Pemkot Probolinggo Ajak Koperasi Lakukan Modernisasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin saat kegiatan pembukaan pelatihan koperasi di Kota Probolinggo, Senin (10/7/2023). Foto: Diskominfo Kota Probolinggo.
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin saat kegiatan pembukaan pelatihan koperasi di Kota Probolinggo, Senin (10/7/2023). Foto: Diskominfo Kota Probolinggo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo – Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menggelar kegiatan “Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Koperasi melalui Modernisasi Koperasi” di Ombas Caffe & Resto Kota selama 3 hari sejak Senin (10/7/2023) hingga Rabu (12/7/2023). Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 45 perwakilan pengurus koperasi di Kota Probolinggo.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengajak para pelaku koperasi untuk melakukan digitalisasi dan inovasi guna meningkatkan peran dan daya saing di era modern.

"Pengembangan modernisasi koperasi itu tidak hanya fokus pada pengelolaan kelembagaan, namun juga pada integrasi digital dengan memanfaatkan teknologi informasi," kata Wali Kota, Senin (10/7/2023)

Menurutnya, langkah ini harus dilakukan karena koperasi wajib beradaptasi dengan perkembangan zaman. Maka dari itu, pihaknya berpesan agar koperasi terus berinovasi melakukan terobosan dan kolaborasi.

“Koperasi harus terus berinovasi melakukan terobosan, kolaborasi dan harus bisa menggandeng semua anggotanya untuk saling menguatkan, khususnya bagi pelaku usaha kecil menengah,” tuturnya.

Orang nomor satu di Kota Probolinggo itu memaparkan, Surat Edaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Nomor 15/2021 tentang pengembangan koperasi modern, mengisyaratkan bahwa modernisasi koperasi harus memenuhi empat pilar. Di antaranya, pilar kelembagaan, pilar usaha, pilar keuangan, dan pilar pengawasan.

“Pemkot melalui DKUMP terus melakukan pembinaan-pembinaan, memperbarui informasi, memberikan saran perkembangan tentang arah digitalisasi modern. Ini merupakan bentuk komitmen Pemkot, sekaligus evaluasi terhadap koperasi di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Ia berharap semua pihak bisa dan siap memahami regulasi yang ada. Selain itu, ia juga berharap, koperasi di kota Probolinggo segera berbenah, bertransformasi menjadi koperasi modern. Baik dalam hal organisasi hingga tata kelola dengan penerapan teknologi informasi yang mengikuti perkembangan zaman.

“Kalau pilar-pilar tersebut menjadi lebih baik, maka integritas ini menjadi dasar kepercayaan masyarakat terhadap koperasi. Jangan sampai terjadi miss atau kesalahan dalam pengelolaan koperasi. Kami tidak ingin ada koperasi yang bermasalah,” tandasnya.

Seentara itu, Kepala DKUMP Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, jika digitalisasi koperasi akan memberikan kemudahan dalam pelaporan keuangan. Pengelolaan keuangan, akan lebih transparan dan akuntabel sehingga kepercayaan anggota koperasi akan meningkat.

“Selama ini koperasi di Kota Probolinggo ini masih manual, terutama dalam hal pelaporan keuangan, kita ingin kedepan koperasi bisa menjadi koperasi digital, sehingga bisa menjadi kepercayaan bagi anggota," ujar Fitriawati.

Tak hanya itu, Fitriawati juga berharap akan ada peningkatan skala koperasi ke sektor riil ke depannya. DKUMP tengah mendorong koperasi agar juga bisa bergerak di berbagai bidang usaha produktif lainnya.

“Koperasi itu tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam saja, kami ingin koperasi juga bergerak di bidang usaha dan anggotanya juga memiliki keinginan untuk menjadi pelaku UKM. Pelaku UKM ini kami lakukan pembinaan, sehingga produk yang dihasilkan, kemasan, hingga pemasarannya secara digital atas nama koperasi,” jelasnya.

“Kami berharap peranan koperasi sebagai tonggak perekonomian nasional dengan meningkatkan kemakmuran keluarga dapat dengan mudah terwujud,” harapnya.

Untuk diketahui, saat ini ada 166 koperasi aktif di Kota Probolinggo. Rencananya pembinaan akan terus dilakukan untuk mewujudkan digitalisasi koperasi. prb

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…