Petani Lesu, Harga Daun Bawang di Magetan Terjun Bebas Dipicu Panen Raya Massal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wajah Sumardi (45), seorang petani di kawasan Singolangu, Magetan, tampak lesu saat mengangkut daun bawang hasil panen. SP/ MG
Wajah Sumardi (45), seorang petani di kawasan Singolangu, Magetan, tampak lesu saat mengangkut daun bawang hasil panen. SP/ MG

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Musim ekstrem membuat para petani daun bawang di di kawasan Singolangu, Magetan, tampak lesu dan harus menelan kerugian. Pasalnya, Hanya dalam kurun waktu singkat, harga komoditas ini merosot tajam yang dipicu menumpuknya hasil panen yang tidak terserap pasar.

Selain itu, anjloknya harga dan menumpuknya stok dipicu oleh panen raya yang terjadi secara bersamaan di beberapa daerah penghasil daun bawang lainnya. Sementara itu, permintaan pasar cenderung stabil, mengakibatkan pasokan melimpah dan membuat harga di pasar tradisional rontok.

Salah satu petani daun bawang Sumardi (45), tampak lesu saat mengangkut daun bawang hasil panen dari ladangnya. Di balik hijaunya daun-daun tersebut, tersimpan kecemasan mendalam karena, kondisi ini juga dialami oleh sebagian besar petani daun bawang di wilayah Magetan. Banyak Alhasil, daun bawang yang akhirnya terpaksa dibiarkan tertumpuk begitu saja di pinggir ladang hingga akhirnya membusuk dan tidak layak konsumsi.

"Bingung kami. Modal pupuk dan obat-obatan sekarang mahal, tapi harga jual malah terjun bebas. Daripada dipanen tapi tidak ada yang beli, atau dibeli murah sekali tidak menutup ongkos kerja, lebih baik biarkan saja. Lama-lama ya membusuk di ladang. Baunya sudah menyengat ke mana-mana," ujar Sumardi, Senin (09/02/2026).

Diketahui, jika sebelumnya petani masih bisa tersenyum lebar dengan harga Rp7.000 per kilogram di tingkat tengkulak, kini mereka harus mengelus dada lantaran harga merosot menjadi hanya Rp4.000 per kilogram.

Akibat situasi ini, para petani tidak hanya kehilangan potensi keuntungan, tetapi juga mengalami kerugian modal yang cukup besar. Harapan kini digantungkan pada campur tangan pemerintah daerah maupun pusat untuk memberikan solusi konkret, baik berupa stabilisasi harga maupun bantuan akses pasar yang lebih luas.

"Kami hanya berharap pemerintah bisa membantu. Kalau harga terus begini dan barang menumpuk busuk, kami bisa gulung tikar," pungkasnya. mg-01/dsy

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…