Cegah Kelangkaan, Stok Elpiji 3 Kg di Magetan Ditambah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Disperindag Kabupaten Magetan. Foto: Disperindag Kabupaten Magetan.
Disperindag Kabupaten Magetan. Foto: Disperindag Kabupaten Magetan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) merespon adanya keluhan warga atas langkanya ketersediaan elpiji subsidi 3 kilogram (kg) di wilayah setempat.

Kepala Disperindag Magetan, Sucipto mengatakan bahwa ada tambahan pasokan elpiji 3 kg untuk memenuhi tingginya kebutuhan bahan bakar bersubsidi tersebut di wilayah setempat.

"Hiswana Migas Madiun memutuskan menambah stok pasokan elpiji ukuran 3 kilogram di 19 Agen yang berada di Kabupaten Magetan," kata Sucipto di Magetan, Selasa (1/8/2023).

Sucipto menjelaskan, dari 19 Agen elpiji resmi ini, Hiswana Migas akan menambah masing-masing 1 LO, sejumlah 500 tabung. Sehingga, totalnya ada tambahan sebanyak 9.500 tabung elpiji 3 kg.

"Dari jumlah itu, tiap agen mendapat tambahan sekitar 500 tabung elpiji ukuran 3 kilogram untuk didistribusikan ke konsumen," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada pengurangan pasokan elpiji di wilayah Magetan selama ini. Kekurangan tersebut terjadi karena terjadi peningkatan konsumsi bahan bakar subsidi di kalangan masyarakat.

"Ini bukan langka ya, mungkin agak sulit. Tidak ada pengurangan pasokan. Karena jumlah pasokan setiap hari sama,” ungkapnya.

Selain itu, Sucipto juga membantah adanya dugaan penimbunan stok hingga terjadi kelangkaan untuk mendapatkan elpiji. Ia menyebut bahwa gabungan dari Disperindag Magetan bersama DPRD dan Hiswana Migas telah melakukan pemantauan untuk memastikannya.

Menurutnya, sulitnya mendapatkan elpiji 3 kg diduga karena warga melakukan panic buying, sehingga membeli banyak tabung.

"Juga tidak ada penimbunan. Kesulitan warga mendapatkan elpiji ukuran 3 kilogram ini diduga karena pembeli dari bahan bakar tersebut meningkat. Kalau warga yang beli banyak ada, karena takut gak kebagian sehingga warga yang antri belakangan gak kebagian," pungkasnya. mgt

Berita Terbaru

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Konsultan Senior Jantung Anak Merasa Keputusan Mutasinya Dilandasi 'abuse of power'      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) me…

Impor Mobil Pikap Senilai Rp 24,66 Triliun asal India, Ribut

Impor Mobil Pikap Senilai Rp 24,66 Triliun asal India, Ribut

Rabu, 25 Feb 2026 19:30 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:30 WIB

Importir PT Agrinas Pangan Nusantara, Siap Digugat dan Dipermasalahkan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ribuan mobil pikap asal India resmi mendarat di …

SBY, Analisis Geopolitik di Lemhanas 

SBY, Analisis Geopolitik di Lemhanas 

Rabu, 25 Feb 2026 19:29 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "SBY Berpesan, Indonesia Jangan Lugu". Ini judul berita utama harian kita edisi Selasa (24/2). Sebagai Presiden RI ke-6 Susilo…