Perluas Produk ke Luar Negeri, Pelaku UMKM Manfaatkan Jejaring

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi UMKM Kota Blitar. Foto: Pemkot Blitar.
Foto ilustrasi UMKM Kota Blitar. Foto: Pemkot Blitar.

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus berupaya memperluas produknya hingga ke luar negeri. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan koneksi warga Indonesia yang sedang berlibur ke luar negeri maupun pekerja migran Indonesia (PMI).

Ketua Asosiasi Usaha Makanan dan Minuman (AUM) Kota Blitar Asna Rosida mengatakan bahwa hal itu dilakukan untuk menunjukkan eksistensi produk lokal ke kancah internasional. Meskipun, jumlah produk lokal yang dikirim tidak sebesar produk ekspor pada umumnya.

”Paling tidak sekitar 50 sampai 20 kilogram sudah sampai di belahan bumi lain,” kata Asna, Selasa (8/8/2023).

Menurutnya, untuk bisa ekspor suatu produk memang ada sejumlah hal yang wajib dipenuhi. Apalagi jika ingin produknya laku keras di pasaran luar negeri. Adapun persyaratan itu terdiri dari pengemasan yang menarik, legalitas, kualitas produk, keamanan pangan, dan kapasitas produk yang dikirim.

 “Jadi, kapasitas itu perlu, karena jika pembeli (luar negeri,Red) meminta banyak, produsen harus siap,” ujarnya.

Kendati demikian, jumlah produk yang dihasilkan produsen kelas UMKM tidak sebanyak kelas pabrik atau industri. Sebagian besar pelaku UMKM masih kelas rumahan.

”Bukan Industri yang punya banyak karyawan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, legalitas produk juga dinilai penting untuk memastikan keamanan produk yang dipasarkan. Terutama bagi pelanggan asing yang selalu melihat komposisi dari produk yang ditawarkan. 

Di samping itu, termasuk juga soal pengemasan produk. Ia menyebut bahwa biasanya konsumen meminta kemasan harus praktis, aman, dan murah diongkos.

“Biasanya saya menitip barang sedikit dulu, nanti kalau lolos pengecekan dan ada permintaan, baru saya tambahi,” tuturnya.

Saat disinggung mengenai pengiriman, Asna mengaku bahwa pihaknya belum bisa memastikan. Menurutnya, semua itu tergantung permintaan dari luar negeri. Dimana semakin banyak jejaring, maka potensi pengiriman juga semakin banyak. bl-01/cha

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…