Pemkot Surabaya Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil hingga Idul Adha

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengunjungi Pasar Pucang beberapa waktu lalu. Foto: Pemkot Surabaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengunjungi Pasar Pucang beberapa waktu lalu. Foto: Pemkot Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan harga dan stok bahan pokok di Kota Pahlawan stabil menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 H. Selain itu, bahan pokok yang dijual juga dipastikan sesuai harga eceran tinggi (HET) yang berlaku.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku melakukan pemantauan harga bahan pokok secara rutin bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Ia juga mengaku rutin menggelar rapat evaluasi pemantauan harga bahan pokok di Surabaya.

"Jadi kita terus pantau harga dan kita terus menjaga dan menekan inflasi. Bahkan, kita juga selalu rapat inflasi setiap hari Jumat," kata Eri di Surabaya, Jumat (16/6/2023).

Angka inflasi di Kota Surabaya terus turun per Mei 2023. Hal itu tidak lepas dari kerja keras TPID Surabaya yang selalu rutin memantau perkembangan harga. Maka dari itu, Eri pun menargetkan harga bahan pokok bisa stabil hingga Hari Raya Idul Adha nanti.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2023, angka inflasi Kota Surabaya secara year on year (yoy) tercatat sebesar 5,27 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 116,29.

Padahal, pada Maret 2023 yoy Surabaya masih sebesar 6,3 persen, dan April 2023 yoy Surabaya sebesar 5,64 persen dan bulan ini turun menjadi 5,27 persen.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Surabaya itu menuturkan bahwa pihaknya tidak hanya melihat kenaikan harga namun juga stok yang dibutuhkan masyarakat. Sejauh ini kebutuhan masih terpenuhi dan harga bahan pokok ia pastikan stabil hingga Hari Raya Idul Adha nanti.

"Yang kita kejar sekarang ini harganya yang harus semakin turun. Ada beberapa hal seperti cabai rawit sudah turun, ada yang masih tinggi seperti daging ayam tapi sekarang sudah di bawah juga. Saya juga sampaikan itu inflasi jangan sampai di atas HET," jelasnya.

Jika ada bahan pokok yang dijual di atas HET, lanjut Eri, maka ia akan meminta jajarannya untuk melakukan langkah-langkah strategis yang solutif. Ia mencontohkan subsidi BBM untuk mengangkut barang, dengan menggunakan biaya tak terduga.

"Seperti itu boleh-boleh saja, dan itulah yang dilakukan," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, jika ada inflasi di Surabaya, pihaknya bersama TPID menganalisis inflasinya itu karena apa, di bagian apanya. Baru setelah itu dilakukan langkah-langkah penyelesaiannya supaya bisa menekan inflasinya itu.

Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri ini pun mengaku telah meminta jajaran PD Pasar Surya untuk selalu memantau harga di pasar, jika ada yang menjual di atas HET, sanksinya bagaimana dan tindak lanjutnya bagaimana.

"Misalnya jual minyak seperti Minyak Kita. Kalau yang plastikan itu murah dan sesuai HET, lalu yang botolan harganya mahal dan tidak sesuai HET, berarti jangan jualan yang botolan, juallah yang plastikan saja. Nah, itulah yang saya minta kepada PD Pasar Surya sekaligus dengan tim inflasinya, begitu-begitu yang saya minta," ujarnya.

Berdasarkan laporan dari TPID, saat ini harga daging sapi Rp140 ribu/kg, telur Rp27 ribu/kg, cabai rawit Rp57 ribu/kg, gula curah Rp13.500/kg, daging ayam Rp36.750/kg, beras medium non bulog Rp 10.500/kg, dan Minyak Kita Rp 14 ribu/kg. sb

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…