Proyek Bangunan SMKN Lembeyan di Magetan Mangkrak, Hutang Dimana-Mana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek bangunan di SMK Negeri Lembeyan di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan terlihat mangkrak sejak 2022 lalu. SP/ MGT
Proyek bangunan di SMK Negeri Lembeyan di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan terlihat mangkrak sejak 2022 lalu. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Diduga tengah bermasalah, pembangunan proyek SMK Negeri Lembeyan yang berada di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan hingga kini dikabarkan mangkrak, hanya ada gapura, pondasi dan sebagian tiang cor-coran saja. 

Bangunan seluas 5 hektar di tanah eks-bengkok tersebut dikerjakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sejak 19 November 2021 lalu pada tahap pembangunan pertama. Sedangkan pada tahap kedua dilaksanakan pada November 2022. 

Diketahui, masing-masing proyek senilai Rp1,18 miliar dikerjakan oleh PT Asha Krida asal Tulungagung, Jawa Timur dan Rp870 juta dikerjakan oleh Media Karya asal Kediri, Jawa Timur.

Parahnya, pekerja proyek masih ada yang memiliki hutang ke warga. Total hutang yang ditanggung sekitar Rp3 juta. Jamitun, warga setempat mengaku jika sebelumnya diminta oleh pihak pelaksana untuk menyediakan konsumsi atau memasak untuk para pekerja.

“Saya yang diminta memasak untuk mereka, selama kurang lebih 30 hari kerja hingga terkumpul tagihan Rp5 juta untuk makanan minum mereka. Saya tagih hanya diberi Rp1 juta, sebanyak dua kali. Sisa Rp3 jutaan namun hingga hari ini tidak dibayar,” kata nenek Jamitun, Kamis (20/07/2023).

Jamitun mengaku pasrah soal kekurangan makan dan minum yang disediakannya dibayar atau tidak. Pasalnya penanggung jawab proyek bangunan sekolah milik pemerintah di lahan eks tanah kelurahan Lembeyan Kulon seluas kurang lebih 5 hektar tersebut sudah tidak ada lagi.

"Namanya orang desa uang segitu kan banyak. Mau dibayar syukur gak dibayar terserahlah. Orang tua seperti saya mau nagih kemana," Jamitun pasrah.

Dia juga sempat melaporkan perihal tidak dibayar lunas oleh pemborong kepada pengawas proyek dari dinas pendidikan provinsi. Tetapi tidak bisa menolong, karena telat. Jamitun juga ingat proyek pembangunan gedung SMKN Lembeyan tersebut dimulai sejak tahun 2021. Kemudian dilanjutkan tahun 2022 menjelang akhir tahun.

“Kata pengawas kepada saya, proyek itu dihentikan oleh dinas padahal tinggal ngecor atas saja. Katanya habis waktu pengerjaannya. Pemborong rugi proyek dihentikan dan tidak dibayar, termasuk saya, pekerja dan material,” pungkasnya.

Sementara itu perwakilan Cabang Dindik Propinsi Jawa Timur di Magetan saat dikonfirmasi tekait proyek pembangunan SMKN Lembeyan ini mangkrak hanya menjawab singkat. "Wewenang ada pada propinsi ya, baiknya tanya kesana saja ya," kata salah satu pegawai singkat.

Untuk diketahui, tahun 2021 pembangunan SMKN Lembeyan tersebut dianggarkan pada papan proyek sebesar Rp1,1 miliar membangun gapura dan pondasi keliling. Tahun 2022 tidak jelas berapa yang dianggarkan karena tidak terdapat papan proyek di lokasi. Hanya terlihat tiang tiang beton calon bangunan dengan besi cor bekarat. dsy

Berita Terbaru

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna mematangkan pembangunan lapak semipermanen Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mulai…

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Rabu, 04 Nov 2026 12:21 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com,Lumajang – Polres Lumajang Polda Jatim menggelar Apel Siaga Tanggap Bencana Hidrometeorologi di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (…

PWPM Institute 2026: Fokus Literasi Politik, Kebijakan Publik dan Penganggaran Daerah

PWPM Institute 2026: Fokus Literasi Politik, Kebijakan Publik dan Penganggaran Daerah

Rabu, 04 Nov 2026 12:19 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur menggelar PWPM Institute 2026, program pengembangan kapasitas kader yang b…

Peringati Hari Lanjut Usia 2026, Pemkab Sidoarjo Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Lewat Program "Lansia Tangguh"

Peringati Hari Lanjut Usia 2026, Pemkab Sidoarjo Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Lewat Program "Lansia Tangguh"

Rabu, 04 Nov 2026 12:06 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo dan Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Sidoarjo…

Penjualan Anjlok 50 Persen, Buntut Harga Tepung di Pasar Among Tani Meroket

Penjualan Anjlok 50 Persen, Buntut Harga Tepung di Pasar Among Tani Meroket

Rabu, 04 Nov 2026 11:48 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melihat fenomena kenaikan komoditas harga tepung mulai membebani pedagang dan konsumen di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu. Pedagang…

Sebelas Kali Banjir Bakal Ancam Kabupaten Malang Jelang Musim Hujan 2026

Sebelas Kali Banjir Bakal Ancam Kabupaten Malang Jelang Musim Hujan 2026

Rabu, 04 Nov 2026 11:35 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sejak Januari hingga November, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat 11 kali di tujuh kecamatan…