Istri-istri Bikin Bencana Suami

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Raditya M Khadaffi
H. Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pekan lalu, saya mencatat ada dua istri pejabat dibidik KPK dengan pasal pencucian uang.

Pertama Ernie Meike Torondek, istri Rafael Alun Trisambodo, Kabag Umum Kanwil DJP Jakarta Selatan II. Kedua, Nurlina Burhanuddin, istri Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono. Kedua istri ini pamer barang mewah di media sosial.

Akhirnya, dua suaminya selain jabatannya dicopot, kini ditahan KPK. Ada dua sangkaan yaitu gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Dalam penelisikan KPK, gratifikasi miliaran yang diterima Rafael Alun Trisambodo dan Andhi Pramono, ada yang disembunyikan menggunakan nama istri dan anaknya. Antara lain membeli rumah, mobil mewah dan beberapa barang branded untuk perempuan.

Saya berhitung bila bidikan KPK ini didukung dua alat bukti kuat, bisa jadi Rafael Alun Trisambodo dan Andhi Pramono, maju ke ruang sidang bareng istri-istrinya dengan dakwaan TPPU. Ancaman pidana pelaku TPPU yaitu hukuman 20 Tahun dan Denda Rp 10 Miliar.

Tahun 2016, ada seorang wanita berinisial M tersebut, mendekam di penjara karena kasus Narkoba. M dipidana dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hasil kejahatan narkotika. M divonis tujuh tahun pidana penjara dan pidana denda Rp1 miliar subsider tiga bulan kurungan.

KPK mengatakan acap kali tindak pidana pencucian uang yang dilakukan pejabat melibatkan para anggota keluarga. Nama dari keluarga pelaku itu digunakan untuk menyamarkan aset yang dibeli dari hasil korupsi.

Ada isteri yang keterlibatan pasif atau aktif dalam tindak pidana pencucian uang. Istri aktif terlibat di dalam proses perencanaan, penggunaan rekening-rekening nominee.

Misal, Ernie Meike Torondek, istri Rafael Alun Trisambodo, dibidik dugaan pencucian uang suaminya karena membeli 68 tas bermerek dunia yang di antaranya tas wanita.

Dengan temuan ini, Ernie Meike Torondek, diduga tahu dan ikut menyamarkan.

Dan kemungkinan Ernie Meike Torondek , jadi tersangka.

 

***

 

Saya tak tahu, perilaku dua istri Rafael dan di Adhi itu ikuti tren istri pejabat pamer kemewahan, agar diperbincangkan di masyarakat?.

Apalagi dua istri ini di media sosial mengunggah foto dan video diri memamerkan barang-barang mewah seperti tas, sepatu, jam tangan, dan mobil. Termasuk memamerkan liburan mewah ke luar negeri.

Saya ikuti, pamer kemewahan ini menuai pro dan kontra. Ada orang yang menganggap ini adalah hak istri pejabat untuk menikmati hasil kerja keras suaminya? Ada yang bilang pamer kemewahan untuk motivasi istri istri lain agar mendorong suaminya berduit banyak.

Realita yang saya serap perilaku istri istri itu tidak pantas dan tidak etis. Apalagi, di Indonesia yang masih banyak istri istri yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Akal sehat saya berbisik perilaku kayak dua istri itu bisa menganggap remeh suaminya. Tanpa menyadari bahwa tindakannya telah membawa musibah bagi suaminya.

Sekiranya kinerja KPK mentersangkan suami istri Rafael dan Adhi, ungkapan Jawa, “Istri itu suarga Nunut, neraka katut” (Ke surga ikut, ke neraka terbawa).

Bagi kebanyakan orang Jawa seperti nenek saya, ungakapan ini diartikan sebagai cermin kesetiaan seorang perempuan terhadap suaminya, yakni mengikuti kemanapun suaminya pergi baik itu surga maupun neraka. Sidang di Tipikor, bisa diartikan neraka. Bepergian ke luar negeri naik pesawat business class dan hotel bintang lima, adalah surganya di dunia.

Dengan gambaran neraka dan surga di dunia, istri istri itu wujud "setia" pada apapun kondisinya baik dalam keadaan bahagia maupun sengsara.

Dalam ungkapan itu digambarkan posisi seorang istri seolah tidak memiliki kuasa apapun atas dirinya dan keinginannya. Faktor suami seolah yang menentukan seorang istri. Kisah dua istri ini bisa kebalikannya. Suami masuk tahanan, resiko jabatan. Istri bermewahan adalah kenikmatan saat suaminya punya fasilitas dari negara.

Sekarang saya pun baru sadar bahwa doktrin istri itu surga nunut, neraka katut saat acara pernikahan, bersifat personal. Saya justru teringat kemuliaan istri di mata Allah.

Kemuliaan ini tentang cerita tentang Asiyah binti binti muzahim, perempuan yang jelas-jelas dijamin masuk surga oleh Allah SWT.

Asiyah, merupakan istri raja Fir’aun yang terkenal dengan segala sifat buruknya. Berlainan dengan raja Fir’aun sang suami, Asiyah justru begitu menyayangi orang miskin dan sering memberikan sedekah kepada mereka. Asiyah memeluk Islam setelah mendengar kisah nabi Musa yang berhasil mengalahkan semua tukang sihir dengan kehebatan mukjizatnya.

Raja Fir’aun tidak tinggal diam, kemarahannya begitu membeludak ketika mendengar Aisyah Sanga istri memeluk Islam. Dijemurmya sang istri, Asiyah dibawah terik matahari Negeri Mesir dengan kondisi kaki dan tangan yang terikat.

Ini di diabadikan dalam QS at Tahrim ayat 11 Asiyah berdoa ditengah siksaan tersebut.

“Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah Disisi-Mu dalam firdaus. Selamatkan lah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari orang-orang yang dzalim.”

Ternyata Allah memperlihatkan kekuasaan-Nya terhadap hambanya dengan menjadikan Asiyah menjadi salah satu perempuan yang dijamin masuk kedalam surga.

Bagaimana nasib istri Rafael dan Adhi Pramono, kelak. Masuk neraka dunia dulu? Mari kita tunggu kinerja KPK. ([email protected])

Berita Terbaru

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebuah mobil pickup berplat merah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup terlibat kecelakaan lalulintas dengan sepeda motor Yam…

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polres Madiun Kota akhirnya buka suara terkait persoalan meter air di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Kapolres Madiun Kota AKBP R…

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus ditunjukkan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.Tahun ini banyak s…

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

  SURABAYA PAGI. COM, Mojokerto - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto terus mendorong partisipasi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah …

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Persoalan pasien tidak selalu selesai setelah menjalani perawatan dan dinyatakan tuntas. Bagi sebagian pasien, khususnya bagi mereka…

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ponorogo 2026 diwarnai koreksi fiskal yang cukup tajam. Dewan P…