Majukan UMKM Lokal, Warga Lembeyan di Magetan Siap Produksi Tikar dan Tas Tenun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mesin Jahit Tenun Desa Lembeyan. SP/ MGT
Mesin Jahit Tenun Desa Lembeyan. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada pembukaan Festival UMKM BERTAJI yang berlangsung meriah di Lapangan Lembeyan Wetan, Kamis (03/08/2023) kemarin, Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminarti membagikan bantuan mesin jahit tenun.

Bantuan mesin jahit tersebut diharapkan akan mengangkat potensi produk unggulan dan mengembangkan produk-produk lokal dalam lingkup Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warga Desa Lembeyan Wetan Magetan.

Pemenuhan kebutuhan peralatan tenun ini merupakan langkah maju bagi perekonomian lokal. Dengan meningkatnya produksi dan variasi produk tenun, diharapkan perekonomian di Desa Lembeyan Wetan dapat tumbuh dan memberikan manfaat luas bagi seluruh masyarakat desa.

Selain itu, semakin kuatnya sektor UMKM di desa tersebut juga diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat setempat.

Kegembiraan atas hadirnya mesin jahit tenun tersebut turut dirasakan oleh Bu Titin, sosok Ibu Carik Desa Lembeyan Wetan. Dirinya mengungkap rasa syukur dan bahagia dengan penuh antusias.

“Kami sangat bersyukur karena kini ada 20 ibu-ibu di desa kami yang siap menggunakan mesin jahit tenun ini,” ungkapnya, Jumat (04/08/2023).

Lanjutnya, mesin jahit tenun ini akan digunakan untuk memproduksi tikar tenun maupun tas tenun. 

“Ditempatkan di balai desa. Kami sudah melakukan pelatihan untuk 20 ibu-ibu yang benar-benar memerlukan agar produktif,” kata Titin.

Sementara itu, diketahui, di Desa Lembeyan baru ada satu mesin jahit tenun yang tersedia. Oleh karenanya mereka berencana mengajukan bantuan tambahan sebanyak 19 mesin lagi.

Dengan begitu, para perajin lokal akan dapat meningkatkan produksi tikar tenun dan tas tenun yang menjadi ciri khas Desa Lembeyan Wetan. Demi memastikan manfaat maksimal dari bantuan tersebut, mesin-mesin jahit tenun akan ditempatkan di balai desa.

Bu Titin juga berharap, dengan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Magetan ini, UMKM lokal di Desa Lembeyan Wetan akan semakin berkembang dan berdaya saing. Dirinya juga akan memastikan bahwa mesin jahit tenun ini digunakan oleh mereka yang benar-benar membutuhkan dan bersedia memanfaatkannya secara produktif.

“Kami berharap bahwa bantuan mesin jahit tenun ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan UMKM di Desa Lembeyan Wetan. Semoga produk-produk tenun dari desa kami semakin beragam dan dapat menarik minat konsumen dari berbagai daerah,” ujarnya dengan penuh antusias.

Terlebih dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan. Semoga acara Festival UMKM BERTAJI ini dapat menjadi langkah awal yang baik menuju masa depan yang cerah bagi para pelaku UMKM di desa tersebut. dsy 

Berita Terbaru

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mencegah penularan kasus TBC, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun mulai…

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan setelah kebijakan serupa pada 2025 dinilai mampu meningkatkan…

Video Curhat Pedagang Pentol Mengaku Diusir Saat Pembukaan Turnamen Voli di Ngale Viral di TikTok

Video Curhat Pedagang Pentol Mengaku Diusir Saat Pembukaan Turnamen Voli di Ngale Viral di TikTok

Kamis, 23 Jul 2026 11:05 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:05 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Video curahan hati seorang pedagang pentol yang mengaku diminta menghentikan aktivitas berdagang saat pembukaan turnamen voli yang …

Haier Cup Indonesia 2026 Resmi Bergulir di Surabaya, 32 Klub U-16 Berburu Tiket Wakili Indonesia ke Thailand

Haier Cup Indonesia 2026 Resmi Bergulir di Surabaya, 32 Klub U-16 Berburu Tiket Wakili Indonesia ke Thailand

Kamis, 23 Jul 2026 11:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya– Sebanyak 32 klub sepak bola U-16 dari berbagai daerah di Indonesia mulai bersaing dalam Haier Cup Indonesia 2026 yang resmi dibuka di L…

Pemkot Surabaya Lanjutkan Pelebaran Jalan Raya Menganti Sepanjang 950 Meter Tahun Ini

Pemkot Surabaya Lanjutkan Pelebaran Jalan Raya Menganti Sepanjang 950 Meter Tahun Ini

Kamis, 23 Jul 2026 10:55 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 10:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melanjutkan kembali proyek pembangunan pelebaran Jalan Raya Menganti di 2026. Pelebaran jalan…

Kepedulian Sosial PT KAI Daop 7 Madiun terus bergulir, kali ini dengan program TJSL, kali ini ke Ponpes Kanzul Ulum

Kepedulian Sosial PT KAI Daop 7 Madiun terus bergulir, kali ini dengan program TJSL, kali ini ke Ponpes Kanzul Ulum

Kamis, 23 Jul 2026 10:44 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 10:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dan lingkungan m…