Tanpa Olahraga: Tren 'Ice Hack Diet' Diklaim Efektif Turunkan Berat Badan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi minuman dingin sebagai salah satu terapi 'Ice Hack Diet'. SP/ SBY
Illustrasi minuman dingin sebagai salah satu terapi 'Ice Hack Diet'. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral dan trend hingga di media sosial (medsos) metode ice hack diet yang diklaim ampuh untuk menurunkan berat badan. Diet ini melibatkan konsumsi es sebelum atau selama makan untuk mengurangi nafsu makan.

Selain mengurangi nafsu makan, rencana diet ini memiliki sejumlah keuntungan yang bisa didapatkan seperti membantu menurunkan berat badan, memperbaiki sistem pencernaan, hingga meningkatkan tingkat energi.

Diet ini didasarkan pada gagasan bahwa orang dengan suhu tubuh bagian dalam yang rendah dapat menjalani metabolisme lemak dengan lebih baik.

Ahli kesehatan Kate Zeratsky, ahli gizi terdaftar di Mayo Clinic di Rochester, MN menegaskan, metode tersebut memberikan manfaat signifikan untuk menurunkan berat badan. Meski begitu, bagi sebagian orang menilai, ice hack diet dapat mengubah suhu tubuh menjadi rendah.

"Diet bekerja berdasarkan peran suhu tubuh dan energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan suhu inti tubuh, yang merupakan bagian dari metabolisme dasar kita," jelas Zeratsky. 

Hal itu, dinilai dapat mengoptimalkan metabolisme lemak lebih baik. Diet ini dilakukan dengan cara meminum segelas air dingin atau mengunyah es batu sebelum tidur.

Seusai meminum air dingin, seseorang dianjurkan mengkonsumsi suplemen penurun berat badan. Suplemen tersebut dikenal sebagai Alpilean.

Alpilean merupakan suplemen yang terdiri dari enam senyawa. Dua di antaranya seperti jahe dan kunyit, telah terbukti memiliki beberapa manfaat kesehatan dan dianggap aman.

"Seperti beberapa suplemen lainnya, ini adalah kisah peringatan hati-hati pembeli," jelasnya, dikutip Jumat (04/08/2023).

Sejumlah influencer mengklaim diet ini dapat menurunkan berat badan secara efektif. Namun  para ahli mengatakan tidak ada hal yang membuktikan jika diet tersebut benar-benar berguna selain juga adanya tanda bahaya dari cara tersebut. 

"Kualitas, kemurnian, ketepatan dosis dan kontaminan potensial menjadi perhatian karena ini merupakan produk yang tidak diatur," jelas Zeratsky.

Manfaat menjalani ice hack diet

Jika ingin menjalani program diet ini, berikut adalah beberapa manfaat yang mungkin akan didapatkan:

  • Penurunan berat badan: Rencana diet ini dikenal karena kemampuannya membantu individu menurunkan berat badan berlebih dengan cepat dan efektif.
  • Peningkatan metabolisme: Dengan mengikuti diet ini, Bunda dapat meningkatkan metabolisme dan meningkatkan kemampuan pembakaran lemak pada tubuh.
  • Mengurangi peradangan: Banyak orang yang telah mencoba melakukan ice hack diet melaporkan telah mengalami penurunan peradangan dan masalah kesehatan yang terkait.
  • Peningkatan tingkat energi: Saat tubuh menyesuaikan diri dengan ice hack diet, Bunda mungkin mengalami lonjakan energi, memungkinkan Bunda menjadi lebih produktif sepanjang hari.
  • Peningkatan kejernihan mental: Beberapa orang menemukan bahwa diet ini dapat membantu meningkatkan fokus dan fungsi kognitif mereka.

Cara kerja ice hack diet

Diet bekerja berdasarkan peran suhu tubuh dan energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan suhu inti tubuh, yang merupakan bagian dari metabolisme dasar.

Dalam filosofi diet, pengaturan suhu tubuh seperti itu dikatakan terjadi dengan makan es atau minum air yang sangat dingin dan dengan mengonsumsi suplemen untuk membantu penurunan berat badannya.

Setiap zat yang terkandung dalam suplemen tersebut seharusnya menargetkan suhu tubuh bagian dalam. Keenam zat dalam suplemen tersebut adalah golden algae, dika nut, drumstick tree leaf, jeruk bigarade, jahe, dan kunyit.

Risiko menjalani ice hack diet

Terlepas dari manfaatnya, para ahli mengatakan tidak ada dalam diet ini yang memiliki penelitian untuk menurunkan berat badan. Bahkan, diet tersebut memiliki beberapa tanda bahaya yang perlu diwaspadai.

Berikut adalah beberapa risiko ketika menjalani ice hack diet:

  • Kekurangan nutrisi: Diet ini membatasi kelompok makanan tertentu, yang dapat menyebabkan kekurangan nutrisi penting jika tidak direncanakan dengan hati-hati.
  • Penurunan berat badan sementara: Meskipun ice hack diet dapat membantu menurunkan berat badan dengan cepat, penting untuk diperhatikan bahwa penurunan berat badan ini mungkin tidak bertahan dalam jangka panjang.
  • Potensi kehilangan otot: Penurunan berat badan yang cepat dapat menyebabkan hilangnya otot, yang dapat mempengaruhi kekuatan dan kinerja fisik Bunda secara keseluruhan.
  • Kesulitan mempertahankan pola makan: Diet ini bisa menjadi tantangan untuk dipatuhi, terutama dalam situasi sosial atau saat makan di luar.
  • Potensi kenaikan berat badan kembali: Setelah berhenti mengikuti diet ini, ada risiko mendapatkan kembali berat badan yang telah diturunkan.

Sementara itu, menurut Jen Messer, seorang konsultan nutrisi dan ahli diet terdaftar mengatakan minum air yang sangat dingin atau mengunyah es memang bisa meningkatkan metabolisme.

Meski demikian, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa diet es efektif untuk menurunkan berat badan. "Teorinya adalah tubuh membakar kalori dengan menggunakan energi untuk menghangatkan dan/atau mencairkan es untuk mencapai suhu tubuh sambil juga memberikan rasa kenyang," tandasnya. 

Namun ditambahkan bahwa penelitian telah mengeksplorasi efek tersebut dengan hasil yang tidak meyakinkan. Messer juga memperingatkan agar tidak mengunyah es karena dapat menyebabkan masalah gigi.

Alih-alih menjalani ice hack diet, dia merekomendasikan untuk mempertahankan pola makan seimbang, melakukan aktivitas fisik secara teratur, dan berfokus pada kebiasaan gaya hidup secara keseluruhan. 

"Ini adalah cara yang lebih efektif untuk mengelola dan mengoptimalkan metabolisme," pungkasnya. dsy

Berita Terbaru

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Sidang putusan kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Laili Dwi Anggraini Binti M. Amanu di Pengadilan Negeri Mojokerto ditunda…

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Upaya Polres Gresik dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui kegiatan simpatik di hari kedua pelaksanaan …

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Surabaya – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar Sarasehan Kebangsaan bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pem…