Polisi "Digoda" Puluhan Pesilat Bersajam dan Beralkohol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Patroli gabungan dilakukan kepolisian di kawasan Bundaran Cito, Surabaya pada Sabtu (22/7/2023) malam. Puluhan orang yang diduga pesilat diamankan. Beberapa di antara mereka diketahui dalam pengaruh alkohol dan membawa senjata tajam. Bahkan, konvoi itu sempat melukai satu orang polisi saat hendak menghadang rombongan pesilat.

Patroli dan penyekatan yang digelar sejak pukul 00.00 WIB itu cukup agresif. Konvoi pengendara motor yang melaju dari Sidoarjo dihentikan petugas untuk didata.

Terlihat pula cukup banyak pengendara yang menjadi bagian dari konvoi itu memaksa untuk putar balik dan melawan arus untuk demi menghindari petugas.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pasma Royce mengatakan pengamanan dan penyekatan di batas Kota ini melibatkan 756 personel gabungan.

"Polrestabes Surabaya melakukan kegiatan pengamanan dan penyekatan, khususnya di perbatasan Kota Surabaya untuk mengantisipasi konvoi dan arak-arakan dari Gresik dan Sidoarjo karena ada kegiatan penerimaan warga baru (perguruan silat)," ujar Kombes Pasma Royce di Bundaran Cito, Sabtu (22/7/2023) malam.

Pasma menambahkan dalam kegiatan tersebut pihaknya mengamankan 27 pesilat di bundaran Cito, Waru. Dari 27 pesilat itu, empat orang masih berusia pelajar.

Petugas kepolisian juga mengamankan 17 pesilat di berbagai titik di kota Surabaya. Dua orang yang diamankan masih berusia anak-anak. Total 44 pesilat diamankan dalam semalam.

Petugas kepolisian juga melakukan tes alkohol kepada para pesilat. Hasilnya, 10 pesilat tidak lolos tes alkohol.

 

Diamankan di Gresik

Hal yang sama juga terjadi di Gresik. Sebanyak 26 simpatisan perguruan silat yang menggelar konvoi diamankan Polres Gresik. Mereka diamankan saat nekat berangkat menuju acara pengesahan warga baru perguruan silat di Timur Jembatan Morowudi, Kecamatan Cerme, sekira pukul 21.45 WIB.

Saat itu, ratusan massa penggembira ini datang dari Surabaya, Kecamatan Menganti, dan wilayah Kecamatan Driyorejo. Mereka mengendarai kendaraan roda dua.

Bahkan, satu anggota polisi terluka saat hendak menghadang puluhan pesilat masuk ke Gresik. Dari informasi yang dihimpun, anggota polisi tersebut mengalami luka setelah menghadang para pesilat masuk Gresik. Namun para pesilat tersebut tidak terima karena tidak diperbolehkan melintas.

"Iya benar, ada satu anggota terluka di bagian kepala akibat lemparan batu dari pesilat," kata Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Aldhino Prima Wirdhan.

Aldhino menjelaskan para pesilat tersebut berasal dari Surabaya dan akan menuju Cerme, Gresik untuk menghadiri ritual pengesahan. Saat di pertigaan Jalan Boboh, para pesilat itu dihentikan petugas gabungan. Mereka disuruh putar balik dan kembali ke rumah masing-masing.

"Kita memang melakukan penyekatan. Karena sudah ada surat edaran bahwa anggota pesilat dari perguruan luar Gresik, tidak diperbolehkan hadir untuk keamanan kamtibmas," jelasnya.

Alhdino menambahkan, beberapa pesilat yang tidak mau mendengarkan imbauan polisi malah melempari batu ke arah petugas yang melakukan penjagaan. Untuk membubarkan kerumunan masa tersebut, tim anggota Brimob menembakkan gas air mata.

 

Dihukum Push Up

Sedangkan, dari pesilat yang diamankan, mereka langsung dihukum jalan jongkok, push up hingga sit up.

"Kami berhasil mengamankan 26 orang massa penggembira perguruan silat karena berusaha melawan petugas. Kami amankan ke Mako Polres Gresik. Mereka kita beri pembinaan push up hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya," ujar Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom, Sabtu (22/7/2023).

Setelah selesai sit up, para pesilat berjalan jongkok mengelilingi lapangan Polres Gresik dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Saat setengah lapangan, satu pesilat berpura-pura pingsan karena kelelahan. Polisi yang mengetahui sandiwara pesilat tersebut, memberikan peringatan kepada pesilat lainnya.

Setelah mendapatkan sanksi dan didata para anggota pesilat yang diamankan akan dikembalikan ke orang tua masing-masing.

Selain itu, lanjut AKBP Adhitya, pihak kepolisian akan memberikan ‘surat cinta’ kepada para anggota pencak silat yang masih berstatus pelajar. Surat tersebut akan dikirim kepada kepala sekolah, rektor dan direktur perusahaan tempat para pesilat sekolah, kuliah maupun bekerja. Dengan demikian, selain polisi dan orang tua, para pesilat tersebut juga mendapat pengawasan dari sekolah maupun perusahaan. ham/rmc

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…