Komisi E Usul Seragam Gratis 2024, Kadispendik Jatim : Kenapa Tidak?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi E Matur Husyairi menunjukkan kain seragam SMA saat rapat bersama Dinas Pendidikan Jatim, Senin (31/7/2023).
Anggota Komisi E Matur Husyairi menunjukkan kain seragam SMA saat rapat bersama Dinas Pendidikan Jatim, Senin (31/7/2023).

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Komisi E DPRD Jawa Timur menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan Jawa Timur. Rapat dengan agenda evaluasi pelaksanaan PPDB SMA/SMK 2023 serta polemik seragam sekolah mahal tersebut ditutup dengan usulan seragam gratis di tahun 2024 nanti.

Usulan tersebut dicetuskan Anggota Komisi E DPRD Jatim Mathur Husyairi di depan pimpinan Komisi E dan pejabat Dinas Pendidikan yang hadir. Pasalnya, persoalan harga seragam sekolah yang mahal tidak bisa diselesaikan saat ini karena sudah terbeli dan dipakai siswa. “Jadi untuk mengobati kekecewaan siswa yang membeli seragam sekolah mahal, saya mengusulkan tahun 2024 nanti Pemprov Jatim harus menyediakan seragam gratis untuk siswa SMA dan SMK seluruh Jawa Timur,” kata Mathur, Senin (31/7/2023).

Dijelaskannya, tahun 2019 dan 2020 lalu Pemprov Jatim pernah merencanakan seragam gratis dengan anggaran sekitar 130 Miliar untuk seluruh SMA/SMK di Jawa Timur. Namun rencana tersebut batal tanpa diketahui apa penyebabnya. “Kalau tahun 2024 nanti dianggarkan lagi seragam gratis, mungkin dana yang dibutuhkan tidak sampai 170 Miliar, saya kira Pemprov Jatim sangat mampu,” jelas Mathur.   

Gubernur, kata politisi PBB ini, bisa melakukan upaya penganggaran untuk menjawab keresahan masyarakat dengan memberikan kain seragam gratis di tahun 2024. “Kita sudahi saja penyelesaian soal seragam ini. Jangan menonaktifkan kepala kepala sekolah atau menakut nakuti kacabdin-kacabdin,” ujarnya

Kata Mathur, tidak ada salahnya bila Gubernur mengambil kebijakan menyediakan seragam gratis dibiayai APBD. Apalagi setiap tahun lanjutnya, selalu ada Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) yang cukup besar. Bahkan bisa mencapai 4 triliun. “Kenapa silpa yang besar tidak kita manfaakan untuk menuntaskan pendidikan Gratis berkualitas (Tistas) yang digembar gemborkan Gubernur selama ini, dengan penyediaan seragam gratis untuk siswa SMA-SMK,” pintanya.

Sebagai anggota Banggar, Mathur mengaku siap untuk memasukkan usulan seragam gratis ini di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jatim. “Dinas Pendidikan saya minta juga untuk merubah usulan anggarannnya ke Bappeda dengan mengajukan seragam gratis di KUA PPAS tahun 2024 yang sekarang ini sedang dibahas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paweai mengapresiasi usulan Komisi E tentang seragam gratis di tahun 2024.  “Kita sangat apresiasi usulan dari teman-teman komisi E karena menginisiasi di tahun 2024 untuk semua sekolah SMA.SMK, SLB diberikan seragam gratis,” jawab Aries Agung.

Pj Walikota Batu ini akan segera melaporkan hal ini kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Serta ber koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Jatim terkait kebutuhan dana seragam gratis. “Dengan tentunya melihat fiskal pemerintah provinsi Jawa Timur, kalau fiskalnya mencukupi untuk membantu siswa Jawa Timur, kenapa tidak?,” pungkas Aries. rko

Tag :

Berita Terbaru

Bulan Puasa, Kafe di Sukodono Sidoarjo Dirazia Gegara Sediakan LC hingga Miras

Bulan Puasa, Kafe di Sukodono Sidoarjo Dirazia Gegara Sediakan LC hingga Miras

Minggu, 08 Mar 2026 11:56 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti penutupan tempat hiburan malam saat di Bulan Ramadhan justru tidak dipatuhi oleh salah satu cafe di Kecamatan…

Jelang Idul Fitri, Produksi Lokal Lampu Hias Pipa PVC di Probolinggo Tembus Pasar Mancanegara

Jelang Idul Fitri, Produksi Lokal Lampu Hias Pipa PVC di Probolinggo Tembus Pasar Mancanegara

Minggu, 08 Mar 2026 11:40 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Siapa sangka, menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 menjadi berkah bagi warga di Kota Probolinggo, Jawa Timur yang memanfaatkan…

Selama Momentum Bulan Ramadhan, Petani Blewah Lumajang Raup Untung Belasan Juta

Selama Momentum Bulan Ramadhan, Petani Blewah Lumajang Raup Untung Belasan Juta

Minggu, 08 Mar 2026 11:29 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Momentum Bulan Suci Ramadhan menjadi berkah tersendiri bagi pembudidaya atau petani blewah di wilayah Lumajang, Jawa Timur. Meski…

Dipicu Faktor Musim Hujan, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksinasi PMK ke Ternak Warga

Dipicu Faktor Musim Hujan, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksinasi PMK ke Ternak Warga

Minggu, 08 Mar 2026 11:24 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti penularan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak kambing dan sapi yang rentan terhadap virus…

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkot Malang Imbau ASN Tak Gunakan Mobil Dinas

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkot Malang Imbau ASN Tak Gunakan Mobil Dinas

Minggu, 08 Mar 2026 11:16 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang lebaran 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sudah mewanti-wani (menghimbau) para aparatur sipil negara (ASN) di…

Pembatasan Medsos Anak Berlaku 28 Maret, Akademisi Ingatkan Bahaya Algoritma

Pembatasan Medsos Anak Berlaku 28 Maret, Akademisi Ingatkan Bahaya Algoritma

Sabtu, 07 Mar 2026 18:27 WIB

Sabtu, 07 Mar 2026 18:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia akan memberlakukan kebijakan pembatasan kepemilikan akun media sosial bagi anak berusia di bawah 16 tahun mulai 2…