Angka Pengangguran Banyuwangi Capai 49.129 Jiwa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menekan laju tingkat pengangguran terbuka (TPT) di wilayah setempat setiap tahunnya. Angka TPT Banyuwangi tahun 2022 berada di bawah Jawa Timur.

Tahun 2022, Angka TPT Banyuwangi berada di angka 5,26 persen, lebih kecil dibandingkan TPT Jatim yang mencapai 5,49 persen. Sedangkan 49.129 jiwa berstatus pengangguran.

Selain itu, perekonomian masyarakat Banyuwangi berkembang ke arah yang lebih baik. Hal itu dibuktikan dengan penurunan persentase TPT di Bumi Blambangan beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi, tingkat pengangguran di Banyuwangi pada tahun 2019 mencapai 4,08 persen. Angka itu naik cukup signifikan dibanding tahun 2018 yang hanya 3,67 persen.

Sejak saat itu, tingkat pengangguran terus melonjak naik. Tahun 2020 menjadi 5,34 persen kemudian tahun 2021 naik menjadi 5,42 persen. Hal tersebut dipengaruhi pandemi Covid-19 yang menyebabkan banyak warga harus kehilangan pekerjaan karena pemutusan hubungan kerja (PHK).

TPT Banyuwangi tahun lalu kembali menurun menjadi 4,26 persen. Secara rinci, penduduk usia kerja di Banyuwangi mencapai 1.297.556 jiwa. Sedangkan penduduk yang masuk kategori angkatan kerja sebanyak 934.242 jiwa dan yang bukan angkatan kerja 363.314 jiwa.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Trnasmigrasi dan Perindustrian (Disnakertransperin) Sulistyowati melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kerja Adi Wijanto menjelaskan, dari jumlah penduduk yang termasuk angkatan kerja, 885.113 jiwa bertatus bekerja. Sehingga, tingkat kesempatan kerja (TKK) mencapai 94,74 persen.

”Sisanya yang berjumlah 49.129 jiwa berstatus pengangguran. Dengan TPT Banyuwangi berada di bawah provinsi dan nasional. TPT Banyuwangi 5,26 persen, provinsi 5,49 persen, dan nasional 5,86 persen,” kata Adi, Senin (29/5/2023).

Pemkab Banyuwangi melakukan sejumlah upaya untuk menurunkan angka TPT tersebut, Melalui Disnakertransperin, pemkab terus menggalakkan berbagai langkah guna memberikan kesempatan masyarakat Banyuwangi untuk terus berkembang. Termasuk melalui berbagai pelatihan dan job fair.

”Ada upaya penambahan wirausaha baru melalui pelatihan berbasis kompetensi dan job fair bulan Agustus nanti,” ujarnya.

Sementara, untuk jumlah pengangguran terbuka dari tahun ke tahun naik turun. Sejak tahun 2019 sebanyak 29.382 jiwa, tahun 2020 mencapai 49.252 jiwa, dan tahun 2021 sebanyak 50.659.

”Penyerapan tenaga kerja sebagian besar berasal dari sektor jasa 48 persen, pertanian 31 persen, dan manufaktur 21 persen,” ungkapnya.

Adi menyebut, terdapat enam jenis status pekerjaan masyarakat Banyuwangi. Di antaranya, berusaha sendiri, berusaha dibantu pekerja tidak tetap/pekerja keluarga/tidak dibayar, berusaha dibantu pekerja tetap dan dibayar, buruh, pekerja bebas, dan pekerja keluarga tidak dibayar.

Berdasarkan persentase penduduk yang bekerja berdasarkan gender di tahun 2022, perempuan mencapai 59 persen, sedangkan laki-laki 41 persen. Sementara berdasarkan jenis kegiatan, sektor informal 63,35 persen dan formal hanya 36,65 persen. bny

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…