Pedagang Pasar Arjosari Pacitan Diizinkan Berjualan Kembali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasar Arjosari Kabupaten Pacitan. Foto: Siskaperbapo Jatim.
Pasar Arjosari Kabupaten Pacitan. Foto: Siskaperbapo Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pacitan - Para pedagang Pasar Arjosari, Kabupaten Pacitan telah diizinkan untuk berjualan kembali usai kebakaran menghanguskan 16 kios/lapak di pasar tradisional tersebut. Pasalnya, pasar tersebut telah selesai dibersihkan

Kabid Pengelola dan Pasar Daerah Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Kabupaten Pacitan Edi Susilo mempersilahkan para pedagang untuk beraktivitas kembali seperti biasanya.

“Kami persilakan para pedagang untuk beraktivitas kembali seperti biasanya. Pembersihan puing serta aneka material barang dagangan sudah selesai. Baik dari Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Disdagnaker. Pasar bisa digunakan kembali,” kata Edi di Kabupaten Pacitan, Sabtu (3/6/2023).

Sebelumnya, para pedagang yang biasa beraktivitas jualan di dalam kompleks pasar Arjosari memang sempat terhenti.

Selain untuk menghindari insiden susulan pasca kebakaran yang berdampak terhadap keselamatan pedagang maupun pembeli, sterilisasi area pasar diberlakukan untuk memudahkan proses penyelidikan aparat penegak hukum.

Lebih lanjut, ia memastikan tidak ada kebijakan relokasi untuk pedagang, mengingat keterbatasan lahan dan sulitnya mencari tempat penampungan sementara. Menurutnya, opsi yang paling memungkinkan untuk dilakukan adalah dengan melakukan perbaikan.

"Dipindah atau relokasi tidak mungkin. Mungkin diperbaiki secepatnya. Terutama yang terbakar. Kalau daya terbaru ada tiga los yang terbakar dan 13 lapak," ungkapnya.

Sesuai peruntukannya, titik yang terbakar ini akan menjadi lokasi bagi pedagang sebelumnya. Namun, sebelum digunakan harus dipastikan aman untuk berjualan.

“Sudah boleh berjualan sudah bersih semua. Tetapi lebih hati-hati ketika melakukan aktivitas jual beli,” tuturnya.

Terkait kerugian total dan penyebab kebakaran Pasar Arjosari, Edi mengaku masih menunggu dari pihak Labfor Polda Jatim. Sebab, hingga saat ini masih belum keluar.

"Kami masih menunggu pihak Polda. Kalau pembangunan kembali, secepatnya akan dibangun. Menunggu petunjuk Mas Aji (Indrata Nur Bayuaji)," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, si jago merah telah meluluhlantakkan Pasar Arjosari di Jalan Pacitan-Ponorogo Kabupaten Pacitan pada Minggu (28/5/2023) petang. Insiden tersebut menghanguskan 16 kios atau lapak yang menjual bahan Sembako.

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp400 juta. pct

Berita Terbaru

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Di tengah kondisi antrean BBM di sejumlah SPBU yang kini viral, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember masih mengkaji kemungkinan…

Pemkab Magetan Gelar Turnamen Catur Abhipraya 2026, Siap Cetak Atlet Berprestasi

Pemkab Magetan Gelar Turnamen Catur Abhipraya 2026, Siap Cetak Atlet Berprestasi

Minggu, 18 Okt 2026 13:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar bhipraya Open Chess…

Heboh! Monyet Besar Bebas Berkeliaran di Pemukiman Jalan Cimanuk Kota Malang

Heboh! Monyet Besar Bebas Berkeliaran di Pemukiman Jalan Cimanuk Kota Malang

Minggu, 18 Okt 2026 13:36 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Warga di kawasan Jalan Cimanuk, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dibuat geger usai adanya kemunculans seekor…

Pemkab Lumajang Usulkan Normalisasi Kali Asem, Kurangi Risiko Lahar Semeru

Pemkab Lumajang Usulkan Normalisasi Kali Asem, Kurangi Risiko Lahar Semeru

Minggu, 18 Okt 2026 13:25 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai bagian dari upaya penanganan aliran sungai dan pengurangan risiko bencana di Kabupaten Lumajang yang memiliki potensi…

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Di tengah musim kemarau ini, terdapat sejumlah kasus meninggal dunia akibat DBD karena telat mendapat layanan kesehatan, salah…

Fenomena Antrean Panjang di SPBU, Pemkab Lumajang Pastikan Distribusi BBM Lancar

Fenomena Antrean Panjang di SPBU, Pemkab Lumajang Pastikan Distribusi BBM Lancar

Minggu, 18 Okt 2026 12:21 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Meskipun marak fenomena antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bahkan juga di Kabupaten Lumajang,…