Bahaya Penggunaan Asbes untuk Atap Rumah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menggunakan Asbes atau asbestos untuk atap rumah dapat menyebabkan asbestosis dan kanker paru-paru.
Menggunakan Asbes atau asbestos untuk atap rumah dapat menyebabkan asbestosis dan kanker paru-paru.

i

SURABAYAPAGI, Jakarta -  Dulu, asbes marak digunakan untuk atap rumah. Padahal, asbes atau asbestos ini termasuk dalam kategori bahan kimia berbahaya.

Apa bahayanya untuk tubuh? Anggota Bidang Kajian Penanggulangan Penyakit tidak Menular PB Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr Eddy, MS (OH) menjelaskan menggunakan asbes atau asbestos untuk atap rumah dapat menyebabkan asbestosis dan kanker paru-paru."Banyak kasus-kasus asbestos zaman dahulu itu tidak perlu waktu lama. Dia bekerja satu, dua bulan, berdampak sekitar 10-20 tahun kemudian, dan bisa dibuktikan banyak kejadian dengan terkena kanker paru-paru," ujar dr Eddy dalam acara taklimat media "Paparan Bahan Kimia di Sekitar Kita".

Maka dari itu, dr Eddy mengingatkan apabila plafon rumah mengandung asbes, pemilik rumah harus memastikan apakah itu benar-benar mengandung asbes atau hanya namanya saja. Dokter Eddy yang juga ketua perhimpunan dokter kesehatan kerja Indonesia (IDKI) ini menyebut plafon rumah sekarang sudah tidak mengandung bahan asbes."Kalau memang asbes beneran, harus segera diganti," katanya.

Dokter Eddy kemudian menjelaskan bagaimana cara memastikan apakah plafon mengandung asbes atau tidak. Caranya ialah dengan mengetahui merek, bahan, dan meminta material safety data sheet (MSDS)-nya."Di situ baru akan jelas atapnya ini mengandung apa," ujar dr Eddy.

Selain itu, dr Eddy menuturkan penggunaan asbes untuk rumah sekarang sudah sangat jarang sekali. Menurutnya, asbes lebih banyak digunakan untuk isolasi pipa panas atau material-material untuk percetakan dan sebagainya."Itu juga perawatannya harus ketat sekali, bahkan pekerja-pekerja itu dilakukan pemeriksaan rontgen khusus, rontgen ilo-radiografer," katanya.

Ada dua format MSDS, yakni format OSHA dan ANSI. Isi MSDS OSHA from 174 adalah chemical identity atau identitas kimia yang terdiri dari nama pabrik, informasi bisa dihubungi, berisikan tentang kandungan bahaya/identity information, karakteristik fisik/kimia, data-data tentang bahaya kebakaran dan bahaya mudah meledak, data-data reaktivitas, data-data bahaya kesehatan, penanganan dan pemakaiannya untuk keselamatan, dan ukuran-ukuran pengawasan.

Sedangkan isi MSDS ANSI adalah identitas zat dan informasi tentang pabrik. Itu terdiri dari berisi tentang komposisi kimia dan data komponennya, identifikasi tentang bahaya, cara-cara pertolongan pertama, cara-cara melawan/mengatasi kebakaran, cara-cara menghindari kecelakaan, penyimpanannya dan penangannya, pengawasan keterpaan dan proteksi diri, sifat-sifat fisika dan kimia, stabilitas dan reaktivitasnya, informasi tentang bahaya racun, ecological information, pertimbangan cara pembuangannya, informasi tentang transportasinya, peraturan-peraturan, dan informasi lainnya.hlt/ana

Tag :

Berita Terbaru

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …