Komisi B

Cetuskan Ide Baru Pompa Air Teknologi Solar Cell di Wilayah Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Subiato - Anggota Komisi B DPRD Jatim
Subiato - Anggota Komisi B DPRD Jatim

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pompa Air di Wilayah Pertanian menjadi andalan satu-satunya bagi petani ketika masuk dalam musim kemarau. Namun pompa air juga membutuhkan biaya bahan bakar yang tidak sedikit, Subianto Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur mengusulkan ada pengganti bahan bakar untuk pompa air agar tetap dapat dioperasikan dengan murah.

“Saya usulnkan pemerintah memberikan bantuan solar cell atau perangkat listrik tenaga matahari sebagai pengganti genset yang selama ini menggunakan bahan bakar minyak,” cetus Subianto, Selasa (27/6/2023).

Dijelaskannya, kekeringan air saat musim kemarau, menjadi permasalahan yang biasa dialami petani di Jawa Timur. Untuk mengatasi persoalan itu, petani biasanya menggunakan diesel untuk mengaliri air sawah mereka.

Namun demikian, irigasi menggunakan pompa diesel, tentu akan semakin menambah beban biaya yang harus dikeluarkan untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM). Melihat permasalahan ini, Subianto mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar menciptakan teknologi tepat guna. Menurutnya, pemprov bisa menggandeng akademisi dalam menciptakan teknologi solar cell dalam mendukung irigasi pertanian.

"Jadi langsung pompa itu pakai solar cell, jauh lebih irit. Itu ke depan harusnya pakai itu (solar cell), karena petani kasihanlah melihat biaya yang dikeluarkan terlalu tinggi," kata Subianto.

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, bahwa jangan sampai petani semakin terbebani dengan biaya yang lebih besar hanya untuk kebutuhan irigasi pertanian. Pasalnya, petani sudah mengalami kesulitan dalam mendapatkan pupuk bersubsidi. Hal ini karena adanya pembatasan sehingga mereka harus disupport dengan pupuk non-subsidi yang belum tentu selalu tersedia.

"Kami harapkan ke depan Dinas Pertanian menggandeng ITS (Institut Teknologi 10 Nopember) atau lembagah yang concern di bidang teknologi Pertanian agar menciptakan alat yang bisa (irigasi) menggunakan solar cell. Jadi (dipasang) di tengah sawah itu pakai teknologi yang tepat guna," harapnya.

Subianto juga mengungkap, jika di wilayah Dapilnya yakni Dapil Jatim VIII yang meliputi Kota Kediri dan Kabupaten Kediri, kekeringan air belum begitu seberapa. Hanya saja, untuk petani Tebu musim panen saat ini berdampak terhadap turunnya rendemen atau kadar kandungan gula dalam tebu.

"Pengaruh terhadap tebu itu banyak yang kering, rendemen juga tidak bagus. Jadi kasus ini (kekeringan) juga ada kaitannya rendemen tebu. Kondisi Dapil VIII ya kering, tapi belum terlalu," tandasnya. 

Sementara itu Ir. Dydik Rudy Prasetya, MMA Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur mengaku belum melakukan apapun terkait antisipasi kekeringan di areal Pertanian Jawa Timur. “Program untuk musim kemarau (di Pemprov Jatim) belum ada, masih menjalankan interuksi dari Kementan kemarin saja,”  ujar Rudy.

Diantaranya adalah program Mobilisasi Alat mesin pertanian (Alsintan), bantuan pompa air dan sebagainya. Karena Wilayah kekeringan itu, kata Rudy masih belum banyak. Hanya beberapa Wilayah saja yang masuk kategori merah. “Yang merah itu, hanya Tuban dan Bojonegoro,” sebutnya.

Dari Wilayah yang sekarang sudah merah itu, petugas Dinas Pertanian Sudah bersiaga. “Kita harus siaga disana. Tapi kan hujan itu masih turun lagi. Kita selalu update terus. Nanti kita kasih datanya,” pungkas Rudy. rko

Berita Terbaru

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Merespon hasil survey lembaga penelitian tentang kenaikan elektabilitas Partai Gerindra, Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra …

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Senam jurus Kampung Pesilat tak sekadar menjadi aktivitas olahraga bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun mul…

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pesatnya investasi dan industrialisasi di Kabupaten Gresik menghadirkan tantangan baru mampukah pendidikan lokal menyiapkan tenaga k…

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat langkah mitigasi dalam menghadapi banjir Sidoarjo yang kerap terjadi di wilayah…

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Polres Madiun Kota belum memberikan penjelasan terkait persoalan meter air di Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun. Hingga Selasa (…

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali memberikan Bantuan Biaya Perkuliahan/Pendidikan bagi warga Surabaya. Tahun ini, sebanyak…