Kemenag RI Sediakan Rp 2,7 Miliar Hadiah Untuk Gelaran MQKN 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua kelompok peserta MQKN tengah menunjukkan kebolehannya dalam sisi lomba.

FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN
Dua kelompok peserta MQKN tengah menunjukkan kebolehannya dalam sisi lomba. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ajang Musabaqoh Qira'atil Kutub Nasional (MQKN) tahun 2023 bakal banjir hadiah. Tak tanggung-tanggung Kementerian Agama RI menyiapkan hadiah Rp 2,7 miliar bagi pemenang dalam ajang bergengsi tingkat nasional ini.

"Kami siapkan uang pembinaan sebesar Rp 2,7 miliar bagi para santri yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam MQKN tahun ini," kata Prof. Dr. Waryono Abdul Ghofur Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) pada Kementerian Agama RI, Rabu (12/8/2023).

Disebutkan olehnya, hadiah itu akan diberikan kepada pemenang MQKN 2023, untuk juara 1, 2, 3 dan harapan 1, 2 3 pada masing-masing cabang lomba akan diberikan medali, piagam penghargaan, dan uang pembinaan dengan total hadiah mencapai 2,7 milyar rupiah.

Waryono menjelaskan bahwa para santri dan mahasantri akan mengikuti berbagai cabang lomba MQKN sesuai tingkatan, yakni marhalah Ula, Wustha, Ulya, dan Ma’had Aly.

Adapun kitab-kitab yang dilombakan dalam Musabaqah ini meliputi kitab fiqh, nahwu, akhlak, tarikh, tafsir, ilmu tafsir, hadis, ilmu hadis, balaghoh, tauhid. Termasuk debat bahasa Arab dan Inggris, Bahtsul Kutub, dan Debat Qanun. "Ada juga Lalaran Nadhom Amtsilah at-Tashrîfiyah dan Lalaran Nadhom Alfiyah Ibnu Mâlik sebagai Cabang Eksebisi," tambah Waryono.

Menurut Waryono, MQKN menjadi bagian dari upaya menguji kemampuan para santri dan mahasantri dalam membaca, memahami dan menerjemahkan kandungan kitab Kuning yang selama ini menjadi rujukan dalam tradisi pembelajaran di Pesantren.

"Semoga ke depan, MQKN bisa kita selenggarakan secara periodik. Menjadi agenda nasional tiga tahunan, bahkan jika diperlukan bisa diselenggarakan dua tahun sekali, mengingat tradisi pembelajaran Kitab Kuning merupakan sesuatu yang genuine pada Pesantren," tuturnya.

Lebih lanjut, Waryono menjelaskan, ada beberapa rangkaian kegiatan yang digelar saat MQKN di Lamongan ini, di antaranya Kemandirian Pesantren Expo dan Halaqoh Ulama Nasional. Dia berharap, rangkaian kegiatan itu bisa berlangsung semarak dan sukses.

"Halaqah Ulama Nasional akan diikuti 300 Kiai-Nyai dari berbagai Pesantren di Indonesia yang berasal dari unsur Ormas/Asosiasi Pesantren, seperti RMI NU, AMALY, ASPENDIF, FKPM, dan lainnya, sebagai side event penyelenggaran MQKN 2023," bebernya.

"Sedangkan Kemandirian Pesantren Expo di MQKN 2023 ini diisi oleh beberapa pesantren yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia. Expo ini menyajikan banyak produk unggulan karya santri yang diharapkan menjadi wadah yang mempertemukan pelanggan dengan produk-produk yang telah dihasilkan oleh pesantren maupun Dekranasda," tutupnya.

Sekedar diketahui, MQKN di Pesantren Sunan Drajat ini diselenggarakan selama 8 hari, mulai tanggal 10 sampai dengan 18 Juli 2023. Diikuti 34 Kafilah Provinsi dan 1 Kafilah Tuan Rumah dengan jumlah total 2.195 santri Pesantren dan mahasantri Ma’had Aly beserta para pembina atau pendamping yang menyertainya.jir

Tag :

Berita Terbaru

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Penyidikan kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo…

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jember memberikan tanggapan terkait implementasi program pelayanan Homecare bagi masyarakat. O…

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta pemerintah pusat dan Pemprov Jatim memberikan layanan trauma healing sebagai bagian p…

Polrestabes Surabaya Amankan Tiga Pelaku Penyerobotan Ruko di Ngagel

Polrestabes Surabaya Amankan Tiga Pelaku Penyerobotan Ruko di Ngagel

Selasa, 04 Agu 2026 20:30 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Buntut dugaan aksi premanisme yang viral di media sosial terkait penyerobotan Ruko di Jalan Krukah Utara Ngagelrejo Kec. Wonokromo…

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Pedagang Pasar Adukan Kabag Hukum ke Sekda

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Pedagang Pasar Adukan Kabag Hukum ke Sekda

Selasa, 04 Agu 2026 19:57 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 19:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dinilai melanggar kode etik aparatur sipil negara (ASN), Paguyuban Pedagang Pasar se-Kota Madiun mengadukan Kepala Bagian Hukum P…

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo, Kerugian Negara Capai Rp 3,6 Miliar, Tersangka Diduga Terima Fee 30 Persen

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo, Kerugian Negara Capai Rp 3,6 Miliar, Tersangka Diduga Terima Fee 30 Persen

Selasa, 04 Agu 2026 18:26 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pengusutan kasus dugaan korupsi penyimpangan tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2023–2026 t…