Miller Minta Pembalap Lain Berhenti Mengeluh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jack Miller. Foto: KTM.
Jack Miller. Foto: KTM.

i

SURABAYAPAGI.COM, Saxony - Pembalap Redbull KTM Factory Racing Jack Miller menyampaikan kritik pedas ke rider MotoGP yang kerap mengkritik motornya. Jack Miller menyuruh para pembalap untuk berhenti mengeluh tentang performa motor mereka yang sedang menurun.

Kondisi sulit tengah dialami oleh tim-tim asal Jepang yang kesulitan tampil kompetitif, hal ini pun turut membuat para pebalap mereka Marc Marquez dari Repsol Honda dan Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha mengeluh bahkan mengkritik kinerja timnya.

Marc Marquez terus menunjukkan rasa frustrasi terhadap sepeda motor Honda, salah satunya dengan mengacungkan jari tengah di latihan bebas MotoGP Jerman pekan lalu.

Pembalap Yamaha Fabio Quartararo juga sering mengkritik sepeda motor M1, terutama setelah finis ke-13 di MotoGP Jerman.

Hal ini lantas membuat Jack Miller angkat bicara dan menyebut bahwa pembalap banyak merengek karena motornya tidak sesuai apa yang diinginkan.

"Mengapa mereka sial (perfomarnya jeblok)? Itu karena mereka menendang 99 persen insinyur mereka untuk mendapatkan insinyur sendiri, orang-orangnya di sana, dan sekarang mereka kacau dan ia bahkan tidak bisa melewati satu putaran," kata Miller usai seri Jerman dilansir Motorsport.com.

Menurutnya, sebagai pembalap mereka dibayar untuk balapan dan tidak semestinya sering komplain soal motor. Ia menyarankan beberapa pembalap MotoGP fokus bekerja dibandingkan mengeluh tentang kesulitan mereka saat ini.

"Jadi, itu adalah akibat dari perbuatan mereka sendiri. Semua orang ingin mengeluh tentang motor mereka sendiri, tak ada yang mau berbuat apa-apa. Seharusnya tutup mulutmu dan lanjutkan pekerjaanmu,” ujarnya.

"Anda dibayar untuk mengendarai sepeda motor, bukan untuk jadi putri dan mengeluh tentang motor Anda," imbuhnya.

Miller tidak secara khusus menyebutkan nama individu selama kritiknya, meskipun pengendara Honda, Yamaha dan Aprilia telah menyuarakan keprihatinan mereka tentang seberapa jauh mereka tertinggal dari Ducati dalam beberapa kesempatan, sehingga membuatnya cukup jelas.

Namun, dalam jumpa pers MotoGP Belanda pada Kamis (22/6/2023), Miller justru menyalahkan orang-orang yang berasumsi sendiri soal pernyataannya tersebut. Ia menyatakan banyak pihak yang terpancing dan opininya tergiring oleh judul-judul berita yang bersifat 'clickbait'.

"Reaksi saya adalah ini hanya clickbait dan omong kosong. Sebagian besar orang bahkan tidak hadir saat tanya jawab media dan mereka bahkan tidak tahu apa yang saya katakan,” ujarnya.

“Tapi begitulah dunia saat ini. Pada akhirnya saya hanya ingin kejuaraan berjalan dengan sehat dan semua orang menjalankan pekerjaan mereka. Itu saja," sambungnya.

Lebih lanjut, ia menyebut jika kritikan yang diungkapkannya tidak hanya untuk Marquez. Pembalap KTM itu mengatakan seharusnya rider-rider MotoGP semuanya jangan banyak mengeluh.

"Saya tak hanya membicarakan Marc, melainkan secara umum. Saya ditanya soal pernyataan saya yang menyoal sekelompok pembalap. Bukan hanya Marc, tapi orang-orang malah berpikir itu soal Marc," terangnya.

"Apa yang saya katakan memang juga soal Marc, tapi itu juga soal semua rider, karena ada banyak rider yang mengeluh saat ini. Saya paham Marc mengalami momen yang berat, dan saya paham itu tak mudah. Namun, demi kesehatan olahraga dan para pabrikan, tak ada yang mau mendengar keluhan mereka sepanjang waktu," pungkasnya. sny

Berita Terbaru

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi komplotan pencuri kabel milik PT PLN yang meresahkan akhirnya berhasil dihentikan. Tim Satreskrim Polres Gresik menangkap lima p…

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - CJ –DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ) kota Surabaya menyoroti penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Kota S…

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Polres Gresik. Salah satunya melalui inspeksi mendadak (sidak) y…

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Usai diblokade warga akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kota Kediri akhirnya dibuka setelah adanya kesepakatan antar warga…

Kartu Kepesertaan ''Ngadat', Ratusan Buruh Pakerin Ngluruk Kantor BPJS Kesehatan Mojokerto

Kartu Kepesertaan ''Ngadat', Ratusan Buruh Pakerin Ngluruk Kantor BPJS Kesehatan Mojokerto

Selasa, 07 Apr 2026 16:05 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Ratusan buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia dari PT Pakerin Mojokerto menggelar aksi unjuk rasa di Kantor BPJS…