Para Nelayan Dihebohkan Kemunculan Hiu Tutul di Perairan Pantura Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan kemunculan hiu tutul di Perairan Pantura Lamongan. SP/ LMG
Penampakan kemunculan hiu tutul di Perairan Pantura Lamongan. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Kemunculan seekor hiu tutul dengan panjang 8 meter di perairan Pantai Utara (Pantura) Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan menggegerkan para nelayan yang berada disekitarnya pada Rabu (23/08/2023).

Dalam video yang diambil oleh salah satu nelayan tersebut, hiu tutul tampak jelas berenang dalam kondisi sehat di permukaan lautan yang jernih, pada sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut Su’udi, kemunculan ikan hiu tutul di lokasi tersebut berlangsung selama kurang lebih 1 jam. Setelah itu, ikan raksasa itu bergerak menjauhi perahu nelayan dan kembali menuju ke tengah laut.

“Ikan hiu tutul itu tidak sampai menabrak perahu. Sekitar 1 jam. Ikan kembali ke tengah sekitar pukul 10.00 WIB. Hiu jenis ini tidak berbahaya bagi manusia, karena hanya memakan ikan-ikan kecil,” ungkapnya.

Diketahui, hiu tutul tersebut memiliki ukuran yang cukup besar. “Tadi kami mengetahuinya sekitar pukul 09.00 WIB. Lokasinya sekitar 1 mil dari bibir pantai Desa Kemantren,” kata Su’udi, Rabu (23/8/2023).

Dijelaskan Su’udi, munculnya hiu tutul seperti ini bukan pertama kali terjadi di perairan pantura Lamongan. Bahkan, sebelumnya nelayan juga melihat hiu tutul ini berada perairan dangkal hingga sempat terdampar di pantai.

“Mungkin hiu tutul ini mencari makanan. Jika musim seperti ini biasanya sering muncul dan bisa dilihat dari dekat jika laut kondisinya cerah dan air tidak keruh,” paparnya.

Sementara itu, Staf Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Muhammad Dikyah Fadillah menyampaikan bahwa hiu tutul biasanya hidup di perairan terbuka dan sering menampakkan diri bersama kelompoknya.

“Sepertinya memang musimnya pak, sama seperti tahun 2021 lalu, periodenya pun hampir sama. Bisa jadi ikan hiu tutul ini memang mengikuti makanannya,” jelasnya.

Menurutnya, kemunculan hiu tutul ini tidak membahayakan keberadaan para nelayan. Ikan tersebut bahkan cenderung bersahabat dengan manusia.

“Mereka biasanya mencari perairan sedang hangat untuk mencari makan plankton dan ikan rebon,” pungkasnya. lm-02/dsy

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…