Jumlah Penyembelihan Hewan Kurban di Malang Raya Meningkat

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 02 Jul 2023 10:21 WIB

Jumlah Penyembelihan Hewan Kurban di Malang Raya Meningkat

i

Wali Kota Malang, Sutiaji saat menyaksikan prosesi penyembelihan hewan kurban di RPH Tunas Kota Malang. Foto: Pemkot Malang.

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Jumlah penyembelihan hewan kurban di Malang Raya pada Idul Adha tahun ini mengalami peningkatan jika dibanding tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan oleh pulihnya ekonomi pasca pandemic Covid-19.

Salah satu contohnya di Kota Malang yang mengalami peningkatkan secara signifikan. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, jumlah hewan kurban di Kota Malang pada tahun 2022 lalu mencapai 3.514 ekor. Kemudian di tahun ini meningkat hingga 5.500 ekor.

Baca Juga: Budidaya Rumput Taman Menggiurkan, Raup Omzet hingga Rp 18 Juta

Kepala Dispangtan Kota Malang Slamet Husnan menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni melandainya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD). Selain itu, vaksinasi hewan ternak yang massif hingga perekonomian warga yang mulai pulih.

Slamet menyampaikan bahwa pihaknya telah memperkirakan adanya peningkatan permintaan hewan kurban di tahun 2023. Maka dari itu, pihaknya menggencarkan vaksinasi hewan ternak sejak dua bulan terakhir.

“Kami hitung 5.500-an memang hewan kurban yang dikeluarkan di Kota Malang tahun ini. Rata-rata sudah menjalani pemeriksaan,” kata Slamet.

Selain itu, lanjut Slamet, permintaan warga juga semakin meningkat. Hal tersebut terlihat dari jumlah banyaknya hewan kurban yang laku terjual.

Di samping itu, hal ini juga terlihat dari bertambahnya lokasi penjualan hewan kurban di Kota Malang. Dimana pada tahun 2022 tercatat kurang dari 100 lokasi namun pada tahun ini mencapai 102 titik.

Adapun hewan ternak terbanyak yang dijual yakni kambing sebanyak 4.626 ekor. Sisanya sapi dan domba.

Baca Juga: Desa Wisata Dewi Anom Masuk 50 Besar Nominasi ADWI 2024

Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Malang. Meskipun belum semua data masuk, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memastikan ada peningkatan jumlah penyembelihan hewan kurban lebih dari 10 persen.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Malang Eko Wahyu Widodo mengungkapkan bahwa pada tahun 2022 lalu, jumlah penyembelihan hewan kurban sapi tercatat sebanyak 3.500 ekor dan kambing sebanyak 18.200 ekor.

“Dari Rabu kami memantau di tempat – tempat penyembelihan hewan kurban ada peningkatan. Termasuk hari Kamis juga terlihat hewan kurban lebih banyak,” ujarnya.

Di samping itu, tempat penyembelihan hewan kurban pun juga mengalami peningkatan. Eko menerangkan bahwa meningkatnya jumlah hewan kurban tahun ini seiring dengan melandainya kasus PMK dan LSD.

Baca Juga: Wabup Malang: Pasar Rakyat Dorong Ekonomi Warga

“Daya beli masyarakat meningkat, artinya perokonomian bertumbuh. Juga melandainya PMK dan LSD. Kalau dulu warga was-was membeli hewan kurban karena takut PMK dan LSD,” jelasnya.

Adapun Pemkab Malang tahun ini mendistribusikan sebanyak 50 hewan kurban yang terdiri dari 40 ekor kambing dan 10 ekor sapi. Ini   disampaikan 

“Dibagi ke semua wilayah. Tadi saya menyerahkan di masjid di wilayah Dampit, ada juga yang di Pujon,” kata Bupati Malang HM Sanusi.

Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi di Kota Batu. Kepala Dinas Peternakan dan Ketahan Pangan Kota Batu Heru Yulianto menyampaikan bahwa jumlah hewan kurban yang disembelih meningkat dua kali lipat di tahun ini. Hal ini disebabkan karena PMK dan LSD sudah bisa tertangani dengan baik. mlg

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU