SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Mojokerto bakal memberikan sejumlah tawaran menarik. Selain memberikan golden ticket bagi hafiz-hafizah Qur'an, para peserta didik baru juga bakal mendapatkan lima fasilitas gratis.
Yakni biaya pendidikan gratis, peralatan sekolah gratis, seragam gratis, sepatu gratis dan angkutan sekolah gratis.
Hal itu disampaikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Mojokerto saat sosialisasi PPDB pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar Negeri dan Sekolah Menengah Pertama Negeri tahun 2023, di aula Dinas P&K Kota Mojokerto, Senin (22/5/2023).
Sosialisasi diikuti oleh seluruh kepala sekolah Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar Negeri dan Sekolah Menengah Pertama Negeri dan swasta se Kota Mojokerto.
Kepala Dinas P&K Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, selain memberikan golden ticket bagi mereka hafiz-hafizah Qur'an, saat peserta didik mendaftar wajib menyertakan ukuran sepatu.
"Sebelum daftar ulang, insya Allah tanggal 3 Juli Ibu Wali Kota akan menyerahkan sepatu, tas dan seragam," jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari optimis PPDB online di Kota Mojokerto bakal berjalan lancar lantaran sudah berjalan lima tahun.
"Ini kan sudah pengalaman tahun ke-lima ya, saya kira belajar dari kendala-kendala di tahun-tahun awal kita sudah bisa antisipasi semuanya dan saya optimis semua sudah bisa berjalan lancar dan sukses," ungkapnya.
Ning Ita (sapaan akrab, red) mengibaratkan PPDB online di Kota Mojokerto seperti jam terbang sehingga persiapan semua sudah 100 persen.
Selian itu, ia menyebut PPDB tahun ini memberikan ruang apresiasi kepada para siswa di bidang keagamaan yakni golden ticket untuk hafiz Qur'an.
"Kalau dulu kan ada apresiasi dari jalur di bidang olahraga, ditunjukkan dengan sertifikasi prestasi olahraga. Nah untuk saat ini, kita tambah prestasi di bidang keagamaan bagi hafiz-hafizah Qur'an. Jadi anak-anak yang mampu menghafalkan Al Qur'an, anak-anak yang memiliki kemampuan khusus dan itu jumlahnya sangat terbatas," katanya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto ini menegaskan, hafiz-hafizah di usia anak-anak tidak banyak sehingga hal tersebut perlu diapresiasi melalui jalur baru itu.
Meski jumlahnya sedikit namun menurutnya, kuota tiga orang setiap SMP Negeri untuk golden ticket tersebut dirasa cukup, bahkan lebih.
"Selain itu, tetap lima gratis pendidikan Kota Mojokerto akan kita berikan. Yakni biaya pendidikan, peralatan sekolah, seragam, sepatu dan angkutan sekolah gratis. Itu semua akan kita serahkan saat daftar ulang," tegasnya. Dwi
Editor : Redaksi