27 PAC Pessandra Se- Lamongan Dikukuhkan, Ada 3 Pesan Yang Disampaikan untuk Pengurus Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua PC Pessandra Kabupaten Lamongan, Muhajirin saat mengukuhkan 27 Pengurus PAC se-Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Ketua PC Pessandra Kabupaten Lamongan, Muhajirin saat mengukuhkan 27 Pengurus PAC se-Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Resmi sudah 27 Pengurus Anak Cabang (PAC)  Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat (Pessandra) se-kabupaten Lamongan dikukuhkan, Minggu (23/7/2023) di Aula Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD).

Pelantikan yang mengambil tema 'Santri Cekatan untuk Lamongan Megilan' tersebut, ketua PC Pessandra Kabupaten Lamongan, Muhajirin menitipkan 3 pesan kepada pengurus PAC Pessandra yang baru dikukuhkan.

Ketiga pesan itu adalah,  pertama, agar para pengurus PAC Pessandra terus menguatkan konsolidasi dan silaturahim antar alumni. Kedua, terus berkhidmat dan berjuang sesuai ajaran Sunan Drajat di manapun berada. Dan ketiga PAC Pessandra harus terus menebarkan manfaat di tengah-tengah masyarakat. 

"Saya kira dengan tiga pesan itu dan dijalankan oleh para alumni, insyaallah apa yang dicita-citakan oleh kiai kita KH. Abdul Ghofur mendirikan 'negoro pondok' bisa tercapai dan jejaring alumni pun semakin kuat, dari atas hingga ke tingkat ranting," ungkap pria yang juga sebagai jurnalis di harian Surabaya Pagi itu dalam sambutanya.

Disebutkannya yang dimaksud dengan mendirikan 'negoro pondok' bukan merubah sistem negara yang ada saat ini, tapi negara yang diisi oleh para generasi santri, dengan menjunjung tinggi akhlakul karimah dan nilai-nilai universal kepesantrenan dan keIslaman yang diteladani dari para ulama terdahulu, yang  moderat, yang selalu menjunjung tinggi perdamaian, kerukunan, dan lainnya.

Masih kata Muhajirin, para santri dan alumni Pesantren Sunan Drajat saat ini telah tersebar di seluruh penjuru Nusantara. Tak hanya itu, bahkan juga telah merambah ke berbagai negara lainnya.

"Pesantren Sunan Drajat ini besar. Selain itu, Pessandra saat ini tidak hanya ada di Indonesia, tapi juga banyak yang berada di luar negeri. Jika pesantrennya besar tapi alumninya tidak berbuat apa-apa, maka gak bahaya ta? Mari kita bersama-sama berjuang secara ikhlas, jangan mikir saya dapat apa dari Pessandra," bebernya.

 

Sementara itu, Gus Murobby Binnur, putra KH. Abdul Ghofur yang berkesempatan untuk mewakili pengasuh Pesantren Sunan Drajat menuturkan bahwa konsep perjuangan santri itu tidak memandang umur atau tak dibatasi usia.

Sehingga, sambung Gus Obi, sapaan akrab Gus Murobby Binnur, berjuang itu harus terus dilakukan oleh pengurus Pessandra hingga akhir hayat. "Konsep berjuang tidak pandang umur. Pengurus jangan sampai klemar-klemer. Terus berjuang untuk mendapatkan barokah. Menguatkan ideologi Ahlus Sunnah Wal Jamaah agar tidak mudah kebawa arus," tuturnya.

Lebih lanjut di hadapan seluruh pengurus Pessandra dan tamu undangan, Gus Obi juga menjelaskan tentang konsep hikmah sebagai bekal dalam melakukan perjuangan, sebagaimana hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Anas Ibnu Malik. "Sesungguhnya hikmah di balik ilmu itu bisa memuliakan orang yang sudah mulia, dan meninggikan derajat seorang budak, hingga mencapai kedudukan atau derajat para raja," papar Gus Obi.

Oleh sebab itu  ia mengajak alumni berjuang dengan hikmah, yakni perkara yang bisa semakin mendekatkan seorang hamba dengan Allah. Dengan begitu, Insya Allah hidup akan senantiasa mendapat keberkahan.

Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Ketua Perekonomian Pondok Pesantren  Sunan Drajat, Gus Anas Al Hifni,  Pengasuh Pesantren Idhotun Nasyi'in Kalitengah, KH. Abdul Fattah, Ketua PP. Pessandra, Dr. Sulanam dan jajaran, Perwakilan Bupati Lamongan serta tamu undangan lainnya. jir

Berita Terbaru

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…