Tekan Pengangguran, Pemkab Trenggalek Gelar Pelatihan Wirausaha

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat menjajal langsung ketrampilan mencukur peserta pelatihan barbershop di BLK Disnaker Trenggalek. Foto: Prokopim Trenggalek.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat menjajal langsung ketrampilan mencukur peserta pelatihan barbershop di BLK Disnaker Trenggalek. Foto: Prokopim Trenggalek.

i

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek terus berupaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat wilayah setempat. Salah satunya dengan menyediakan sejumlah pelatihan wirausaha mandiri guna menekan angka pengangguran.

Sebanyak 60-an peserta mengikuti program pelatihan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) dengan dinaungi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja setempat.

Puluhan peserta tersebut dibagi dalam tiga kelompok pelatihan ketrampilan siap kerja, yakni pelatihan potong/pangkas rambut (barbershop), pelatihan meracik kopi (barista) serta pelatihan bidang multimedia.

Pelatihan itu digelar dengan tujuab untuk mencetak skill siap kerja guna menekan angka pengangguran para pemuda atau remaja usia produktif di Bumi Menak Sopal tersebut.

“Ini yang kita harapkan. Karena kita sama-sama tahu Trenggalek punya angka pengangguran yang cukup tinggi. Ada kenaikan dan ini langkah kita untuk menekan angka itu,” kata Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin di Kabupaten Trenggalek, Selasa (11/7/2023).

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini menyampaikan bahwa pada tahun ini, pelatihan berlangsung selama 18 hari, mulai tanggal 3 hingga 24 Juli di BLK Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Trenggalek.

Selain memberikan motivasi pengarahan kerja, Mas Ipin juga menjajal skill potong rambut yang dipelajari para peserta. Tantangan potong rambut itu disampaikan spontanitas. Alhasil, meskipun dalam fase belajar, ada peserta yang memberanikan diri untuk mencobanya.

Orang nomor satu di Kabupaten Trenggalek ini pun mengaku puas dengan hasilnya. Ia pun mengapresiasi hasil potongan rambut peserta tersebut. Meskipun baru mengkuti pelatihan sekali, kemudian langsung ditantang memotong rambutnya, namun mereka tampak percaya diri.

"Saya seneng kalau pendekatan pelatihannya langsung ke pendekatan praktek. Kemudian mereka sudah siap kerja," ujarnya.

Mas Ipin juga merasa bangga kepada pemuda yang memiliki kepercayaan diri. Pasalnya menurutnya, kesuksesan itu ditentukan oleh pribadi sendiri.

“Saya suka anak-anak yang berani. Karena kesuksesan itu tergantung kita. Kalau kita percaya diri, baru pegang sekali dan langsung kita kasih tantangan untuk motong saya, hasilnya lumayan bagus. Kalau 18 hari dilatih pasti akan lebih bagus lagi," ungkapnya.

Nantinya sebelum para peserta mendapatkan sertifikat, bakal ada ujian kompetensi untuk mengetes kelayakan para peserta untuk terjun di dunia kerja. Selain itu, bagi peserta yang layak juga akan langsung mendapatkan sertifikat.

Dengan keterampilan dan sertifikasi yang dimiliki, pihaknya berharap para peserta siap terjun di dunia kerja. Syukur-syukur bisa membuka lapangan kerja sendiri.

"Jadi mereka langsung siap kerja berbekal sertifikat itu dan ketrampilan yang didapat. Ini yang kita harapkan karena kita sama sama tahu Trenggalek punya angka pengangguran yang cukup tinggi. Ada kenaikan dan ini langkah kita untuk menekan angka itu," tutupnya. trg

Berita Terbaru

Terancam Dirumahkan di 2027, Ribuan Guru Honorer Non-Dapodik Gruduk DPRD dan Pemkab Ponorogo 

Terancam Dirumahkan di 2027, Ribuan Guru Honorer Non-Dapodik Gruduk DPRD dan Pemkab Ponorogo 

Selasa, 26 Mei 2026 15:48 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 15:48 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo– Gelombang keresahan melanda ribuan guru honorer di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebanyak hampir 1.000 guru yang tergabung dalam F…

PT JPC Diduga Belum Miliki Andalalin, Kasatlantas : Banyak Kerawanan Lalulintas dan Berpotensi Ditutup 

PT JPC Diduga Belum Miliki Andalalin, Kasatlantas : Banyak Kerawanan Lalulintas dan Berpotensi Ditutup 

Selasa, 26 Mei 2026 15:46 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 15:46 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Polemik PT Jatim Parkir Center (JPC) selaku pengelola lahan parkir di Jalan dr. Soetomo, Kota Madiun, terus bergulir. Setelah seb…

IIMS Surabaya 2026, Dongkrak Ekosistem dan Optimisme Industri Otomotif Jatim

IIMS Surabaya 2026, Dongkrak Ekosistem dan Optimisme Industri Otomotif Jatim

Selasa, 26 Mei 2026 15:02 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 15:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ajang pameran otomotif tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 resmi dibuka di Grand City, Selasa (…

Diumumkan 9 Juni, Pemprov Jatim Kebut Penyelesaian Dokumen Audit BPK RI

Diumumkan 9 Juni, Pemprov Jatim Kebut Penyelesaian Dokumen Audit BPK RI

Selasa, 26 Mei 2026 14:46 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 14:46 WIB

SURABAYA – Laporan Hasil Audit Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan atas APBD Jatim tahun 2025 bakal diumumkan tanggal 9 atau 10 Juni 2026. Hingga saat ini, P…

Generasi Muda Bima Diajak Berani Tolak Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu

Generasi Muda Bima Diajak Berani Tolak Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu

Selasa, 26 Mei 2026 08:34 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 08:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima -Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Balai POM di Bima menggelar kegiatan Aksi Nasional Pencegahan…

Pemkot Mojokerto Borong Dua Penghargaan Pendidikan Tingkat Nasional

Pemkot Mojokerto Borong Dua Penghargaan Pendidikan Tingkat Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 07:55 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 07:55 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan bidang pendidikan dalam…