SGE 2023 Jadi Ajang Peningkatan dan Perluasan Produk UMKM Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengunjungi salah satu stan di ajang SGE 2023, Rabu (16/8/2023). Foto: Diskominfo Surabaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengunjungi salah satu stan di ajang SGE 2023, Rabu (16/8/2023). Foto: Diskominfo Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi resmi membuka Surabaya Great Expo (SGE) 2023 di Exhibition Hall Grand City Mall Surabaya, Rabu (16/8/2023). Ajang pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Surabaya ini digelar pada 16-20 Agustus 2023.

Event tersebut diikuti oleh sebanyak 75 peserta yang tersebar di 162 stan. Secara rinci, 43 peserta dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota, 5 peserta dari BUMN dan BUMD, 4 peserta dari OPD dari luar Surabaya, dan 32 peserta dari UMKM dari Surabaya maupun luar Surabaya.

Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri mengatakan, SGE 2023 tahun ini fokus menampilkan produk-produk unggulan UMKM serta mendukung program padat karya Kota Surabaya.

"Dadi lek wong Suroboyo ate takon kerjoan ojo takon walikota ne langsung. Teko nang Surabaya Great Expo, langsung daftar langsung mlaku (Jadi kalau orang Surabaya mau bertanya soal pekerjaan, jangan bertanya ke wali kota langsung. Datang saja ke Surabaya Great Expo, langsung daftar langsung jalan)," kata Eri, Rabu (16/8/2023).

Ada berbagai bidang garapan UMKM yang bisa ditemui calon pembeli di SGE, seperti produk fashion, kuliner, sampai kerajinan tangan. Setiap dinas menggandeng UMKM binaan dengan memamerkan produk di stan berbeda. Pengunjung juga akan dihibur dengan penampilan berbagai hiburan.

Selama ini, Surabaya memang mengandalkan UMKM sebagai tulang punggung meningkatkan pendapatan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terlebih UMKM terus berkembang setiap tahunnya. Sesuai data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM), Indonesia memiliki 64,2 juta UMKM lokal.

Menurutnya, SGE 2023 yang digelar selama 5 hari ini menjadi momentum di mana seluruh sektor UMKM baik jasa, layanan masyarakat, hasil olahan, dan lainnya dapat bersinergi serta berkolaborasi untuk membangun serta mewujudkan pameran perdagangan berskala nasional yang bisa menjadi ikon Kota Surabaya.

Cak Eri menyebut, keterlibatan jajaran dinas Pemkot Surabaya dalam SGE 2023 menjadi sarana agar masyarakat juga dapat meninjau langsung kualitas pelayanan publik pada dinas Pemkot Surabaya. Sebab, ia menyadari bahwa pelayanan publik itu harus terus dilakukan perbaikan-perbaikan.

Pihaknya menuturkan bahwa setiap saat dan setiap waktu terus dilakukan penyempurnaan jika ada masukan-masukan dari masyarakat.

"Inilah yang saya butuhkan perbaikan-perbaikan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Jadi, kami terus melakukan perbaikan sehingga Surabaya Great Expo ini bisa menaikkan kemampuan UMKM dan bisa menaikkan kualitas pelayanan publik di internal Pemkot Surabaya," ucapnya.

Orang nomor satu di Kota Surabaya itu mengaku optimis, ajang tersebut semakin membuat UMKM di Surabaya naik kelas. Ia menilai, tiap tahun kualitas UMKM di Surabaya semakin meningkat. Hal ini ditandai dengan besarnya peminat yang ingin menggunakan produk tangan para pengrajin di Kota Pahlawan.

Ia menyebut, SGE 2023 ini berbeda dengan sebelumnya karena tahun ini banyak menampilkan UMKM yang sudah naik kelas. Ia mencontohkan seperti sepatu yang sedang dipakainya dengan desainnya sudah luar biasa.

"Alhamdulillah UMKM sudah naik kelas, seperti sepatu yang saya pakai hari ini, desainnya lebih luar biasa. Dan ini memberikan pemasukan tersendiri kepada UMKM Surabaya," ungkapnya.

Melalui pameran seperti ini, para pelaku UMKM akan dipertemukan dengan calon pembeli. Mereka bisa melakukan transaksi di lokasi maupun melakukan kerjasama lanjutan.

"Ajang seperti ini akan sekaligus meningkatkan dan memperluas pasar produk UMKM asal Kota Pahlawan," ucapnya.

Dengan tingginya antusias peserta maupun calon pembeli pada ajang SGE ke-12 tersebut, Pemkot Surabaya pun optimis menaikkan realisasi transaksi yang dihasilkan dari tahun ini. Dimana tahun lalu, Pemkot Surabaya baru menargetkan Rp 5 miliar.

"Tahun ini, kami targetkan bisa mencapai Rp 7,5 miliar. Lebih tinggi dari target tahun sebelumnya, maupun realisasinya (Rp 7,4 miliar)," tegasnya. s-01/cha

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi  ‎

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC Madiun meraih kemenangan setelah menundukkan Bank Jatim dengan skor 3-2 dalam lanjutan Mini Soccer Grup D Kapolres Cu…

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Thariq Siapkan Eksepsi   ‎

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Thariq Siapkan Eksepsi  ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 13:39 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Thariq Megah, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, dijadwalkan menjalani sidang perdana kasus d…

Kesadaran Gizi Meningkat, Industri Susu Formula Hadapi Tuntutan Kualitas dan Proses Produksi

Kesadaran Gizi Meningkat, Industri Susu Formula Hadapi Tuntutan Kualitas dan Proses Produksi

Sabtu, 06 Jun 2026 13:25 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kesadaran orang tua terhadap pemenuhan gizi anak sejak dini terus meningkat, seiring bertambahnya informasi terkait kandungan nutrisi d…

Kontribusi Besar ke PDB, Industri Mamin Hadapi Tekanan Kurs dan Penurunan Daya Beli

Kontribusi Besar ke PDB, Industri Mamin Hadapi Tekanan Kurs dan Penurunan Daya Beli

Sabtu, 06 Jun 2026 13:19 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:19 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Industri makanan dan minuman (mamin), khususnya sektor minuman dalam kemasan, masih menjadi penopang utama ekonomi nasional di tengah t…

Rumah Duda 77 Tahun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

Rumah Duda 77 Tahun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

Sabtu, 06 Jun 2026 12:54 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kebakaran yang melanda rumah Suyitno 77 warga dusun Jatiluhur Desa Jatirengah Kec.Selopuro Kabupaten Blitar pada Jumat malam 5 Juni…