SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Akibat diterjang banjir sepanjang Tahun 2025, kini dua jembatan di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Ponorogo dikabarkan putus hingga membuat akses warga di tiga dukuh sempat lumpuh hingga satu tahun. DIketahui, dua jembatan tersebut berada di Dukuh Mingging dan Dukuh Mijil.
"Ada dua jembatan yang putus. Satu di Dukuh Mingging putus tahun 2025 menjelang Lebaran. Yang di Dukuh Mijil juga putus sekitar enam bulan lalu. Keduanya karena banjir," ujar Kepala Desa Grogol, Jalu Prasetyo, Selasa (28/04/2026).
Lebih lanjut, Kepala Desa, Jalu mengungkap jika, khusus jembatan di Mijil mengalami kerusakan pada pondasi akibat derasnya arus sungai. Padahal, kedua jembatan tersebut sangat vital bagi tiga dusun. Selama rusak, kendaraan roda empat tidak bisa melintas.
"Di Mijil tidak putus total, tapi pondasinya tergerus makin dalam sehingga mengalami penurunan. Ini akses utama tiga dusun. Warga tidak bisa keluar pakai mobil," jelasnya.
Sementara itu, warga Dukuh Mingging, Boyani, menyebut putusnya jembatan membuat tiga dukuh yakni Tandan, Gombak, dan Mingging terisolasi. Dan kini, jembatan darurat telah dibangun dan bisa dilalui kembali.
"Selama satu tahun aktivitas terganggu. Kami hanya bisa pakai jembatan bambu untuk roda dua, mobil tidak bisa lewat. Sekarang sudah selesai, roda dua dan roda empat bisa lewat. Sudah lancar lagi," ujarnya.
Sehingga, kini untuk pembangunan jembatan merupakan bagian dari program Jembatan Merah Putih Presisi. Dari empat jembatan yang dibangun, sebanyak tiga sudah selesai dan satu masih dalam proses. Salah satunya di wilayah Sawoo, Desa Grogol. Pembangunan jembatan tersebut terus dikebut lantaran akses tersebut sangat krusial bagi mobilitas warga. pn-01/dsy
Editor : Redaksi