Hutan di 3 Kecamatan Ponorogo Terbakar, Medan Terjal Sulit Dipadamkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas gabungan memadamkan kebakaran hutan di Kabupaten Ponorogo, Rabu (02/08/2023) malam. SP/ PNG
Petugas gabungan memadamkan kebakaran hutan di Kabupaten Ponorogo, Rabu (02/08/2023) malam. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kabupaten Ponorogo baru saja mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Rabu (02/08/2023) malam. Kebakaran tersebut terjadi di 3 kecamatan sekaligus, yaitu Kecamatan Sampung, Kecamatan Sawoo dan Kecamatan Slahung.

Dari laporan BPBD Ponorogo, 3 kecamatan yang  dilanda karhutla itu, ada 9 titik api. Dari jumlah titik api tersebut, sebanyak 6 titik api berhasil dipadamkan.

Sementara untuk 2 titik api padam sendiri dan sisanya 1 titik api masih dalam pemantauan. Sebab, 1 titik lokasi itu berada di puncak bukit dan medannya sulit.

“Satu titik tadi malam kita pantau saja, sebab lokasinya berada di puncak bukit dan lokasinya sulit dijangkau,” kata Anggota Pusdalop BPBD Ponorogo Gemilang Aditya Mardhana, Kamis (03/08/2023).

Petugas gabungan yang mendatangi lokasi sempat kesulitan melakukan pemadaman lantaran medan yang terjal dan banyaknya titik kebakaran. 

Besarannya tiupan angin membuat petugas gabungan dari polisi, TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo kesulitan melakukan pemadaman.

Sementara untuk kebakaran di Kecamatan Sampung, kata Gemilang ada 2 titik lokasi kebakaran hutan. Yakni hutan jati di Dusun Bayeman Desa Kunti dan di Dusun Janti Desa Nglurup. Tadi malam api sempat menyebar sehingga meluas lahan atau hutan yang terbakar.

“Laporan yang ada di lapangan, api sempat merembet meluas dan menuju bukit atas,” katanya.

Di Dusun Janti Desa Nglurup Kecamatan Sampung lahan hutan yang terbakar seluas 2 hektar. Petugas gabungan dari Polsek-Koramil Sampung, dibantu BPBD Ponorogo langsung meluncur ke lokasi hutan Jati yang terbakar.

Petugas gabungan itu pun berusaha memadamkan api tersebut. Sebab, sebaran api berpotensi masuk ke pemukiman warga yang berada tepat di bawahnya.

“Alat untuk memadamkan manual dan minim. Selain itu medannya yang sulit. Tetapi kita tetap berusaha untuk memadamkan api yang bisa dijangkau,” pungkas Kanit Sabhara Polsek Sampung Aiptu Ahmad Saifudin. 

Menurutnya, dugaan awal api muncul karena adanya warga yang membersihkan sampah dengan cara dibakar. “Itu dugaan sementara kami. Tapi nanti tetap dilakukan pemeriksaan. Kebakaran ini menyebabkan hutan jati terbakar seluas 2 hektar,” pungkasnya.

Hingga kini petugas gabungan masih terus melakukan pemantauan walaupun kebakaran sudah padam. Terlebih berdekatan dengan pemukiman warga. dsy

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…