SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan Press Conference APBN KiTa Regional Jawa Timur s.d 30 April 2023 secara Luring bertempat di Gedung RCE Center KPPN Malang dan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 09.00 s.d. selesai pada Selasa (30/05/2023) dihadiri peserta dari Perwakilan Kementerian Keuangan dan Media lokal Surabaya dan Malang.
Pada bulan April 2023 terjadi penambahan kasus aktif di Jatim sebanyak 705 kasus lebih tinggi dibanding Maret sebanyak 69 kasus. Kondisi Covid-19 pada bulan April 2023 mengalami kenaikan, sehingga perlu diwaspadai dan tetap menjaga prokes ketika berinteraksi.
Tingkat Inflasi Jawa Timur pada April 2023 diatas nasional mencapai 5,35% (y-on-y) dan tertinggi di Pulau Jawa dan diatas ADEM sebesar 3,60%.
Ekonomi Jatim Triwulan I-2023 mencapai Rp712,63 T (ADHB) atau Rp448,95 T (ADHK) atau tumbuh 1,02% dibandingkan Triwulan IV-2022 (q-to-q) dan secara y-on-y, ekonomi Jatim tumbuh 4,95%. Kontributor terbesar pertumbuhan ekonomi Jatim Triwulan I-2023 dari sisi Produksi ditopang oleh Industri Pengolahan (31,00%), sedangkan dari sisi pengeluaran ditopang oleh Konsumsi-RT (60,62%). Secara Nasional, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur memberikan kontribusi sebesar 1,02% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Ekspor bulan April 2023 mencapai US$1,34 miliar, turun 38,82% (y-on-y) dan turun 27,97% (m-t-m). Ekspor pada bulan April 2023 ditopang oleh Ekspor Non Migas sebesar US$1,31 miliar dengan kontribusi mencapai 97,76%. Impor bulan April 2023 sebesar US$2,06 miliar, turun 25,76% (y-on-y) dan turun 21,25% (m-t-m). Impor pada bulan April 2023 didominasi oleh Impor Non Migas mencapai US$1,55 Miliar dengan kontribusi mencapai 75,24%. Berdasarkan penggunaan barang, Impor bulan April 2023 terdiri dari Bahan baku/Penolong (73,35%), Barang Konsumsi (20,71%), dan Barang Modal (5,94%). Defisit Neraca Perdagangan bulan April 2023 tercatat US$0,71 miliar, terdiri dari Defisit Sektor Migas sebesar US$0,47 miliar, dan Defisit Sektor Non Migas sebesar US$0,24 miliar.
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Kota Surabaya bulan April 2023 mencapai 131,4 atau meningkat sebesar 1,23% (m-to-m) dibandingkan bulan Maret sebesar 129,8. IKK Kota Surabaya lebih tinggi dibandingkan IKK Nasional sebesar 126,1.
Indeks Penjualan Riil (IPR) Kota Surabaya pada bulan April 2023 diproyeksikan mencapai 480,36 atau meningkat 11,85% (m-to-m) dibandingkan bulan Maret 2023 sebesar 429,45. Secara y-on-y IPR kota surabaya naik 8,69% dibandingkan April 2022 yang sebesar 441,94.
PMI manufaktur Indonesia April 2023 tercatat 52,7 naik dibandingkan Maret 2023 tercatat 51,9, Konsisten diatas angka 50,0 (ekpansif) sejak September 2021. Ar
Editor : Desy Ayu