Anggaran Minim, Tim Sepak Bola Jatim Terancam Absen PON XXI 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh. Foto: PSSI.
Ketua PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh. Foto: PSSI.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Cabang olahraga (cabor) sepak bola Jawa Timur (Jatim) terancam absen dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 Aceh. Hal itu disebabkan karena minimnya alokasi dana dari KONI Jatim.

Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim menganggap KONI Jatim tidak serius dalam mempersiapkan keikutsertaan cabor sepak bola di ajang PON XXI. Pasalnya, anggaran yang siapkan KONI Jatim hanya 20 persen dari pengeluaran PON XX.

Ketua PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh mengatakan bahwa KONI Jatim hanya bisa memberikan jatah uang saku pelatih sebesar Rp 1 juta. Sedangkan pelatih satu tahun dianggarkan Rp 60 juta atau Rp 5 juta per bulan, termasuk untuk uang makan dan lainnya. Bahkan, nominal tersebut masih harus dipotong pajak lima persen.

“Bagaimana kami bisa menyiapkan tim dengan baik kalau anggarannya untuk pelatih saja hanya Rp5 juta, pemain Rp1 juta itu pun dipotong pajak. Dan biaya akomodasi, makan, dan lapangan latihan juga tidak ditanggung sama KONI Jatim,” kata Riyadh di Surabaya Selasa (06/06/2023).

“Ini sangat tidak manusiawi. Kebutuhan pemain bola itu banyak untuk menjaga performanya. Uang Rp 1 juta hanya cukup untuk beberapa hari saja,” imbuhnya.

Menurutnya, tidak mungkin persiapan dilakukan dengan dana seminim itu. Ia menyebut, anggaran untuk PON XXI sangat “njomplang” dibandingkan dengan PON XX. Pada PON XX, tercatat anggaran untuk pelatih kepala sebesar Rp25 juta, asisten pelatih Rp5 juta, anggota tim Rp4 juta, dan pemain Rp3 juta. Sedangkan biaya untuk makan, akomodasi, sewa lapangan latihan pemain ditanggung KONI Jatim.

“Kita realitas saja. Kalau dalam kondisi COVID-2019 saja sebesar itu, masa dalam kondisi normal malah dipangkas hingga 80 persen,” ujarnya.

Exco PSSI ini menegaskan, jika hingga pertengahan Juni ini tidak ada titik temu, maka Asprov PSSI Jatim tidak akan menyiapkan tim untuk berlaga di PON XXI.

“Maka, kalau sampai pertengahan Juni ini belum ada respon dan titik temu mengenai penambahan anggaran, bisa jadi Jatim tidak akan mengirimkan Cabor Sepak Bola di PON 2024,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Asprov Jatim Amir Burhanuddin menambahkan bahwa dengan anggaran yang minim tentu akan menimbulkan banyak kendala bagi Asprov PSSI Jatim untuk mempersiapkan tim yang kuat, solid, apalagi dengan target maksimal dan menjadi kebanggaan masyarakat Jatim.

“Hingga saat ini PSSI Jatim belum memiliki gambaran, untuk menentukan ofisial, mulai dari pelatih kepala, asisten pelatih, hingga komposisi pemain. Padahal, 30 Juni 2023 ini batas akhir pendaftaran pemain dan ofisial. Kan tidak masuk akal, kalau di PON XX situasi pandemi bisa membayar pelatih kepala Rp25 juta, sekarang hanya Rp5 juta,” ujar Amir.

Dalam kesempatan itu, Amir juga menyampaikan bahwa tim sepakbola Jatim merindukan bisa memperoleh medali emas, setelah 15 tahun selalu gagal dalam upaya mengulang kesuksesan dalam meraih prestasi.

Untuk diketahui, tim sepak bola Jatim terakhir kali menjuarai ajang PON yakni pada 2008 di era Andik Firmansyah Cs dan di masa asuhan Aji Santoso. sb

Berita Terbaru

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, terpilih mewakili Kodam V/Brawijaya, mendapatkan penghormatan…

Ini 5 Alasan Mengapa Spek iPhone 16 Pro Max Masih Sangat "Future-Proof" Hingga 5 Tahun ke Depan

Ini 5 Alasan Mengapa Spek iPhone 16 Pro Max Masih Sangat "Future-Proof" Hingga 5 Tahun ke Depan

Rabu, 04 Feb 2026 18:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi.com :  Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memiliki iPhone terbaru, mengetahui harga iphone 16 pro max serta spesifikasinya sangat penting. …

Kejati Jatim Tahan Direktur PT Buana Jaya Surya Kasus Korupsi Pengadaan SMK

Kejati Jatim Tahan Direktur PT Buana Jaya Surya Kasus Korupsi Pengadaan SMK

Rabu, 04 Feb 2026 18:28 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Upaya penegakan hukum terhadap praktik korupsi di sektor pendidikan kembali menunjukkan perkembangan signifikan. Kejaksaan Tinggi J…

PT Zam-Zam Klaim Sudah Urus Izin, Tapi Dokumen di SIMBG Belum ada Perubahan

PT Zam-Zam Klaim Sudah Urus Izin, Tapi Dokumen di SIMBG Belum ada Perubahan

Rabu, 04 Feb 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - PT Zam-Zam pengembang perumahan Grand Zam-Zam mengklaim pihaknya sudah mengajukan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk…

Korbinmas Baharkam Polri Perkuat Peran Bhabinkamtibmas di Wilayah Gresik

Korbinmas Baharkam Polri Perkuat Peran Bhabinkamtibmas di Wilayah Gresik

Rabu, 04 Feb 2026 16:46 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Korbinmas Baharkam Polri terus mendorong penguatan peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan kepolisian dalam membangun hubungan y…

Rekomendasi Sepatu Puma Indonesia

Rekomendasi Sepatu Puma Indonesia

Rabu, 04 Feb 2026 16:39 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:39 WIB

SurabayaPagi.com :  Puma adalah merek yang berasal dari Jepang dan kemungkinan besar sudah banyak dikenal oleh kalangan masyarakat Indonesia dengan terkenalnya …