai dengan support sarana prasarana hingga pemberian insentif ke kader lingkungan. Sarana prasarana yang memadai bakal menambah volume pengelolaan di bank sampah,” ujar Reni. 

Reni menjelaskan pemberian insentif pada kader lingkungan yang mengurus bank sampah juga diyakini perlu dilakukan. Dengan begitu, kader lingkungan bakal lebih termotivasi untuk menjaga kebersihan. 

Tampilan TPS juga perlu diperhatikan. Terlebih, TPS yang berada di sisi jalan raya. Tanaman rimbun berderet bisa ditambahkan di depan TPS sehingga tak ada sampah yang mengganggu pandangan pengguna jalan yang lewat. “Banyak TPS yang berada di tengah kota. Intinya sih, bagaimana me-manage tampilan TPS agar orang yang lewat masih tetap nyaman,” ujar Reni, dikutip Minggu (21/05/2023).

Reni mengatakan, dirinya melihat semangat masyarakat untuk membantu mengolah dan mengurangi sampah cukup tinggi. Termasuk melalui bank sampah, pemulung, hingga gerakan-gerakan lingkungan lewat program tertentu, seperti pengolahan eco enzim. Hal itu harus terus mendapat dukungan Pemkot. 

“Sinergi semua pihak diperlukan. Mulai dari masyarakat yang menumbuhkan kesadaran pengurangan sampah, kader lingkungan yang bertugas mengolah sampah, petugas di TPS dan TPA, hingga pemerintah yang memberikan support-nya. Saya yakin, Surabaya mampu bertumbuh menjadi kota yang makin maju dengan kebersihan yang lebih terjaga,” pungkas Reni. 

Saat ini, ada 600-an bank sampah di Surabaya. Namun, jumlah tersebut hanya bisa mengurangi 4 ton dari total 2.000 ton sampah per hari. 

Reni meyakini bahwa pengelolaan sampah di Surabaya bisa membaik. Asalkan, berbagai strategi yang efektif harus digencarkan. Salah satunya adalah penyediaan alat angkut sampah yang memadai. Di seluruh Surabaya, terdapat 190 TPS. Untuk mewujudkan zero sampah saat pagi hari, ketersediaan alat pengangkut sampah harus benar-benar dihitung agar proses pengangkutan dari rumah warga ke TPS menuju TPA bisa makin cepat. 

“Jadwal pengangkutan juga diperlukan agar saat pagi bisa zero sampah di TPS. Misalnya, pengangkutan dari RT atau RW ke TPS harus selesai di jam tertentu. Sehingga sampah di TPS bisa segera diangkut ke TPA,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Konsistensi Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali mendapat p…