Gandeng Pemain Timnas Australia, PSSI Jatim Gelar Coaching Clinic

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pesepak bola putri saat mengikuti coaching clinic bersama pelatih dari Australia. Foto: UNESA.
Pesepak bola putri saat mengikuti coaching clinic bersama pelatih dari Australia. Foto: UNESA.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - PSSI Jatim berkolaborasi dengan Konjen Australia dalam mengembangkan sepak bola wanita melalui coaching clinic yang digelar di Lapangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Lidah Wetan, Surabaya, Kamis (8/6/2023).

Coaching clinic yang dihadiri ratusan anak itu, adalah hasil kolaborasi antara Asprov PSSI Jatim, Unesa, dan Konsulat Jenderal Australia. Kegiatan tersebut terasa special karena dihadiri langsung oleh pemain Timnas wanita Australia Gema Simon dan pelatih sepak bola dari Rowville Sport Academy Australia Ian Greener.

Coaching clinic yang diikuti pemain U-10 dan U-13 ini diharapkan bisa menjadi sebuah jujukan para pencari bakat sepak bola wanita di usia muda. Pasalnya, saat ini sepak bola wanita memang tengah dikembangankan dan tengah dibentuk kualitasnya untuk persiapan ke depannya.

“Dan kami dari federasi juga mengusahakan kompetisinya akan berjalan, kalau dua hal itu sudah terjadi, InsyaAllah semua akan berjalan dengan baik,” kata Sekretaris PSSI Jatim, Dyan Puspito Rini, Kamis (8/6/2023).

Perempuan yang akrab disapa Ririn ini mengatakan bahwa pihaknya tengah fokus pada empowerment dan developing di grassroot. Sebab, Indonesia memiliki 276 juta masyarakat dan Jatim sebagai penyuplai 40 persen pemain nasional, memiliki potensi yang besar untuk perkembangan sepak bola.

“Tidak hanya atletnya, tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita meningkatkan sumber daya manusia pelatihnya dan juga wasit, karena tanpa pelatih yang berkualitas di tingkat dasar, ini akan sia-sia, anak-anak tidak akan belajar skill yang baik, sehingga ketika mereka di level nasional, tidak mempunyai skill yang cukup untuk bisa berkancah di Internasional,” terangnya.

Sementara itu, Konjen Australia di Surabaya Fiona Hoggart mengatakan bahwa Australia dan Indonesia merupakan negara yang memiliki semangat olahraga tinggi. Dengan adanya coaching clinic tersebut, ia berharap dapat membantu menciptakan hubungan baru antara komunitas olahraga dan menginspirasi para pemain di lapangan.

“Jawa Timur adalah rumah bagi banyak pemain sepak bola hebat, kami dengan bangga mempersembahkan kesempatan ini bagi para pemain muda putri dan pelatih mereka untuk berlatih bersama Gema Simon yang pernah bermain dengan Timnas Australia ‘Matildas’ dengan tujuan untuk menemukan Sam Kerr-nya Indonesia di generasi ini,” terangnya.

Selain itu, ia berharap, kegiatan ini dapat membantu Indonesia untuk mengembangkan dunia sepak bola wanita.

"Momen ini menjadi landasan untuk kolaborasi dengan Pemprov Jatim karena banyak potensi di sini. Banyak anak-anak Jatim punya potensi, punya skill dan tinggal dibina. Semoga mereka bisa menjadi pemain Indonesia di tingkat dunia," ujarnya.

Di sisi lain, Fiona menuturkan bahwa kegiatan ini juga merupakan salah satu langkah pemerintah Australia untuk mempromosikan gelaran Piala Dunia Sepak Bola Wanita 2023 yang akan berlangsung di Australia.

Dalam kesempatan itu, Gema Simon menyampaikan bahwa saat ini wanita bermain sepak bola di tingkat profesional sudah tidak asing lagi di dunia. Coaching clinic itu diharapkan menjadi landasan yang bagus untuk pemain sepak bola di Jatim.

Ia pun mengaku senang bisa bermain dan berbagi ilmu yang ia miliki kepada anak-anak Jatim tersebut. Pemain berusia 32 tahun itu menilai, anak-anak Jatim memiliki potensi yang cukup baik dalam bermain sepak bola.

“Banyak potensi di sini. Anak-anak yang datang dari seluruh Jawa Timur ini bagus-bagus. Skill-nya bagus, hanya tinggal dibina. Untuk menjadi pesepakbola profesional mereka harus bisa menguasai dasar yakni dribbling dan shooting,” ungkapnya. sb

Berita Terbaru

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Konsultan Senior Jantung Anak Merasa Keputusan Mutasinya Dilandasi 'abuse of power'      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) me…