Lamongan Mulai Gelar Vaksin Rotavirus sebagai Upaya Zero Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati bersama istri saat membuka vaksinasi rotavirus secara serentak di Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati bersama istri saat membuka vaksinasi rotavirus secara serentak di Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kabupaten Lamongan sudah memulai melakukan vaksinasi rotavirus secara serentak, sebagai upaya agar anak-anak bisa terlindungi tubuhnya dari infeksi usus yang menyebabkan diare pada bayi dan anak-anak, pada Selasa (15/8/2023) di Pendopo Kecamatan Lamongan.

Infeksi rotavirus sendiri  juga dapat menyebabkan anak kehilangan cairan, serta sejumlah zat gizi sehingga akan menimbulkan resiko terjadinya kasus stunting. "Pelaksanaan vaksin rotavirus merupakan aksi pengentasan stunting di Kabupaten Lamongan," ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka vaksinasi serentak.

Disebutkan olehnya, vaksin rotavirus ini sebagai upaya mencegah adanya stunting, dan penyakit diare pada bayi yang bisa menyebabkan kematian. "Kasus kematian balita karena diare terbanyak nomor 2 di Indonesia. Bahaya tersebut harus kita antisipasi dengan pemberian vaksin sedini mungkin," ujarnya.

Selanjutnya orang nomor satu di Lamongan mengajak orang tua bayi di Lamongan untuk segera melaksanakan vaksin gratis ini. Karena dampaknya sangat signifikan pada tumbuh kembang bayi.

Diterangkan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan dr Herwidyah Sidhayatri, pelaksanaan vaksin rotavirus akan ditujukan pada 1.398 bayi. Yang mana berumur 2 sampai 3 bulan atau yang lahir mulai tanggal 16 Mei 2023. "Sasaran kita ialah seluruh bayi berusia 2 sampai 3 bulan yakni berjumlah 1.398 bayi," terang Herwidyah.

Herwidyah juga menjelaskan tentang teknis pemberian vaksin rotavirus yang tidak jauh berbeda dengan vaksin polio, yakni dengan memberikan 5 tetes vaksin. Pemberian akan dilakukan sebanyak 3 kali dengan jarak 1 bulan. jir

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…